Ikatan Setan

Ikatan Setan
Mimpi ketemu tumbal pesugihan.


__ADS_3

"Jo.,"pokoknya kamu harus merahasiakan apa yang tadi kamu lihat,kalau kamu masih ingin bekerja disini. ancam mbok ijah.


"Itu kunti gak bakal minta korban di sini, itu bukan pesugian tuan Hadi tapi...


'Tapi apa mbok Ijah "??


"Tapi.....


"hai... topa... tapi... topa.. tapi... ngomong yang jelas, "! Parjo sedikit jengkel.


"Tapi... ini rahasia kita berdua ya, jangan bilang kemana-mana "!! kata ijah.


"iya... apa...."!! katakan "!! jawab Parjo


Sekelebat bayangan kunti itu membuat mbok ijah mengurungkan niatnya.


" Itu.... Jo.. kunti itu tinggal di kebun, saya kasih sesaji itu biar dia dak ganggu kita , mbah dukun yang di kampung yang ngajarin aku,bukannya pak Hadi punya pesugihan.


"Dukun mu itu ," dak jos,nyatanya masih di gangukan "? zaman gini kok percaya dukun mbok-mbok ."!


Kamu istirahat saja di kamar dulu ,saya kembali ke pos.


"Zaman gini kok percaya dukun ,percaya


sama Allah," Grutu,sambi geleng kepala.


"iya..sana terimakasih sudah bantu aku ,Jo."


"oke .sama -sama nanti kalau dah sehat siang bikinkan kopi seperti biasa,gantian Parjo.


"Hai... iyalah... sana balik ke pos mu "!


Parjo segera, berdiri dan meninggalkan kamar ijah dan ijah pun tiduran.


"Aduh , itu kuntilanak bentuknya masak kayak gitu ya," serem sekali,ngomong dia aja bulu kuduku merinding.


"Gimana nanti kalau di kampung"?? kalau cucuku tau apa dak ketakutan , minta kamar kusus pula dia.


ijah pun akhirnya terlelap dengan tidur.


" Eyang ijah... tolong aku... eyang....


"Eyang.... ,"suara jeritan Cucu bungsu lelaki ijah yang di korbankan itu


"Tolong aku eyang....."!! hixz..hixzzz


"Eyang sakit eyang......"!!! tangisan pilu cucunya.


Dalam mimpi itu, ijah sedang berjalan di sebuah keraton dan mencari-cari sumber suara .


ijah sangat terkejut melihat pemadangan yang ada di depananya, barisan anak- anak yang masih kecil dan juga cucunya yang cacat kaki sudah terpinjang-pinjang itu .


Dia disuruh bekerja membawa beban berat melebihi kekuatan anak sekecil itu. mengakatnya dan kalau berhenti ,maka di cambuk'in oleh penjaga nya.


Cucunya melihat mbok ijah dengan tatapan sedih dan benci. lalu mbok ijah terbangun.


"Astaga....Gusti..."!! apa ya begitu ya... benar kata orang," kalau anak yang di tumbalkan dalam pesugihan itu, jadi budak iblis.

__ADS_1


"Terus aku harus bagaiamana"?? sudah terlanjur ,"! mundur pun sudah tidak mungkin.


"Bukankah ,"? kata si kunti aku bisa mengorbankan orang lain dan bukan darah daging ku sendiri."!


"*T*api apakah harus aku korbankan lagi, anak orang"? bagaiaman megentikan semua ini.


"Apakah bila berhenti maka semua barang dan harta itu akan di ambil lagi "? apakah aku harus mati "???


Mbok ijah lalu,bangkit mencuci mukanya membuat dia sedikit terlihat segar.


"sudah siang lebih baik saya masak dan membuat kopi buat Parjo,sekalian .


" Duda anak satu itu lumayan ganteng, bibir mbok ijah menyunggingkan senyum tadi sempat membayangkan kalau menikah dengannya.


"Duda ketemu janda " he he... mbok ijah berguman dan tertawa sendiri lalu menutup mulutnya dengan telapak tanggannya.


Usai masak dia pun , mandi dandan dan memakai sedikit minyak wangi, buat kopi untuk Parjo.


"Jo... ini makan siang tak siapin sekalian kopinya, sebagai ucapan terimakasih sudah menolong aku.


