
Tiba di kantor polisi.
"nak apa kamu bisa memberi tahukan apa yang kamu lihat di kejadian hari ini.
Kanata tidak menjawab semua pertanyaan yang di tanyakan oleh polisi itu dan tidak bergerak sama sekali.
Polisi pun berhenti bertanya ke Kanata lagi dan mereka mulai berbincang.
"pak apa yang harus kita lakukan untuk menanyakan pertanyaan ke anak ini dia sama sekali tidak menjawab dan bahkan tidak merespon.
"Ya, itu wajar karena keluarganya sudah tidak ada lagi dan bahkan di hadapan dia sendiri ibunya dan kakaknya mati di usianya yang segini.
"oh iya pak ayah dari anak ini siapa, dan dimana dia sekarang.
"saya juga tidak tahu, tapi saya melihat foto galeri di ruang tamunya, serasa pernah bertemu tapi hanya sekilas.
"apa mungkin sudah meninggal?
"Mungkin, nama belakang mereka Yami kan.
"Ya nama belakang mereka Yami yang artinya kegelapan, tapi unik juga ya nama marga Yami.
Orang asing yang ikut dengan mereka kekantor polisi dan yang melaporkan kejadian itu kepada polisi ituendengar pembicaraan para polisi itu dan menghampiri mereka.
"Tunggu apa maksud kalian marganya Yami, jadi anak itu bermarga Yami, orang itu bebicara ke polisi.
"Iya ada apa ya, apa kamu tahu atau kenal dengan bermarga Yami?.
"Tidak........
Orang itu berbalik badan dan menundukkan kepalanya.
"Jadi apa yang akan kita lakukan dengan anak ini pak.
"Mungkin kita tempatkan saja dia ke panti asuhan dan untuk kejadian ini kita sudah hi dulu dan untuk urusan ayahnya nanti kita urus.
"Tunggu, biar aku saja yang mengasuh anak ini, dan sambil melepaskan topinya sambil membuka jaketnya yang ternyata.
"Tunggu pakaian itu dan wajahnya tidak asing lagi, apa kamu jendral pasukan tertinggi di militer angkatan udara Izumi Yokino?.
"Ya itu aku.
"Kenapa anda ada disini, apa anda ada urusan di Jepang?
"Tidak aku hanya ingin pensiun, dan beristirahat disini.
"Begitu.
"Ya jadi aku ingin merawat anak ini, jadi bagaimana bisa.
"Kalau itu keinginan Anda kami tidak bisa menolaknya.
"Baiklah, Ayo bocah kita pergi dari sini dan pulang kerumah barumu.
"Kenapa kamu masih diam saja, Apa kamu punya kaki woi bocah.
"Hey bukannya dia tadi seperti seorang perempuan biasa yang lemah lembut sekarang dia malah jadi tegas dan kasar. salah satu Polisi berbisik ke polisi lainnya
"Diam!. ketua polisi itu menegurnya.
Izumai Yokino dengan paksa menarik Kanata ke mobilnya.
__ADS_1
"Hey bocah kenapa kamu diam saja dari tadi berbicaralah sepatah kata.
............
"cih, dari tadi diam saja.
Mereka sampai ke rumah yang lumayan sepi dan jarang ada orang di sekitar pegunungan dan banyak pohon-pohon besar.
"Apa kamu bisa turun sendiri Bocah.
..........
Yokino itu mengangkat Kanata seperti menangkat tas sekolah yang mau dilempar sembarangan tetapi dia meletaka Kanata dengan keadaan berdiri di depan pintu.
Tiba-tiba ada anak perempuan usianya sekitar 11 tahun yang membuka pintu dan memeluk Yokino dengan memanggil One-san(Kakak perempuan dalam bahasa Jepang).
"Kakak udah pulang hore aku menunggu kakak pulang loh dari pagi kenapa kakak baru pulang malam.
"Kakak ada urusan tadi Kakak juga Kepengen cepat bertemu adik kesayanganku.
"Eh dia siaoa kak, dan sepertinya dia lagi sedih.
"Dia mulai sekarang akan tinggal dengan kita.
