
Cyntia pun baru saja sampai di depan Pintu Kamar nya dan bibi mona dia pun Membuka kan pintu Kamar itu dan masuk ke dalam kamar itu di ikuti mang Asep.
"Ini kamar non"Ucap Bibi Mona melihat kan sisi kamarnya
"Makasih, oh ya bik tadi aku lihat ada 2 kamar lagi dari kamar yang ini itu kamar siapa ya bik"Ucap Cyntia kepada bibi mona
"Itu Kamar Non Bayi sama kamar Nyonya dan tuan non, tapi kayaknya kamar Nyonya sama tuan bakalan di ganti karna kamar Nyonya sama tuan sudah pindah ke kamar bawah"Ucap Bibi Mona
"Oh iya udah bibi boleh untuk bersihkan Kamar itu dan ruangan yang ada diatas, mang tarok aja kopernya di sana"Ucap Cyntia kepada bibi mona dan mang Asep lalu menunjuk ke arah kasurnya.
"Baik non, saya permisi"Ucap Bibi Mona lalu permisi
"Ya non, ini kopernya"Ucap Mang Asep Dengan meletakkan koper itu di kasur
"Makasih mang, oh ya kalo mang Asep pengen pulang juga gapapa, tapi hati hati ya dijalan"Ucap Cyntia
"Iya non, saya permisi assalamualaikum"Ucap Mang Asep lalu permisi
Dan Cyntia pun lalu Mengganggukkan kepalanya saja, dan mang Asep tidak terlihat lagi dari kamar itu.
Cyntia pun membuka kopernya dan memasukkan bajunya ke Lemari dan membersihkan tempat tidurnya setelah itu Cyntia pun membersihkan diri karna sekarang sudah jam 12 siang sebentar lagi dia harus kekantor.
Tiba-tiba ada ketokan dari pintu.
"Tok tok tok, non sarapan siang dulu"Ucap Bibi Mona dari balik pintu
"Hmmm,iya bik bentar lagi bibi duluan aja ke bawahnya"Ucap Cyntia dari dalam kamar
"Iya udah bibi tunggu dibawah"Ucap Bibi Mona lalu pergi ke bawah
Sedangkan Cyntia dia pun keluar dari kamar nya dan turun ke bawah dan sudah di sambut oleh pelayannya.
"Bibi duduk temanin aku sarapan dan Tolong panggil mang Udin sama temannya sarapan barang sama aku"Ucap Cyntia kepada pelayannya
"Tapi non, kami cuma pelayan"Ucap Bibi Mona
"Siapa yang bilang pelayan kan aku bilang keluarga, jadi tolongnya ikuti"Ucap Cyntia kepada bibi mona
__ADS_1
"Baik lah non saya akan panggilin yang lain,saya permisi"Ucap Bibi Mona
"Kalian berdua duduk"Ucap Cyntia kepada bibi Lila dan Susi
"Baik non"Ucap keduanya
Bibi mona pun memanggil mang Udin dan temannya setelah selesai memanggil bibi mona dia pun kembali ke meja makan dan gabung dengan yang lain sedangkan Cyntia dia hanya menikmati saja Makanannya.
Tidak lama kemudian Cyntia pun selesai sarapannya dan pergi meninggalkan meja makan dan kembali ke atas.
Cyntia pun masuk ke dalam kamar nya dan Menganti pakaian nya dengan pakaian setelah kantor dan menggunakan Kemeja hijau dan dalaman putih serta Celana hijau dan sepatu heels putih, lalu Cyntia pun mengambil tas Kantornya yang sudah berisi laptop,buku,dan alat yang biasa dibawah, setelah itu Cyntia pun kembali keluar kamar dan turun ke bawah dan sudah disambut oleh bibi mona.
"Non mau kemana"ucap bibi mona saat melihat Cyntia dengan pakaian setelah kantor nya
"Aku mau ke kantor bik, ada urusan pamit ya assalamualaikum"Ucap Cyntia kepada bibi mona dan mencium tangan bibi mona
Lalu Cyntia pun keluar dari rumah nya dan berjalan menuju mobilnya sport merahnya dan melajukan nya dengan santai, setelah tidak terlihat lagi dari pandangan bibi mona dia pun teringat sesuatu.
