Inilah Kisah Kami

Inilah Kisah Kami
dapat pekerjaan


__ADS_3

setelah keluar Nathan berjalan jalan di sekitar kompleks tempat kontrakan nya. Nathan berjalan sesekali masuk kedalam sebuah toko untuk melamar kerja tapi semuanya menolak karena Nathan di bawah umur.


hari semakin sore tetapi Nathan sama sekali belum menemukan satu pekerjaan pun pada saat Nathan berjalan pulang Nathan melihat seorang pria yang sudah berumur bersama seorang wanita mungkin mereka Sepasang suami istri.


Nathan melihat mereka sedang kebingungan lalu Nathan mendekati mereka.


"permisi tuan ada apa yah? apa ada yang bisa Nathan bantu"Nathan mencoba menawarkan diri membantu.


"iniloh nak motor kakek mogok tapi kakek tidak bisa memperbaiki nya kakek sedang nunggu anak kakek biar di perbaiki" kakek tersebut menjelaskan permasalahan nya.


"kakek apa aku bisa melihatnya?"Nathan meminta izin untuk melihat kondisi motor tersebut, dan sang kakek pun mempersilakan nya, setelah meneliti Nathan mulai mengotak Atik motor tersebut.


Beberapa menit kemudian.


"kakek coba nyalakan motornya"Nathan meminta kakek tersebut menyalakan motor nya, kakek itu hanya nurut setelah itu motor pun nyala.


"wah motornya nyala kamu pintar sekali nak"ucap sang perempuan yang dari tadi memperhatikan Nathan.


"terimakasih nek"


setelah itu ada pemuda yang menghampiri.

__ADS_1


"ayah maaf lama tadi macet" dia adalah anak dari kakek tersebut.


"tidak apa Tatang tadi untungnya ada anak ini, anak ini pintar loh memperbaiki motor kakek" kakek bicara pada anaknya yang tak lain namanya Urip tanggoro di panggil pak Tatang.


"ah nak terimakasih, oh ya nak nama kamu siapa? dimana rumah mu biar saya antarkan" ucap Tatang menawarkan diri untuk mengantar Nathan.


"sama sama paman, nama saya Nathan, saya tinggal di kontrakan itu bersama adik adik saya" Nathan pun menjawab dengan sopan dan ramah.


"owalah Nathan nama yang bagus, tapi tadi kamu bilang kamu tinggal dengan adik adik kamu?"pak Tatang pun memastikan nya.


"iya paman saya tinggal bersama kedua adik saya"


"saya tidak tau" setelah ada yang bertanya tentang kedua orangtuanya, Nathan menjawab dengan nada ketus.


kakek nenek dan pak Tatang yang mendengar terkejut, apa anak ini ada masalah dengan keluarganya?' itulah yang ada dipikiran mereka.


"kenapa kau berkata seperti itu nak"nenek itu bertanya.


"maaf nek aku tidak bisa menjawabnya karena ini privat aku harus mencari pekerjaan, dan juga pulang kalau begitu saya permisi kakek nenek dan paman Tatang" Nathan berbalik dan baru beberapa langkah.


"tunggu"pak Tatang menghentikan langkah Nathan.

__ADS_1


" ada apa paman?"Nathan membalikkan tubuhnya menghadap mereka.


"kamu mau cari pekerjaan kemana? pasti tidak akan ada yang mau menerima karena kamu dibawah umur, bagaimana kalau kamu bekerja di tempat paman, paman punya bengkel gimana kamu mau tidak?" pak Tatang tersebut menawarkan pekerjaan pada Nathan.


"beneran paman, tapi yang paman katakan tidak ada yang mau menerima ku karena aku dibawah umur lalu paman akan mengatakan apa pada orang yang bertanya?" Nathan bahagia mendapatkan tawaran bekerja.


"paman tinggal bilang kalau kamu itu keponakan paman yang sedang tinggal, dan kamu bantu bantu di bengkel, gimana? kamu mau?"tanya sekali lagi


"mau paman mau banget malahan, terimakasih paman" Nathan bahagia akhirnya mendapatkan pekerjaan dan juga mengucapkan terimakasih sebanyak banyaknya buat pak Tatang.


"baiklah bengkel paman di sana di sebrang jalan, besok kamu ke sana saja yah" ucap pak Tatang.


"baik paman terimakasih sekali lagi, kalau begitu Nathan pulang dulu paman" ucap Nathan pamit.


"baiklah nak hati hati di jalan"


"iya paman assalamu'alaikum"


"waalaikum salam"


dan Nathan berjalan pulang dengan wajah bahagianya

__ADS_1


__ADS_2