'Eh benarkah apa itu artinya Touka punya adik laki-laki, yey senangnya.
Cerita keluarga mereka, mereka dulunya tinggal bertiga Izumi Yokino, Izumi Touka dan ayah mereka seorang Jenderal angkatan udara Izumi Sasaki, ayah mereka udah meninggal karena dikhianati temannya dengan cara di bom 3 tahun lalu, Touka selalu berharap punya seorang adik Laki-laki karena dia tinggal sendirian dan di keluarga mereka tidak ada lagi laki-laki.
Lanjut ke ceritanya.
"Iya mulai sekarang dia akan jadi keluarga kita.
"Kalau begitu Kakak mau memandikan dia dulu dan mengganti bajunya.
"Apa Touka boleh ikut.
"Hmm, Kalau itu mau Touka Kakak tidak bisa nolak.
"yey waktunya memandikan adik baruku.
disaat mandi Touka menannyakan hal aneh ke Yokino.
"Kak kenapa perempuan tidak punya *****(alat kelamin laki-laki).
"Kakak juga tidak tau, Kita tanyakan ke Kanata nantinya.
"Oke, Jadi namanya Kanata, padahal Touka mau menamainya.
"Kalau kamu mau menamainya, kamu bisa panggil dia dengan nama apa saja sesukamu.
"Begitu kah?
"Tentu.
Setelah mandi.
"Katannya nama kamu Kanata ya jadi nama nama keluarga mu apa?, Touka bertanya ke Kanata.
........................
"Kenapa kamu diam saja, apa kamu tidak suka sama kakak barumu?.
__ADS_1
.......................
"Dia tidak membenci kamu, dia cuman tidak tau caranya berbicara lagi.
"Kenapa?!.
"Ibunya dan Kakaknya yang dulu sudah mati tadi.
"Benarkah!!, Kalau begitu Kakak Touka akan membuatku bahagia lagi dan bebicara banyak hal.
Yokino tersenyum melihat tingkahnya Touka seperti Seorang kakak.
"Touka udah waktunya makan ayo makan dulu.
"Oke, Ayo Kanata, Touka menarik tangannya Kanata ke meja makan.
"Apa yang Kakak masak ini kok warnanya aneh, Kakak masak sup pakai apa?
"Masa sih, Kakak coba dulu.
"uweeee, mereka secara bersamaan mengucapkan kalimat yang sama.
Kanata hanya melamun dan tiba tiba muntah melihat makanan itu.
"Aduh Kenapa malah muntah disini, nanti malah ribet membersihkannya.
"Ini salah Kakak juga kenapa malah kakak yang masak makanan yang gak enak ini, udah wajar kalau Kanata muntah, biar aku saja yang memasak.
"Baiklah, Yukino mengambil ember yang berisi air dan membersihkan muntah Kanata.
"Te....RI...ma...ka...sih----
"Yukino kaget mendengar Kanata bebicara dan tersenyum.
Touka sudah selesai memeasak, dan mereka mau mulai makan, Yukino memaksa membuka mulut Kanata untuk menyiapkan makanan itu kemulutmya dengan cara kasar.
"Kakak biar Touka saja yang menyuapinya, Kakak telalu kasar menyuapinya.
"eh begitu ya?
"Dasar Kakak yang hanya tau berperang.
"Ayo Kanata buka mulutnya, Aaa, Touka membuka mulutnya Kanata dan menyuapinya, tapi malah tidak di telan Kanata.
"Kenapa malah dikeluarkan lagi makanannya, ayo ditelan
"udah biar Kakak saja yang menyuapinya, Touka kamu makan saja duluan.
"Tidak biar Touka saja yang urus, Touka mengunyah makanannya Kanata dan memberikan makanannya yang dulunya ke mulut Kanata.
"Apa yang kamu lakukan Touka!, Yokino kaget.
"Kan dia tidak bisa mengunyahnya jadi Ku kunyahkan saja.
"Iya tapi cara ini.
"Udah kakak diam saja, Touka meberi minum ke Kanata dengan sendok.
"Dasar selalu membuat hal² aneh saja.
Setelah mereka makan mereka menuju ke kamar
__ADS_1