"Coba non tau siapa orang tua non yang sebenarnya pasti mereka seneng tapi semua itu hanyalah mustahil kalo non tau sebenarnya tuan ada dirumah sakit jiwa dan nyonya ga tau dimana mungkin non setres melihat nya, tapi bibi seneng lihat non bahagia dan sekarang non udah dewasa udah bisa bedain mana yang baik mana yang ga baik"Ucap Bibi Mona saat melihat Cyntia tadi.
"Selamat datang Nona"Ucap Satpam 1
"Iya pak"Ucap Cyntia
Lalu Cyntia pun masuk ke dalam kantor nya dan masuk ke dalam lift kantor itu dan mulai berjalan hingga sampai di lantai 5 tempat ruangan nya.
"Selamat Siang Nona"Ucap Sekertaris nya bernama Temi
"Siang mbak"Ucap Cyntia
"Oh ya meting nya udah di siapin mbak"Ucap Cyntia kepada temi
"Udah non, tinggal nunggu klien non"Ucap Mbak temi
"Oh ya udah aku ke ruangan dulu, ada yang mau di tandatangani"Ucap Cyntia kepada Mbak temi
__ADS_1
"Iya non ada, ini berkasnya"Ucap Mbak temi
Dengan menyerang berkas itu kepada Cyntia
"Baik makasih mbak"ucap Cyntia dan pamit masuk keruangan.
Sedangkan ditempat lain Ada Seorang laki laki tampan baru saja selesai dari mandi siangnya dan menggunakan pakaian santai nya.
Laki laki itu ternyata bernama Risky Alvino dananya, risky baru saja selesai mandinya dan turun ke bawah untuk menemui momy nya.
"Mom"Ucap Risky saat melihat momynya ada di Halaman belakang
"Hey risky, ada apa"Ucap Momy nya
"Mom, boleh tanya gak"ucap Risky lalu duduk di kursi dekat Momy nya
"Boleh kok sayang, tanya aja"Ucap Momy nya
"Apa benar yang Momy bilang bakalan ada cewek yang akan memiliki kekuatan yang sama kayak aku"ucap risky kepada sang Momy
"Iya sayang memang benar, tapi sekarang kamu sudah menemukan wanita itu, wanita yang akan memiliki kekuatan yang sama seperti dirimu dan yang akan bersama kamu"Ucap Momynya
"Terus wanita itu siapa mom"Ucap risky
"Wanita itu cantik, elegan,kuat dan mandiri, sehingga kuatnya dia, wanita itu bahkan tidak tahu Siapa orang tuanya"Ucap Momynya dengan sedih
"Cantik, elegan,kuat dan mandiri,siapa dia momy, aku ingin melindungi dia, tapi Momy jangan sedih"Ucap risky saat melihat momynya
"Momy ga sedih kok, cuma kasian aja dengan hidup nya, tapi Momy ga bisa beritahu wanita itu siapa, tapi dia itu wanita yang baru saja kamu temui beranasial C"ucap Momynya
"Wanita yang baru saja risky ketemui,sapanya"Ucap Risky
"Sudah gak usah dipikirin, mendingan Kamu Cari tau sendiri sana, Momy ada urusan"Ucap Momynya
"Iya udah risky pamit nya mau ketemu teman-teman, Assalamualaikum"Ucap Risky kepada sang Momy lalu pergi
"Walaikumsalam,hati hati"ucap sang Momy saat melihat putra pergi
"Wanita itu cantik dan kuat, dia bernama Cyntia Laurenzia Ester anak dari Devano Ester dan Wulandari anak dari sahabat Momy, ibunya adalah Seorang bidadari dan ayahnya seorang pengusaha tapi itu musnah karena ibunya harus diambil keluarga nya dan dikurung dan ayahnya harus mengalami gangguan jiwa, maafin Momy belum bisa kasih tau kamu soal ini"Ucap Momynya dengan sedih saat mengingat masa lalu itu.
__ADS_1