Ikatan Setan

Ikatan Setan
(Harta) Ijah ,ketemu muka asli kutilanak.


__ADS_3

Pagi itu mbok ijah,seperti biasa dia segera bangun bekerja layaknya hari-hari biasa dan membersihkan setiap kamar yang ada,"sampilah ke kamar pojok tempat si kunti Bella berada.


"Aduh...," belum masuk sudah merinding badan aku," gumam mbok ijah. sambil mengusap-usap bahu dan tanggannya. mbok Ijah berdiri di depan pintu masih ragu-ragu.


"Kreeeeekkk....."!!


Pintu terbuka sendiri mengagetkan'nya, jantungnya deg-degan .meski dia sudah mulai terbiasa dengan si Kunti yang tiba-tiba datang tiba-tiba ilang.


"Baru datang kerja sudah di sambut begini, Rutuk mbok ijah...


"La.. dalaahhh.... mbok Ijah.. gemeteran tiba -tiba wajah Bella ada di depan nya.


Dengan wajah yang memyeramkan, mata hitam semua mu-muukanya,bonyok dan keluar ulat belatung berjatuhan.


Kenapa akhirnya kuntilanak tak memiliki mata, itu semua berkaitan dengan proses kematian sosok di balik hantu tersebut.


Siapa saja yang bisa menjadi kuntilanak setelah dia meninggal pertama ialah pelaku bunuh diri, korban pemerkosaan


dan pembunuhan, dan yang terakhit ialah ibu hamil yang meninggal dunia,itu adalah mitos yang tersebar di dalam masyarakat


meski pada hakekatnya,Roh orang mati tetap kembali pada yang Khaliknya. hanya bangsa iblis, mengambil kesempatan mengunakan rumor yang ada di daerah setempat, membut hantu itu berwujud.


Ketika mbok ijah melihat ke bawah lagi, penampakan kuntilanak,aslinya badanya menyerupai kuda putih dengan kepala dan badan manusia dari perut ke atas, dan dari bawah perut itu bentuknya kuda. kaki mbok Ijah seperti tak kuat menopang berat badan'nya ,tubuhnya bergetar hebat... '!!


Mau lari terasa berat....."aduhh.. gusti, kukkukkkkuntilanakkkkk... "!! teriak mbok Ijah sebelum pingsan gak kuat nahan rasa ketakutannya dan sock "!!


Pak satpam yang ada di depan datang mendegar teriak mbok Ijah . dia lalu naik memcari-cari mbok ijah keliling kamar yang ada di bawah, setah dia megecek seluruh ruangan tak ada, maka naiklah satpam itu ke atas,setiap kamar dia buka, dan di periksanya satu persatu.


Sampailah dia di kamar yang pojok, hawa dingin menyergapnya,padahal matahari sudah mulai bersinar , menghangatkan ruangan.


"Mbok ijah...'!! mbokkk"! teriak pak satpamnya yang bernama Parjo satpam baru,di tempat itu.


Pak satpam sudah sampai di pintu,kamar yang paling pojok itu.


"Clekekk "!! gagang pintu di buka .


"Mbok....'!!


Tak ada suara jawaban dari dalam.


"Siapa yang buka pintu tadi"! gumam pak Parjo.


Lalu pak Parjo meraba dinding kamar untuk meyalakan lampu kamar namun baru saja, lampu menyala tiba-tiba mati.


Bulu kudunya merinding,tiba-tiba terasa hawa dingin di belakangnya, dan seperi ada orang di belakang.

__ADS_1


Namun saat dia menoleh dia tidak menemukan siapapun di belakangnya.


"Xi... xii...xiii.xii....." suara tawa di pojok ruangan dan terdegar suara deiritan kursi yang bergoyang.


Pak Parjo menyalakan senternya dan mengarahkannya pada arah suara, namun baru dia melihat gaun putih tiba-tiba senternya mati.


"Sial.... "kata pak Parjo jengkel.


Pundaknya seperti ada yang menepok, namun saat menoleh dia tak menemukan siapapun di belakang.


"Mbok "ijah... ' pak Parjo agak kaget saat di sudut ruangan nampak mbok ijah sedang bersama seorang peremepuan berambut panjang yang memeluknya,


Tapi.....perempuan itu kenapa mukanya ada di leher mbok ijah ," apakah lagi menaggis, atau curhat "!!


