
Beberapa jam berlalau setekah menempuh perjalan yang cukup jauh dan melelahkan, akahirnya angi dan keluarganya sampai ke tempat tujuan nya.
Begitupun dengan tama dan kekuarganya.
Sesampainya di vila neneknya, angi langsung bergegas keluar dari mobik dan masuk ke dalam vila nenek nya "wah.....disini sejuk sekali " kata angi. "iya ngi....kan disini masih banyak pepohonan ,tidak sepeti dikota" kata ibu angi.
Mereka pun masuk kedalam vila itu.
Angi langsung menuju kamar lantai dua,yang dari jendela langsung terlihat pemandangan kebun teh yang membentang,serta pepohonan dan perkebunan ,dan pedesaan yang terlihat hijau sepanjang mata memandang, disamping itu,angi juga dapat melihat matahari tenggelam dari jendela kamar itu.
Angi sangat senang sekali.
Sedangkan dirumah kakeknya, tama langsung pergi ke kamar tamu, yang berhadapan langsung dengan tempat tenggelamnya matahari.
Sore berlalu, angi meminta izin pada orang tuanya untuk berjalan jalan disekitar vila nenek nya.
__ADS_1
"wah...sejuk sekali.....pemandangan yang indah..ditemani senja yang menawan "kata angi.
Di rumah kakek tama, tama meminta izin untuk keluar sebentar melihat senja yang perlahan mulai hilang.
Tama pergi ke sebuah batu yang tak jauh dari rumah kakeknha ,yang merupakan tempatnya ketika kecil untuk melihat senja ketika ia pergi kerumah kakeknya, dari batu itu, tama dapat melihat pemandangan disekitarnya.
Dari kejauhan,tiba tiba tama seperti melihat seorang gadis,yang mirip dengan angi. Tama ingin memanggilnya, namun ia ragu.
Dan benar ternyata gadis itu adakah angi. "angi........."kata tama berteriak pada angi. "angi langsung terkejut hingga ia terjatuh, karena ia sendiri,dan sudah senja,angi sedikit takut. akhirnya ia berlari pulang ke vila nenek nya tanpa menghiraukan suara orang yang memanggilnya ."eh..kok lari ya..mungkin bukan angi,bagaimana mungkin angi bisa sampai sini kan! " kata tama sambil memegang kepalanya
"selamat tinggal senja .." kata tama,lalu berjalan.
Sesampainya dirumah kakenya,tama langsung mandi.
Sedangkan angi,sesampainya di villa nenek nya ia langsung pergi masuk kekamarnya dengan bergegas. "ngi.sudah pulang...mandi dulu ngi" kata ibu angi ." iya bu" kata angi dengan nada terengah engah,dan sedikit takut,karena habis berlari dengan sekuat tenaga.
__ADS_1
Angi memutuskan untuk tidak memberitahukan pada orang tuanya tentang kejadian yang menimpanya.
Setelah merasa sedikit membaik,angi langsung pergi mandi dan berganti baju.Tanpa sadar, jari kelingking angi tergores akibat jatuhsenja tadi
Angipun langung menalinya dengan perban "nah seperti ini tak akan terlihat oleh ayah dan ibu" kata angi.
Kemudian berjalan keluar kamar untuk makan malam.
"ngi...jari mu kenapa?"tanya ayah angi. "tidak yah tidak apa apa,hanya luka kecil, akibat ranting kering yang coba aku singkirkan ketika berjalan pulang tadi" kata angi" oo...ya sudah ayi makan ayah sudah lapar" kata ayah angi." iya yah" kata angi.
Setelah makan, angi langsung pergi kekamar untuk tidur, tak lupa ia menuliskan sebuah kalimat dibukunya " bunyi yang tiba tiba datang dan mengejutkan meninggalkan tanda yang akan selalu dikenang " .
Setelah itu angi,membaca doa dan tidur dengan lelap.
Dirumah kakeknya,di waktu yang sama, setelah makan malam, tama pergi kemarnya,dan tak lupa menuliskan sebuah sajak dalam bukunya "hanya karena tak bertemu,mata selalu menghayalkannya disetial waktu".
__ADS_1
Setelah itu tama berdoa,dan bergegas tidur. Ia tidur dengan lelapnya.