IMPIAN DALAM MIMPI

IMPIAN DALAM MIMPI
Tama Kecelakan


__ADS_3

Pagi datang,bersama sinar sang surya yang menyilaukan,sinarnya menembus kaca jendela milik angi dan membangunkannya.


Tiba tiba sinar sang surya terhalang, ada sebuah senyum indah yang menghalangi sinar fajar.


Dengan matanya yang seakan lengket oleh lem, ia tak dapat melihat jelas siapa yang telah menghalangi sinar pagi untuknya.


"ngi....udah bangun?" tanya orang itu. "hohh....udah" jawab angi.


Angi pun mulai membuka matanya.


Betapa terkejutnya angi, orang yang menghalangi sinar fajar datang padanya adalah tama.


"ap.....apa....... yang kau lakukan di kamar ku?" tanya angi bingung.


"..membangunkan bulan ku"jawab tama tersenyum.


" pergi...pergi.....nanti ada yang lihat kamu dikamarku....pergi...nanti aku dimarah ibu ku " kata angi mencoba mendorong tama yang ada didepannya.


" ha....ha.. apa maksudmu ini rumah kita ,kita hanya tinggal berdua disini " kata tama dengan senyum kecil.


" apa.....itu tidak mungkin.....tidak mungkin " kata angi .


"ngi..lihat di jari manis mu, ada cincin nikah kita, kita sudah menikah sejak 2 bulan yang lalu " kata tama. " apa...??? bagaimana itu mungkin, lalu cincin ini kenapa ada dijari ku"kata angi sambil melihat cincin di jari manisnya.

__ADS_1


Lalu angi bergegas keluar dari kamar,dan menuruni tangga,namun tiba tiba tama menarik tangan angi " tunggu...kamu mau kemana" tanya tama." lepaskan tanganku..." kata ango mencoba melepaskan tangan tama,namun tanpa sengaja tama terpleset dan jatuh dari tangga.


"tidak .............." jerit angi.


Kemudian ia terbangun dari tidurnya.


"oh....syukurlah ...ternyata hanya mimpi, bagaimana aku bisa memimpikan dia....ah...aneh sekali" kata angi sambil mengacak acak rambutnya.


Kemudian angi segera bangun dari tidurnya dan lalu mandi.


Setelah itu mengenakan seragam sekolahnya.


"ngi....bangun....." kata ibu angi. "sudah bu...aku sudah bangun" jawab angi sambil membuka pintu. " oh...baguslah...ayo sarapan dulu " kata ibu angi. " baik bu...." jawab angi.


Setelah makan , angi berangkat kesekolah menaiki sepedahnya.


"oh....tunggu aku sekolah..." kata angi sambil mengayuh sepedah nya.


"pagi nenek...,pagi bibi" kata angi menyapa orang yang ia lewati.


Senyum pagi yang cerah menyinari wajah angi kala itu.


Mungkin ia sudah lupa mimpinya semalam.

__ADS_1


Hampir 20 menit berlalu, angi sudah mau sampai disekolahnya. "ngi....tunggu aku" seseorang memanggil dari belakang.


Kemudian angi menoleh kebelakang, dan ternyata itu tama, ia menaiki sepedahnya,mencoba mendekat pada angi.


Angi pun langsung mengayuh cepat sepedahnya, ia tak ingin berangkat bareng tama.


Dipertigaan depan sekolah , tiba tiba " bruk....." suara tabrakan.


Angi menoleh kebelakang, dan ternyata tama tertabrak motor dan terjatuh serta berlumuran darah,karena ia berusaha mengejar angi.


"tama....." jerit angi, ia langsung menghampiri tama, ia merasa sangat bersalah. "tam...tam...bangun.....bangun....aku akan mengantarkan mu kerumah sakit, tetap sadar ya...." kata angi sambil menangis.


"aku tidak apa apa....tenanglah jangan menangis...." kata tama yang berlumuran darah.


"sudah....sudah...diam...ini semua salahku....seharusnya tadi aku tidak menghindar darimu" kata angi sambil menangis. " sudah...jangan menagis..aku baik baik saja " kata tama.


Lalu angi meminta bantuan orang yang tak jauh dari lokasi untuk mengantarkan tama kerumah sakit terdekat.


Dengan air mata yang terus mengalir,dan darah di bajunya, angi terus menggengam tangan tama.


" kamu harus kuat tama...oke" kata angi." iya...kamu tenang saja aku kuat kok" kata tama tersenyum.


30 menit berlalu, mereka pun sampai dirumah sakit ,tama langsung dibawa ke UGD.

__ADS_1


Tak lama kemudian keluarga tama dan angi datang. " ngi...kamu tidak apa apa?"tanya ibu angi. "ibu......." jerit angi sambil menangis dan memeluk ibunya. " bu....tama...tama..." kata angi. " sudah sudah...tenang sjaa dokter akan melakukan yang terbaik tama pasti baik baik saja.


__ADS_2