Pak Parjo menyingkapkan, korden jendela membuat cahaya matahari masuk dan.. wanita yang tadi menoleh....


"Astafirullah haladizim"!! pak Parjo kaget bukan kepalang melihat penampangak yang tadi berada di dekat mbok ijah..


Mukanya.. ," busett "?! seremmm bangett.


"naudzubillah min dzalik.Β Kami berlindung kepada Allah dari hal (buruk) itu.” kata pak Parjo sambil menepuk -nepuk dada , dia sedikit sock melihat mbok Ijah yang duduk dan lehernya digigit kutilanak yang mukanya sangat menyermakan.


Bulu kudu pak Parjo masih meremeng.


"Mbok... bangun mbok "!! pak Parjo mengoyang-goyang tubuh mbok Ijah.


"Mbok...mbokkk... mbok ijah "!! pal Parjo mulai menepuk-nepuk pipi mbok ijah


sampai akhirnya tersadar.


"Ku..ku ku...am...ampun doro. ,"kata mbok Ijah terbata-bata...'!


"Kamu ngomong apa mbok "???nyebut nama Allah mbok," mbok nyebut.. "!bagaiaman bisa di datangi kunti pagi-pagi begini. tanya pak Parjo.


"Ayo... kebawah saja, bantu aku berdiri pak, "kata mbok ijah yang masih saja gemetaran ,dia memandangi sekeliling seperti masih ada yang mengawasi.


Pak Parjo lalu membantu mbok Ijah berdiri dan mebantu dia menuruni anak tangga.


"Mbok boleh tanya kan "? Apa mbok iijah tau di sini ada penunggunya.


"Mbok ijah hanya mengganguk, jadi benar rumor yang aku dengar beberapa minggu ini. kalau sebenarnya Tuan Hadi ada pelihara pesugihan kutilanak "??


" Dek... "! mbok ijah jadi merasa bersalah padahal bukan pak Hadi yang memiliki pesugihan tapi Mbok ijah" lah yang membuat perjanjian dengan kutilanak itu.


Kutilanak itu, bukan dari sini, tapi dari sumur tua yang ratusan tahun ada di dalam sana , di sebuah perkebunan yang terbengkalai yang tak jauh dari rumah ini

__ADS_1


Rumah ini jadi angker karena sudah lama tak di tempati, sehingga banyak bangsa jin yang datang kesini main.


"Tadi aku juga lihat ada semacam sesaji di meja pojok mbok, seperti bekas kembang tujuh rupa dan ada lilin yang bekas di bakar, ada bau kemeyan juga, kata pak Parjo makin membuat mbok Ijah tak enak ati.


"Pantes saja banyak yang tidak mau bekerja disini dan menunggu rumah ini takut jadi tumbal,"ya kan mbok." tanya pak Parjo.


"Huss..!! kamu Jo jangan ngomong yang bukan-bukan"! nati malah jadi gossip


kata mbok Ijah mencoba melarang Parjo menduga-duga .


"La...tadi aku lihat sendiri lo.. kalau ada sesaji di kamar pojok atas itu, la itu apa lagi,bukan bukti jelas, aku juga bau dan lihat ada bekas kemenyan di bakar.


"Glomrang"!!! suara barang di jatuhkan


"Aduh... si kunti ngamuk di atas, pasti Parjo tadi buka korden ruangan mbak Kunti ini.


" Jo. pokoknya kamu harus merahasiakan apa yang tadi kamu lihat.


"Kalau kamu masih ingin bekerja disini. ancam mbok ijah.


"Itu kunti gak bakal minta korban di sini, itu bukan pesugian tuan Hadi tapi...


'Tapi apa mbok Ijah "??


"Tapi.....


"hai... topa... tapi... topa.. tapi... ngomong yang jelas, "! Parjo sedikit jengkel.


"Tapi... ini rahasia kita berdua ya, "!


jangan bilanng kemana-mana "!!


"iya... apa...."!! katakan "!!


----------------Bersambung-------


πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜jangan lupa buatπŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜


Like πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘


comment. ✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️


Vote ✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌anda bisa mendukung karya ini dengan menekan bunga.🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


.

__ADS_1


__ADS_2