
"kamu jangan nangis yah, Kaka siram dulu pakai air agar tidak melepuh yah"Nathan menyiramkan air ke badan varel.
Nathan khawatir dengan kondisi varel walaupun tidak semua tubuh varel terkena hanya bagian tangan dan punggung varel yang terkena.
"aw aw panas kak, hiks sakit"teriak varel kesakitan dan kepanasan.
"kamu tahan bentar yah"ucap Nathan khawatir dan mencoba menenangkan varel.
setelah itu Nathan menggendong varel ke kamar dan mencari obat luka bakar.
"dimana yah kotak obat"cari Nathan dengan panik hingga ia lupa dengan Al.
hhhuuuaaaa
teriak Al dari meja makan
"Al"kaget Nathan lalu langsung menuju meja makan dan mendapati Al menangis.
"Al kamu Kenapa?"tanya Nathan menggendong Al dan membawa nya ke dalam kamar.
"ta Al au cucu hiks"ucap Al yang dari tadi mau susu tapi tidak di kasih susunya.
__ADS_1
"ya ampun Al, kamu diam dulu yah Kaka mau cari obat dulu buat kak varel yah nanti Kaka akan buat susunya"kata Nathan merasa frustasi dan mencoba menasihati Al terlebih dahulu.
"hiks au cucu, cucu" nangis Al
"iya iya Kaka buatkan yah kamu jangan nangis lagi, varel Kaka buatkan susu dulu yah baru beli obat buat kamu yah"Nathan akhirnya membuat keputusan dan bertanya dulu pada varel.
"iya tapi jangan lama lama, badan varel panas kak"ucap varel menyetujuinya.
"baiklah, kalian disini saja yah"lalu Nathan keluar kamar dan menuju dapur.
Nathan mengambil panci dan memasukkan air lalu meletakkan di atas kompor dan Tinggal nyalakan api. sambil menunggu air mendidih Nathan membersihkan air yang tumpah tadi walaupun ia sudah bekerja seharian dan merasa lelah tapi karena kejadian tadi membuat Nathan tidak merasa lelah lagi.
Nathan merasa hangat lalu langsung kembali ke dalam kamar dan memberikan nya pada Al, Nathan juga menyuruh varel untuk menjaga Al karena Nathan mau keluar untuk membeli obat dan varel mengiyakan.
Nathan keluar kontrakan dan mencari warung yang dekat, Nathan sudah berjalan lumayan jauh tetapi semua warung yang ia temui semuanya sudah tutup mungkin karena sudah malam pada akhirnya Nathan menemukan warung yang masih buka. Nathan pun mendekati nya.
"bang"panggil Nathan pada pemilik warung.
"iya dek mau beli apa?"tanya pemilik warung dengan ramah.
"bang apa ada obat luka bakar?"tanya Nathan karena tidak semua warung ada obat luka bakar.
__ADS_1
"bentar dek sepertinya ada deh, di mana yah, nah ini dia"pemilik warung pun memberikannya pada Nathan.
"berapa bang?"tanya Nathan.
"20 RB nak"kata pemilik warung.
"ini bang, ah bang apa ada makanan atau roti?"Nathan memberikan uang 50 RB hasil kerjanya hari ini dan juga tanya apa ada makanan karena Nathan teringat ucapan varel kalau mereka belum makan apa apa.
"ada dek ini ada nasi uduk, apa mau juga?"jawab pemilik warung.
"iya bang saya beli 3 dan air mineralnya 2"kata Nathan.
"baiklah"pemilik warung pun menaruh semua pesanan Nathan ke dalam plastik sambil menghitungnya.
"nah ini obatnya 20 RB, nasi uduk nya 3 Rp 15 RB dan air mineralnya 2 Rp 10 RB jadi totalnya Rp 45 kembaliannya 5 ribu nih"ulang pemilik warung menghitung di depan Nathan agar percaya kalau dia tidak melebihi lebihkan ataupun mengurangi nya.
"iya bang, makasih"setelah menerima semuanya Nathan pun langsung bergegas pulang ke kontrakan.
💜💜💜
jangan lupa LiKE komen dan vote
__ADS_1