
"kenapa kok manyun dra? gak bรฌasanya lho monyong sambil megangin stick ps ..? tanya sony yg ikutan manyun sambul mengutak atik stick ps dan memilih game yang akan mereka mainkan
" aku tadi lihat anak pak syafik tu... kok tambah ayu ya son..." rendra bergumam
"oh ..si issa ...dia bru balek dari rumah neneknya .khan dia smp disana"sony menukas
" akurat info mu...bagusnya kamu gaul sama makยฒ ngerumpi gak usah sok asik gini" sewot
"ndra aku kan cuma jawab. lagian yg ngerumpi siapa juga...aku dapet info ya adeknya sendiri tuuh yg ngomong". sambil nunjuk yoyok yg ada dipojokan rental ps
kenapa tiba tiba kamu nanyain issa ndra? selidik sony
jangan jangan kamu naksir sama dia...tukasnya lagi
masih asyik memainkan stick ps sampai berbunyi cletak cletak.....
"orang kan cuma nanya...." males
"kamu komentarin dia ayu tadi..."sony masih menyelidik
nanti mira mau kamu taruh mana ...
aaah nanti aja mikir itu...maen ini dulu fokus
di dalam batin
##########
dirumah rendra
"kamu dari mana ndra...maen terus kerjaanmu gakpernah bisa duduk diam dirumah sebentar gitu.."
__ADS_1
ibe sarah terus mengomel sepulangnya rendra dari rental ps
sambil ogah ogahan rendra mendengarkan saja omelan dari ibunya toh klo gak disimak malah makin menjadi bisa berabe kalo terus marah ibunya...
sebenarnya rendra adalah anak yang baik dan penurut hanya sja yang namanya anak laki laki umur
16 tahun pasti bawaanya keluyuran nongkrong sama teman teman sebayanya
ibu rendra sepertinya juga sudah lelah mengingatkan dan terus mengomel setiap kali rendra pergi main dan sampai lupa waktu
"ibuk lagi datang bulan ya?" tanya rendra
"lho kamu itu dinasehati kok malah nanyanya gitu emang knp klo ibu lagi datang bulan..?" nanya balik sambil mendapuk alisnya jadi satu
"eeh..nggak papa ibu tambah cantik klo lagi ngomel..."teriak rendra sambil berlari dan menutup pintu kamarnya
"eehhh rendra...ndraaa..." teriakan ibu menggantung
----
di dalam kamar
rendra berjalan menuju meja belajar dan duduk menghadapi selembar kertas dengan sketsa wajah issa...dia membisisik pelan pada lukisan itu
"lama tak jumpa issa...kamu tambah cantik ya sekarang...apa kabar...?"
sebuah senyum tersungging selepas kalimat terakhir diucap rendra
tak lama ia meraih sebuah pena dan mulai menulis di sebalik gambar issa
di benaknya sudah tersusun bait bait kalimat yang mulai dia tuangkan
__ADS_1
hatiku berharap mungkin engkaukan berubah
bisa mencintai aku
hujan badai kan ku tempuh bintang dilangit kan kuraih
bila harus ku kan merayu
untuk cintamu bagiku
cintamu telah menjadi candu cintamu tlah membuatku membisu
cintamu seindah lagu
membuatku tak bisa berpaling darimu
*thor nontek lagunya tompi
setelah dirasa cukup dia meletakkan pena dan membaca sekali lagi tulisannya
"ndra ...!!! kamu gak kebengkel ?" tanya ibunya
" yaaa..buk ini mau berangkat buuu..." disahutnya tas sambil berteriak
rendra pamit buuu!!
rendra rendra main kabur aja ...ibunya menggeleng sambil tersenyum
sosok rendra bagi ibunya adalah anak yg baik rajin dan selalu ramah...cuma itu kebiasaan anak laki laki selalu semrawutan ilang ilangan dan sering membuat ibunya khawatir
author kasi settingan nuansa tahun 2000 an ya readers biar ada kenangan abege jaman jaman mak mak dulu ribetnya gak ada hape sama internet yg terbatas tapi masih bisa romantis romantisan tapi gak alay ๐๐
__ADS_1
happy reading all ๐๐๐