
Sedangkan Risky dia masih mengendong Cyntia dan meletakkannya di Sebuah ruangan pribadi mereka tapi saat ingin meletakkannya Dikursi Risky kaget melihat Cyntia yang Sudah Pingsan.
"Kalian bertiga bisa cariin Kotak P3k dia pingsan"Ucap Risky kepada temannya Cyntia
"Pingsan, iya udah kita bakalan cariin"Jawab ketiga nya lalu mencari kotak p3k
"Cyntia hey bangun,are you Oke"Ucap Risky Panik lalu menepuk pipi Cyntia dengan lembut
Tiba-tiba ketiga temannya Risky datang ke ruangan Mereka
"Risky dia kenapa"Ucap Azka melihat Cyntia berbaring di sofa
"Dia pingsan sepertinya dia ketakutan"Ucap Risky
"Kayaknya iya deh dia bisa pingsan karena punya penyakit takut Ketinggian ky"Ucap Bayu Ceplas-ceplos
"Bayu mulut loh, mau di tinju oleh Risky loh"Ucap Raka dengan menutup Mulut Bayu
"Jaga mulut loh mungkin aja dia pingsan karena Ketakutan biasa"Ucap Tania yang tiba-tiba datang membawa kotak p3k
"Siapa kalian"Ucap Azka Kaget
"Mereka bertiga temannya Cyntia Azka"Ucap Risky kepada Azka
Azka pun menganggukkan kepalanya
"Ini kotak p3k nya"Ucap Tania dengan memberikan Kotak itu
"Makasih ya"Ucap Risky kepada temannya Cyntia
Setelah menerima kotak itu dia pun membuka kotak itu dan mengambil Minyak kayu putih lalu diletakkan dekat hidungnya Cyntia.
Berapa menit kemudian Cyntia pun sadar dari Pingsannya dan langsung memeluk risky
"Takut"Ucap gemetar Cyntia dalam pelukan Risky
"Sudah gak usah takut lagi kamu sudah aman sekarang"Ucap Risky dengan lembut dengan mengelus rambut pirang Cyntia
Sedangkan Bunda Wulan yang melihatnya dari tadi dia pun tersenyum dia lebih baik Diam dari pada yang lain ada yang curiga dan teman temannya risky dan Cyntia mereka kaget melihat adegan ini.
"Kalian udah saling kenal nya"Ucap Raka dengan mengagetkan Cyntia yang masih pelukan Risky
"Kalian kok ada disini"Ucap Cyntia kaget melihat yang lain
"Hai Cyntia kamu gapapa kan"Ucap lestari dengan melambaikan tangannya
"Iya aku gapapa, ky kok mereka ada disini"Ucap Cyntia lalu melihat ke Risky dengan menatap nya
"Mereka bertiga kan teman kamu jadi mereka bertiga juga sudah bantu kita"Ucap Risky dengan lembut
"Apa benar itu lestari"Ucap Cyntia dengan melihat kearah lestari dan temannya
"Iya Cyntia benar tadi itu aku lihat kamu berdua lari ke atas gedung jadi kami bertiga ikuti deh"Ucap Lestari malu malu
"Makasih ya kalian bertiga udah bantuin aku"Ucap Cyntia kepada ketiga nya
__ADS_1
"Enak aja loh bilang makasih sama mereka bertiga aja sama kita mana"Ucap Semot Bayu kepada Cyntia
"Oh jadi kalian bantuin kita, oke deh makasih ya udah bantuin kita"Ucap Cyntia kepada Tiga cowok itu
Yang lain pun hanya ketawa melihatnya
"Ky makasih ya udah nolongin gue tadi, kalo gak ada loh tau mungkin gue udah Jatuh kebawah dan langsung Almarhum deh"Ucap Cyntia sedikit lembut kepada Risky
"Iya sama sama tentu aja aku bakalan bantuin kamu kok"Ucap Risky
"Udah woy melow melow nya sekarang kita balik ke kelas bentar lagi kelas kita risky bakalan masuk"Ucap Raka kepada yang lain
"Iya udah Lesta,Nia,Lia kita kelas juga yuk"Ucap Cyntia kepada ketiganya
"Mau kemana Tia, jam kelas kita udah habis sejak dari kecelakaan kecil di Atas Gedung tadi"Ucap Cika langsung
"Oh benaran, iya udah kita pulang aja"Ucap Cyntia secara langsung
"Gak loh belum Sepenuhnya Pulih, Jadi Untuk sementara Kamu Istirahat dulu"Ucap Risky menghalanginya Cyntia Untuk pulang dulu
"Iya aku tau mendingan Pulang aja biar bisa luasan"Ucap Cyntia kepada Risky
"Pokoknya enggak kamu istirahat dulu disini nanti aku yang bakalan ngantar kamu pulang, kalian bertiga Jagain dia"Ucap Risky kepada temannya Cyntia
"Tapi Ky"Ucap Cyntia Terdiam
"Gak ada bantahan,kalian Tiga Cowok Jalan"Ucap Risky lalu pergi meninggalkan Cyntia dan kawan kawan
Setelah Risky dan kawan-kawan pergi, mereka bertiga pun Duduk dekat Cyntia yang masih duduk di atas Sofa.
