Ikatan Setan

Ikatan Setan
(Nafsu ) Kuti merayu Ijah .


__ADS_3

Mbok ijah kembali muter-muter pasar mencari kembang tuju rupa,di ujung gang kecil dia bertemu dengan seseorang,Hai...


"Hai kamu mbak kesini sini," dia melambai-lambaikan tanggannyan ke arahnya .


Mbok ijah menoleh ke kanan dan ke kiri siapa tau orang lain yang di panggilnya, tapi tak ada siapapun selain dia.


"Iya kamu, katanya kemarilah,"! mbok ijah pun mendekat ada apa,"kenapa orang ini begitu ingin berbicara,mbok ijah pun mendekat.


"Ada apa "? tanya mbok ijah.


"Aku melihat ada kuasa gelap mengikuti kamu mbak,hitam pekat berhati -hatilah mbak"!


"Dosa sedang mengitip dan berusaha menjerat mu,jangan sampai anda jatuh ke dalam bujuk rayuannya.


"Anda ngomong apa..sih.. "?? mbok ijah pergi sambil mengrutu.


"Kuasa gelap apa juga?,dosa apa pula ? orang lagi sibuk dan binggung mencari kembang .


Malah di bilangin yang bukan -bukan aku ini juga sudah belajar jujur dan korupsi uang belanja,"setia menjalankan tugas meski tak ada majikan atau bos lihat pun aku kerjakan dengan baik dan teliti,mbok ijah terus melangkah pergi menjauh dari orang itu meski orang itu terus memanggil.


Mbok Ijih terus bertanya kesana-kemari untuk mendapatkan sebungkus kembang tujuh rupa.


Sampai seseorang mengajaknya kerumah karena dia bilang dia punya kembang tujuh rupa yang mbok ijah butuhkan.


Mbok ijah segera megikutinya meski baru kenal,sudah kepeet nyari dari tadi gak ketemu mana hari mulai siang,mbok ijah sudah capek keliling pasar cari pesenan mbak Kunti itu.


Orang itu masuk ke rumahnya ," dia mempersilahkan mbok ijah duduk,Lalu memberiakan segelas air.


"Duduklah"! aku tau,kamu pasti salah satu yang tinggal di villa besar itu.

__ADS_1


"Apa kamu di suruh si Bella, membeli kembang tujuh rupa dan lilin "? kata orang itu .


Mbok ijah bengong bagaimana orang ini tau ,wah ini lebih sakti dari pada dukun dikampung ku,batin mbok ijah.


"Ini kembang tujuh rupanya ,harganya cuma Rp 30 ribu. tapi kalau kamu mau mendegar saran ku.


"Lebih baik kamu pergi dari situ, sepertinya sudah ada yang kasih dia persembahan darah." hati-hati akan ada tumbal di situ, "!


"Tapi jika kamu tetap tinggal disitu dan mengadakan perjanjian dengannya ," kamu tidak akan di apa-apakan dia


tapi kamu akan jadi budaknya.


"Apa anda dukun ""? tanya mbok Ijah.


"Bukan dukun," tapi indigo "katanya.


"Pulanglah jangan lama -lama disini dia mencari mu,Bella pemarah .kata orang iti lagi.


Sampai di rumah, mbok ijah segera membersihkan dirinya lalu kemudian naik ke atas .


Membawa bunga tujuh rupa pesanan mbak kunti"belum juga dia ketuk pintu namun pintu sudah terbuka.


Terdengar suara deritan kursi goyang di pojok ruangan menandakan mbak kunti sudah nagkring di sana tanpa wujud,ih takut serius tapi ngak ada pilihan,untuk saat ini selain menuruti kemauan mbak kunti atau mbok ijah harus angkat kaki dari dumah ini.


Demi selesainya terornya mbok ijah cuma punya dua pilihan menuruti kemauan mbak kunti atau pergi" itu.. berarti mbok ijah, harus cari kerjaan lagi ,di tempat lain sedangkan mau bertani dia sudah tak sanggup lagi kerja terlalu berat dulu waktu ada suami dia masih bisa, ada yang bantu-bantu suaminya cukup kuat kerja di sawah ", sedang mbok ijah juga tidak begitu faham dengan bertani atau bercocok tanam meskipun dia juga orang desa.


"Kenapa lama....Ijahhhh.."!! suara dari pojok itu.


"Anu...Nona Bella...saya muter-muter cari bungannya gak ada yang jual di pasar, jadi harus nanya dan cari di tempat Lain.

__ADS_1


"Ijah" aku ada tawaran bagus buat kamu,


bagimana kalau kamu tiap malam jumaat," bakarin kemenyan dan menaruh satu ekor ayam di kamar ini tiap malam jumat saja.


"Tidak susahkan", aku akan memberi imbalan pada mu,bagaimana ...."?


apa kamu mau"?


"Sasaya......E...fikir-fikir dulu ya......


"Kenapa harus fikir dulu,kamu kerja tidak perlu susah aku akan kasih banyak dan kamu bisa mendapat kekayaan banyak dan aku tak akan menggagumu lagi.


"Kalau aku muncul di depan mu, aku akan datang memperlihatkan sosok" seorang wanita cantik di hadapan mu.


"Sehingga kamu tidak perlu ketakutan disini, lalu aku akan menjadi kawan mu"bagaimana, ijah...."?


Suara nya lembut tapi meyeramkan kursi itu masih terus berderit-derit dan bergoyang menadakan ada makluk disana yang tak kasad mata .


Mengoyangkan kursi seolah hendak menujukan exsistensinya.


"saya... saya.......mbok ijah tidak tau haruh bagiaman menjawabnya... takut, cemas binggung....


------------Bersambung-------------


πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜jangan lupa buatπŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜


Like πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘


comment. ✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️

__ADS_1


Vote ✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌


__ADS_2