"gaya kamu "Jah sungkan -sungkanan


kamu kelihatan cantik jah," bau kamu juga wangi mau kemana "??


"Gak kemana -mana ,habis mandi ya wangi to jo.. saut mbok ijah malu-malu.


Parjo mulai makan -makanan yang di kasih sama mbok ijah.


"Enak juga mbok, masakan kamu "?


kalau punya istri enak ya , capek pulang gak usah masak. keluh Parjo.


"Anakku kuliah sambil kerja mbok kasian di suruh-suruh kerja di rumah ,biar fokus dulu sama sekolah.


"Aku juga sendiri," Jo sudah menjada beberapa tahun .


"Apa kamu gak pengen nikah lagi jah "?


"Siapa yang mau,"Jo sudah tua juga kerja cuma jadi pembantu.


"La.. kamu sendiri apa dak pengen nikah juga "? Jo.


"Ya pengen ,Jah.. pengen, "ada yang maskain,"pengen ada yang nyuciin baju pengen ngelonin perempuan dan wik-wikk juga, he he.. Parjo terkekeh sambil mengruk kepalanya yang tak gatal.


"Tapi apa ada yang mau hidup susah sama aku ,"Jah.. gaji pas-pasan buat makan sehari-hari sama bantu bayar sekolah anak.


"Istri ku kabur dengan lelaki lain, karena sudah dak tahan hidup pas-pasan sama aku Jah.


"Surat cerai baru selesai di urus ,Resmi duda aku," Jah bulan ini. Parjo curhat minta simpati.


Lalu mereka saling berpandagan ,mbok ijah berdebar-debar, dia sudah mulai suka dari pertama lihat Parjo.


"Apa ya memang ada "puber ke dua "!


lihat Parjo aku jadi dekdekan dan salah tingkah .? ijah


"Ijah ini lumayan manis,meski dadanya tak montok tapi bokongnya gede....

__ADS_1


kalau dari belakang bisak plak-plakkk aduhh jadi ng*ceng ini pusaka ku, mencari sarungnya .


Batin Parjo memandan ijah ,dengan tatapan mesum.


Parjo memberikan piring yang sudah habis isinya pada Ijah dengan memegangi dan megelus tanggam ijah saat tangan mereka bersentuhan.


Membuat ijah menuduk malu, dan tersenyum tipis.


"Kamu cantik Jah "!


'Ach Parjo ini "! ijah malu-malu mau.


"Nanti malam ada,dangdut di kampung sebelah apa kamu mau ikut nonton"?


"Mau..aku. bosen di rumah "! ijah senyum seneng.


Gayung bersambut nich. rupanya Parjo juga suka sama dia.


Entah karena saling butuh atau emang jatuh cinta pada pandangan pertama.


"Iya... nanti malam kita keluar setelah pergantian jaga dengan satpam yang jaga malam .


"Kamu keluar saja bareng saya."! Jah.,"o iya ..kamu kasih nomer kamu,tak tlfn kalau aku selesai tugas .


"Ehh... kamu mah modus Jo..


"Kamu juga seneng kan Jah ,aku modusi, kata Parjo yang menjawil tubuh Ijah .


"Iya ... di bungkus aja Jo.."ijah terseyum mengoda ,iki mah dak basa-basi lagi. sudah umur langsung saja nembaknya.


"Sana kamu beres-beres dulu , jangan lupa dandan nati sore.


"Hemmm... iyalah ... ijah lalu berdiri membawa piring kotor.


Parjo menabok bokong ijah, yang berdiri membelakanginya .


Selera parjo bokong besar ,bikin merem melek tuh ,kalau di goyang .


"Parjo ini.... tangga mu itu lhoh "? kata Ijah protes ,dengan ke isengan Parjo.


Padahal hatinya berbunga-bunga, di teruskan saja , aku juga wes pengen Jo..


wik-wikan... udah lama... pegen juga di genjot-genjot dan mendes*h- d*sah nikmat.


Mbok Ijah juga sudah treveling fikirannya kemana -mana , maklum sudah lama pula dia tak terjamah oleh pria sejek suaminya meninggal.


Namanya juga sudah pernah merasakan, dan janda belum tua-tua amat.


Tentu juga masih berharap


------------Bersambung-------------


πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜jangan lupa buatπŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜


Like πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘


comment. ✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️

__ADS_1


Vote ✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌


__ADS_2