"Benar Tuh kayaknya"Ucap Tania ikut ikutan
"Udah diam liat tuh wajah Cyntia malu"Ucap Lestari mendiamkan mereka berdua karena melihat wajah Cyntia sedikit malu
"Apa sih kalian gak ada yang malu ya"Ucap Cyntia malu malu
Mereka pun saling tertawa terbahak-bahak melihat sikap Cyntia yang cuek itu.
"Udah udah liat tuh pipinya merah"Ucap Cika menghentikan tawa mereka
"Gak ada ya"Ucap Cyntia malu
"Cyntia sikap kamu kok suka beruba ya"Ucap Lestari Tiba tiba
"Iya kadang Cuek kadang Manis"Ucap Tania Langsung
"Oh itu emang sih aku juga gak tau, sejak kemarin gue Bersama itu risky sikap gue langsung Manis"Ucap Cyntia keceplosan
"Kayaknya sih risky bakalan Ngerubah sikap loh deh kelihatan dari matanya bakalan ada yang jatuh cinta"Ucap Lestari sedikit selidik
"Apa sih kalian Udah ah malu tau"Ucap Cyntia malu
"Iya udah deh iya, Cyntia Sekarang kita udah buktiin ini Kalo kita baik, mau gak jadi Teman kita"Ucap Cika langsung membuat Cyntia dan keduanya diam
"Iya Gue Udah lihat Kebaikan kalian, jadi Aku mau jadi teman kalian"Ucap Cyntia kepada yang lain
__ADS_1
"Benaran"Ucap Tania
"Iya Benaran gak bohong"Ucap Cyntia lagi
"Makasih"Ucap Lestari Lalu mengulurkan tangannya bersama dengan keduanya
"Sama sama"Ucap Cyntia lalu membalas Uluran tangan mereka satu persatu
Kesatu Cyntia menerima uluran tangan Lestari dan dia merasa sesuatu
"Orange-merah, Bisa mengetahui orang itu Jatuh Cinta atau tidak, dan bisa melihat Arwah atau bayangan serta berkomunikasi"Ucap Cyntia kepada Lestari
Membuat Lestari kaget apa yang dia lihat dia kira Cuma mereka bertiga memiliki Kekuatan itu.
Kedua Cyntia membalas Uluran tangan Tania dan merasakan yang sama
"Hijau-kekuningan, bisa menyembuhkan orang,bisa meracik obat dan mengembangkan Tanaman serta Tumbuhan"Ucap Cyntia
Langsung Tania juga kaget mendengarnya itu Cyntia bisa mengetahui nya
Yang ketiga Cyntia pun membalas Uluran tangan Cika dan merasakan yang sama
"Ungu-kehitaman, Memiliki Jiwa kemafiaan, Mengetahui orang itu Jahat atau tidak dari tangannya, dan bisa membangkitkan seseorang yang sudah tiada"ucap Cyntia lagi
Cika pun sama kagetnya mendengarkan nya.
"Loh bisa melihat kekuatan kita"Ucap Lestari
"Iya karena gue juga memiliki kekuatan itu"Ucap Cyntia
"Apa loh juga"Ucap Cika
"Iya Cika apa kamu lupa kata mamaku bilang ada satu gadis lagi yang memiliki kekuatan yang sama seperti kita"Ucap Lestari
"Iya aku ingat, jadi itu kamu"Ucap Cika dan membuat Tania juga mengingatnya
"Gak salah kita Mengenal kamu Cyntia"Ucap Tania
"Lesta Sekarang kamu rasain kekuatan aku"Ucap Cyntia kepada Lestari
Lestari pun menganggukkan kepalanya.
"Biru-keputihan, bisa membaca pikiran dan hati orang, bisa membunuh orang itu dengan kedipan mata atau Sekali sentuh, dan bisa melihat Arwah atau raga seseorang,serta bisa membantu orang dengan sebuah panggilan, kekuatan ini juga lebih kuat dari kekuatan yang lain di saat amarah nya datang semuanya hancur tapi saat dia ketemu sama orang yang sudah ditakdirkan untuk nya dia akan Sedikit lembut dan sadar"Ucap Panjang Lestari
"Apa jadi kekuatan yang loh miliki lebih kuat dari yang lain"Ucap Tania
"Iya kayaknya, aku juga baru dengar,karena aku juga mengetahui Sebuah Panggilan aja,kalo aku tau kedua orang itu sudah aku bunuh"Ucap Cyntia Kesal
"Udah gak usah dibahas lagi takutnya ada yang dengar"Ucap Cika bijak
"Benar, iya udah Cyntia mendingan kamu istirahat deh"Ucap Lestari kepada Cyntia
"Iya"Ucap Cyntia lalu membaringkan tubuhnya di sofa itu
Lalu yang lain pun sibuk dengan handphone nya masing-masing sehingga mereka pun tertidur dengan pulas di dekat Cyntia iya posisi mereka ada dibawah karena ada karpet yang mereka lentangkan sehingga bisa menjadi tempat Tidur dengan beralas bantal guling yang ada di Sofa tempat Cyntia tidur.
__ADS_1