
pulang sekolah aku benar benar diantar miko ke rumah. Dia bahkan mampir dan ngobrol sebentar dengan bapak. Aku merasa ada nilai ples pada dirinya yang supel dan jentelmen
Tapi pertanyaan pertanyaan mulai berhamburan di otakku .
Aku menyodorkan esteh .Lagi. karena yang aku fikir itu minuman favoritnya. lalu duduk menyandar di sofa
" diminum bang.." ucapku
dia hanya tersenyum .
" Eh .. ada yang ngapelin mbak issa" sapa yoyok yang baru keluar dari kamar. sepertinya dia mau pergi main ps
"gak usah rese deh yok. sana pergi" aku mengusirnya.
sungguh memalukan punya adek rese yang mulutnya nyablak
"Adekmu ssa..?" tanya miko
" Iya tapi sementara ini malas ngakuin dia adek gak ada akhlak itu.." acuh kujawab sambil membuang muka . Aku menahan malu¥
" Aku dengar kamu ikut eksrakulikuler karya ilmiah? ..ada cita cita jadi ilmuwan ya" basi banget nanya nya
" kalo ikut cheerrleader aku gak kuat tekanan batinnya ko..." aku senyum kemudian
" padahal kalo kamu yang nyorakin aku pasti lebih semangat main basketnya ssa..." beneran jujur nih...
miko mengambil sebuah bungkusan kecil seperti kado
"buat kamu" ucapnya
"aku kan lagi gak ultah lapo (kenapa) dikadoin?"
__ADS_1
" Aku cuma pengen ngasih kamu hadiah" menyodorkan bungkusan
aku bergerak membuka bungkusan yang miko berikan. Sebuah gantungan kunci berbentuk boneka gadis penari balet.
ini cantik sekali .. apa tujuanmu ngasi kado ini ko?
apa kamu punya perasaan padaku? bukannya kamu udah dijodohin sama sonna? apa ini yang disebut pendekatan ? trus kalau beneran dia nembak aku mesti jawab apa dong?
otakku belarian mencari setiap pertanyaan
"ssa.. sudah siang...aku pamit ya.." miko berdiri lalu mencanglot tas sekolahnya
"ah...iya...hati hati bang miko . makasih ya kadonya"
"dipakai ya..jangan dibuang" maksa
"hmm...."
berikutnya aku melakukan akitivitas seperti biasanya . malam ini terasa sepi , aku menimang kembali gantungan kunci dari miko.Aku masih bingung dengan sikap dan perhatian dari miko. Jika dibilang aku gede rasa biarlah, karena setahuku miko bukanlah cowok yang gampang dekat dengan lawan jenis. Tanganku mengulur pada tombol radio yang bertengger manis di depanku . Sebuah kebiasaan yang lain saat belajar menjadi beban yang berlebih alunan musik dari radio seringnya menjadi penawar yang melerai penat di otakku .
Selamat sore pendengar setia radio Suara Remaja fm. 103,3 fm . Setia menemani malam hari ini , saya andre penyiar ganteng dan keren menyapa ruang dengar anda . Malam ini seperti biasa ,sesi awal tadi kita sudah mendengar salam salam dari pendengar setia yang sudah berkirim pesan atau sudah menelfon kami. Saat ini saya menunggu pesan selanjutnya dari kalian yang ingin menyapa sahabat pacar atau saudara . Oh.. tunggu sebentar ada telepon masuk rupanya
"Hallo Suara remaja fm. Dengan siapa disana?"
" Hallo ..miko disini ...bang andre aku mau menyapa calon pacar"
" Hei hei.. calon pacar nih yee... boleh tanya kenapa masih calon belum ditembak ya?"
" Belum bang ... rencananya sekarang ini... Issa jika kamu dengar acara ini jawab pertanyaanku..kamu mau gak jadi pacarku"
" Wuiiih semoga didenger langsung ya sama Issa ... dan semoga dijawab pernyataan cintamu mik. Ada request lagu gak nih?"
__ADS_1
" ada bang... lagunya sheila on7 yang judulnya kita. Makasih ya bang andre"
"Oke kita udah dapat penelfon tadi kira kira diterima gak ya mas miko..semangat ya miko ini lagu untuk kamu stay tuned bareng kita di Suara remaja fm. Suaranya anak muda
KITA dari Sheila on7
Disaat kita bersama
Diwaktu kita tertawa menangis merenung oleh cinta
Kucoba hapuskan rasa
Rasa dimana kau melayang jauh dari jiwaku juga mimpiku
Biarlah biarlah hariku dan harimu
Terbelenggu satu lewat ucapan manismu
Dan kau bisikkan kata cinta
Kau t'lah percikkan rasa sayang
Pastikan kita seirama
Walau terikat rasa hina
Sekilas kau tampak layu
Jika kau rindukan gelak tawa yg warnai lembar jalan
Kita reguk dan teguklah mimpiku dan mimpimu
__ADS_1
Terbelenggu satu lewat ucapan janjimu