IMPIAN DALAM MIMPI

IMPIAN DALAM MIMPI
Malam yang menyeramkan


__ADS_3

Kemudian angi dan orang tuanya pulang kerumah, sesampainya dirumah angi langsung mandi berganti baju. Begitupun dengan odang tuanya. dan kemudian menyiapkan buku lebih awal ,iya takut lupa menyiapkan nya,lalu bagung pagi kesiangan dan terlambat ke sekolah.


Kemudian di dapur, ibu angi menyiapkan makan malam.


"ngi...sini ke dapur bantu ibu memasak" kata ibu angi memanggilnya. " iya bu,....sebentar " jawab angi.


Kemudian angi berjalan ke arah dapur untuk membantu ibunya.


Berbeda dengan ayah angi, yang sedang duduk di depan tv, selain sebagai seorang penyair. ayah angi adalah karyawan di salah satu perusahaan tak jauh dari rumahnya, ia bekerja 6 kali dalam seminggu.


Di dapur.

__ADS_1


"ini,..cuci sayuran ini ngi, biar ibu yang potong"kata ibu angi sambil memberikan sayuran yang akan di masak. " baik bu......aku akan menyucinya hingga mengkilat " kata angi sambil tersenyum. " hehe....ada ada saja kamu ngi" kata ibu angi sambil mengelus kepala angi. " sudah sudah.. ... cuci yang bersih sayurannya " kata ibu angi. " baik bu, siappp" jawab angi sambil hormat.


Tak lama kemudian,,makanan untuk makan malam terlah siap." ngi...bawa ini ke meja makan " kata ibu angi sambil memberikan lauk pauk untuk makan malam . " baik bu" hawab angi. " akhirnya selesai juga" kata angi.


Ketika mereka semua berkumpul untuk makan,tiba tiba lampu padam, hujan pun tiba tiba datang bersamaan dengan petir. " duar.........duar...." suara petir menggemuruh. " ibu............" teriak angi. " sudah sudah tenanglah, duduk di kursi mu, jangan kemana mana, biar ibu mengambil senter atau lilin. " iya bu.." kata angi pelan .


Ibu angi pun, mencari senter ,namun ia tak menemukannya, ia hanya menemukan lilin, ia langsung menghidupkan lilin itu dan menaruhnya di tengah meja makan. " nah...sudah terang, sudah tak gelap lagi, ngi cepat habiskan makan mu, lalu tidur ok" kata ibu angi. " baik bu..." jawab angi pelan.


Kemudian ibu angi mengantarkan angi kekamarnya, lalu meletakan lilin, setelah itu menyelimuti angi. " tidur yang nyeyak ya ngi" kata ibu angi mengelus kepala angi. "iya bu..." jawab angi.


Setelah itu angi membaca doa , lalu ibu angi keluar dari kamar angi.

__ADS_1


Tak lama " duar.......duar.....duar....." suara petir bergemuruh lagi. " angi mencoba tenang dan langsung bersembunyi di balik selimut.


Angin bertiup dengan kencangnya, hujan semakin deras, ditambah petir yang seakan memburu membuat suasana semakin mencekam.


Angi mencoba untuk tetap tenang, walaupun sebenarnya ia ketakutan, ia tak ingin menggangu waktu tidur orang tuanya.


Ia memcoba untuk tidur, walaupun seakan sulit sekali untuk menutupkan matanya. Tak lama kemudian ia tertidur .


"duar......" petir menggemuruh ." angi langsung terbangun." tenang ...tenang.....tenang jangan takut....janga takut..tidur saja, sembunyi dibalik selimut adalah cara yang terbaik" kata angi.


Kemudian ia menutup matanya lagi untuk tidur. Ia pun tertidur lelap. Meskipun suara petir sekan memburunya, ia tetap tertidur lelap.

__ADS_1


__ADS_2