Imajinasi Ku Menjadi Nyata(Taehyung Dan V)

Imajinasi Ku Menjadi Nyata(Taehyung Dan V)
Bab 4: Kebingungan


__ADS_3

Nayeo berseloroh, "Nari, tahukah kamu bahwa aku bertemu dengan pria tampan saat ingin masuk ke kantor? Hari ini benar-benar dimulai dengan indah untukku."


Nari hanya terdiam, masih terpesona oleh pertemuan pagi itu. Dia merenung, bertanya-tanya apakah mungkin pria itu nyata.


"Kamu tahu, mungkin saja karakter dalam komik bisa hidup," kata Nari, mencoba mengejar benang merah dalam pikirannya.


Pertanyaan Nari membuat Youra mengernyitkan keningnya dengan bingung.


Youra bingung dengan pertanyaan Nari. "Kenapa kamu bertanya seperti itu, Ri?" tanya Youra.


Nari hanya menggelengkan kepala, "Tidak apa-apa. Sepertinya itu hanya imajinasi ku."


Nayeo mencoba memutuskan percakapan, "Nari, maukah aku mengantarmu ke rumah sakit? Kamu terlihat tidak sehat."


Nari melirik Nayeo dengan tajam, "Aku hanya bercanda. Mari kita kembali bekerja."


Waktu istirahat tiba, mereka bertiga pergi ke kantin. Namun, Nari tiba-tiba berhenti.


"Itu dia, pria tampan yang kukatakan tadi pagi. Lihat, bukan dia sangat tampan?" kata Nayeo, menunjuk seorang pria yang sedang diperiksa oleh petugas keamanan.


"Sepertinya aku lebih suka untuk pergi saja," kata Nari, berbalik arah.


"Kenapa, Ri?" tanya Youra bingung.


"Nona, tunggu sebentar. Saya belum selesai memberi penjelasan. Lepaskan saya!" ucap V saat melihat Nari mencoba pergi.

__ADS_1


"Tunggu, Nari. Kamu kenal dia?" tanya Youra.


"Maaf, aku tidak kenal dia. Maaf, aku sangat terburu-buru," ujar Nari, tetapi tangan Nari sudah dipegang oleh seseorang.


"Tunggu sebentar, permasalahannya belum selesai," kata pria yang menggenggam tangan Nari.


Nari melirik temannya, mata mereka penuh dengan kekhawatiran. Nari menarik tangan pria tersebut untuk pergi.


"Ya, nona. Kamu berhutang cerita pada kami!" teriak Nayeo.


Mereka berdua akhirnya tiba di sebuah kafe yang berdekatan dengan kantor Nari. Mereka sudah duduk di kafe selama beberapa menit, tetapi belum ada yang bicara kecuali untuk memesan minuman.


"Maaf, tuan, waktu saya terbatas, jadi masalah apa yang terjadi antara kita? Kalau tentang kejadian pagi tadi, saya sudah melupakannya. Tidak perlu dibicarakan lagi," kata Nari.


"Apakah kamu masih meragukanku, Nari? Saya adalah V, karakter komikmu," kata pria itu dengan penuh keyakinan.


"Aku tidak mencoba menipumu," kata V.


"Berikan bukti yang kuat," tantang Nari.


"Apa tanda ini cukup kuat, nona?" V menunjukkan dua titik di lengannya.


"Apakah itu?" tanya Nari.


"Ya, dua titik ini, nona, bukanlah sesuatu yang kau buat dengan sengaja," kata V.

__ADS_1


"Tapi itu tidak mungkin," ujar Nari.


Jam pulang kerja tiba. Kali ini, Nari tidak pulang sendirian; dia pulang bersama seseorang yang mengaku sebagai V. Entah Nari harus percaya atau tidak, tapi mereka tidak mungkin begitu serupa. Nari tidak pernah bertemu dengan pria tampan seperti yang ada di sampingnya saat ini.


"Aku pulang," kata Nari sambil mencoba menyalakan lampu.


"Kamu bisa masuk ke dalam untuk sementara waktu. Saya mempercayaimu, tetapi ingat, jangan bicara tentang komikku atau berbicara asal-asalan. Cukup ingat itu," kata Nari tegas.


"Ya, aku akan mengingatnya," jawab V dengan semangat.


"Kamu akan tidur di sini untuk sementara waktu sampai kamu merasa lebih baik dari 'kegilaan'mu, mungkin," kata Nari sambil menggumamkan kata 'kegilaan' dengan nada bercanda.


Setelah mengucapkan itu, Nari pergi menuju kamarnya. Dia ingin mandi karena tubuhnya terasa lengket setelah seharian bekerja, dan kepala juga sedikit pusing karena memikirkan pria tersebut.


Namun, saat Nari hendak membuka bajunya, dia terkejut oleh suara benda yang jatuh.


Nari memandang ke arah sumber suara dengan cemas. "Aaa... Aaa... Aaa..."



TBC


Salam yang dari Author:


Setiap episode adalah jendela ke dalam dunia yang penuh cinta dan seni. Dalam setiap kata dan adegan, kita menjelajahi perasaan yang mendalam, momen-momen indah, dan inspirasi yang mengalir dalam cerita ini. Terima kasih atas kesempatan untuk bersama-sama merenungkan kisah cinta, seni, dan inspirasi yang tak terbatas ini.

__ADS_1


Dalam setiap episode, kita akan mengikuti jejak Nari, Mia, dan Kim Taehyung, dan kita akan bersama-sama menggali kekuatan cinta sejati dan keindahan seni. Setiap episode adalah perjalanan baru dalam perjalanan hidup mereka, dan saya berharap Anda akan menikmati setiap momen dalam kisah ini.


Salam panjang kepada Anda, penikmat cerita, semoga kisah ini terus menginspirasi, merenungkan, dan memberikan kebahagiaan. Mari kita lanjutkan perjalanan ini bersama-sama!


__ADS_2