Inilah Kisah Kami

Inilah Kisah Kami
dari mana kamu tau


__ADS_3

"dari mana kamu tau ini semua?"tanya Nathan dengan sikap sebisa mungkin biasa saja.


"kak jawab pertanyaan ku dulu"varel memaksa Nathan agar mengatakan yang sejujurnya karena.


Nathan menghela nafas dengan lambat lalu menatap adiknya dengan lekat terlihat di mata varel penuh harap kalau kakaknya mau memberi tau.


"iya ibu pergi meninggalkan kita bukan pergi untuk bekerja, tapi Kaka janji Kaka akan menjaga kalian walaupun tidak ada kedua orang tua kita"Nathan berbicara sambil menunduk tapi pada bagian Nathan berjanji Nathan melihat wajah adiknya sambil tersenyum tulus.


"kak aku benci ibu kenapa ibu tega meninggalkan kita disini apa ibu sudah tidak sayang lagi pada kita?"varel mencurahkan isi hatinya pada sang kaka.


"Kaka tidak tau sudah jangan sedih Kaka dan Al kan masih ada untuk varel"Nathan menghibur adiknya agar tidak sedih.

__ADS_1


"tapi kak apa kita akan baik baik saja sampai kedepannya?"varel bertanya karena pada hati pertama Nathan sudah sangat kerepotan apa lagi hari hati berikutnya.


Nathan diam sejenak memikirkan perkataan varel. "Kaka akan usahakan kedepannya akan baik baik saja walaupun nanti ada kendala kita akan menghadapinya bersama" setelah diam sejenak Nathan menyakinkan adiknya agar tidak memusingkan kedepannya.


"iya kak"varel mengiyakan perkataan kakaknya


setelah berbincang dengan kakaknya varel menuju kamar dimana ada Al di sana yang sedang tidur.


Nathan masuk ke dalam kamar dan terlihat adik adiknya sedang tidur siang wajah mereka sangat damai dan tidak ada beban sedikit pun.


kita skip keesokan harinya seperti biasa Nathan melakukan kegiatan nya dari mulai bangun tidur lalu mandi setelah mandi menyiapkan makanan untuk mereka setelah itu membangun kan adik adiknya lalu membantu Al mandi setelah selesai kegiatan itu mereka makan dengan tenang setelah makan Nathan membagi tugas yaitu varel mencuci piring sedangkan Nathan mencuci baju.

__ADS_1


setelah selesai Nathan dan varel istirahat sejenak setelah itu Nathan bangkit dari istirahat menuju dapur Nathan berencana mencari pekerjaan jadi ia harus memasakkan makanan untuk adiknya makan pada saat makan siang karena mungkin aja Nathan akan pulang sore.


"varel Kaka sudah masak untuk kalian jika nanti jam makan siang makanannya tinggal di panasi lagi yah"Nathan berpesan pada varel.


"emang Kaka mau kemana? apa Kaka juga akan meninggalkan kami?"pikiran varel sudah ke sana mengingat ibunya dulu meninggal kannya


"hey mana mungkin Kaka akan meninggalkan kalian, Kaka akan keluar mencari pekerjaan nanti setelah Kaka pulang Kaka akan membelikan nasi uduk buat kamu, apa verel mau?"Nathan menyakinkan adiknya kalau itu tidak akan pernah terjadi.


"verel mau Kaka semoga dapat pekerjaan yang ringan yah jangan yang berat berat Kaka juga jangan pulang malam"varel berpesan pada sang kaka


"siap komandan varel Kaka pergi dulu yah tolong jagain Al Kaka usahakan pulang cepat"setelah mengatakan itu Nathan mencium pipi adik adiknya lalu pergi keluar.

__ADS_1


__ADS_2