
Mereka pun pulang bersama.
Sesampainya dirumah, angi langsung bergegas mandi, kemudian makan.
"gimana jalan jalan nya ngi ?, seru enggak" tanya ibu angi.
"seru bu, apalagi bisa lihat lihat taman kecil di dekat kebun teh, ada banyak bunga yang cantik, ada mawar, matahari, banyak banget intinya, cantik cantik bunga nya"kata angi.
Usai makan, angi pergi tidur.
Tak lupa ia menyimpan gelang yang diberikan oleh kakek kakek tadi.
Setelah itu matanya mulai menutup dan tidur terlelap.
Esok hari tiba,angi bangun dari tidurnya, kemudian langsung mandi dan sarapan.
Setelah itu ,"ngi...sebelum pulang besok, ayah mau pergi memancing di sungai jernih dekat kebun teh, kamu mau ikut?" tanya ayah angi.
"em...aku dirumah saja yah" kata angi.
"padahal ayahmu sudah mengajak keluarga tama juga lo semalam untuk pergi memancing bersama " kata ibu angi.
"benarkah...oke aku ikut yah hehe" kata angi.
Tak lama, tama dan keluarganya pun tiba di villa nenek angi.
Mereka pun pergi ke sungai itu bersama menaiki mobil ayah angi.
Tak butuh waktu lama,akhirnya angi , tama ,dan keluarga mereka sampai disungai itu.
Mereka pun turun dari mobil. para ayah sibuk mempersiapkan peralatan memancing, sedangkan para ibu sibuk mempersiapkan camping kecil di dekat sungai.
Sedangkan angi dan tama sibuk bermain dan melihat lihat sungai yang tampak jernih dan segar.
"wah...airnya segar banget ya tam " kata angi bermain air sungai .
" iya... jernih juga airnya, wajar si, kan belum dicemari, jadi masih terlihat alaminya "kata tama .
__ADS_1
" iya tam..berbeda dengan yang ada di kota " kata angi.
" iya ngi...kan sungai di kota sudah banyak dicemari ,baik dari limbah perusahaan,maupun limbah rumah tangga " kata tama.
"iya tu bener.... ayo selfie dulu, momen begini harus diabadikan, hehe "kata angi.
"hayuk..."kata tama.
Mereka pun berselfie dan bermain air sungai itu bersama.
Tiba tiba ,angi terpleset dan jatuh ke dalam sungai.
"tam...tam...tolong aku "kata angi.
Sejak kecil angi tidak bisa berenang.
Menyadari angi tak bisa berenang, tama langsung melompat ke sungai itu dan menolong angi.
"pegang... pegang tangan ku ngi " kata tama.
"tidak... tidak bisa tam.."kata angi.
Akhirnya angi mampu meraih tangan tama.
Setelah itu tama langsung membawa angi ke pinggir sungai.
"ngi... ngi... ngi... kamu enggak apa apa... ngi.."kata tama.
"iya.. iya... enggak papa "kata angi.
" syukurlah.... ada yang sakit tidak ?"kata tama.
" enggak ...enggak kok aku baik baik saja, makasi ya tam udah nolongin aku " kata angi.
" iya ngi... ya sudah ayo kita kembali ke orang tua kita, kita harus ganti baju dulu agar tidak kedinginan "kata tama.
"iya ayo..." kata angi.
__ADS_1
Tama membantu angi berdiri dan memapahnya untuk berjalan.
Tak lama mereka pun sampai.
"ngi...kamu kenapa?" tanya ibu angi.
"itu tante ..tadi"kata tama.
Dengan cepat angi langsung menambahkan
"enggak bu enggak papa, tadi terlalu bersemangat main airnya jadi kelelahan,terus minta bantuan tama buat mapah karena kakinya keram akibat terlalu lama main air "kata angi.
" oo..ya sudah ganti baju dulu ngi, kamu juga tam " kata ibu angi.
"iya tam.. ganti baju dulu nanti sakit. angi juga ya "kata ibu tama menambahkan.
" baik bu " kata angi.
"oke.. baiklah bu "kata tama.
Mereka pun berganti baju, setelah itu mereka makan ikan bakar hasil memancing ayah angi dan tama.
"ngi...tam...sini makan dulu ,kita makan ikan bakar lo ,hasil tangkapan ayah mu dan ayah tama " kata ibu angi.
" iya bu" kata angi.
" baik tante..." kata tama.
Mereka pun makan ikan bakar bersama, suasana harmonis tergambar di sana.
Dari tepi sungai,terlihat sebuah momen kebahagiaan yang akan selalu diingat dan dijadikan kenangan.
Setelah makan mereka foto bersama.
"katakan cis....." kata angi.
Senja mulai tiba, tak terasa waktu telah berlalu. Angi, tama dan keluarga mereka bergegas pulang menaiki mobil ayah angi.
__ADS_1
bantu like, comen, and vote ya reader😇