Iqbal Rajendra

Iqbal Rajendra
11. kehilangan


__ADS_3

jadilah seseorang yg hebat sehingga pada saat kau lahir kau menangis namun orang lain tersenyum dan ketika kau meninggal di saat orang lain menangis kau tersenyum bahagia


~Tasya~


...****************...


"ayah jangan tinggalkan kami yah "ucap Nazwa


"tidak bisa janji nak tapi sini peluk ayah"ucap Gio seraya merentangkan tangan nya selebar lebarnya


lalu ketiga anak nya memeluk tubuh ayah nya lalu menangis


"jangan nangis nak nanti ibu gk tenang loh"ucap Gio


"ibu blum kita makam kan ayah"lirih Hilwa


"blum kah?, ya sudah nanti bersamaa ayah juga yah jangan lupa"ucap Gio membuat mereka makin menangis


"ayaaaaah jangan gitu "ke3 putri nya menangis emua sehingga tak terasa nafas Gio kembali tersengal sengal dan dokter pun mulai mangani serta semua keluarga terpaksa harus keluar juga agar dokter dapat leluasa untuk memeriksa keadaan Gio


beberapa saat kemudian dokter pun keluar laku menghela nafas


"maafkan kami semua karena pukul 11:30.43 pak Giorgi telah meninggal dunia dan nyawanya tak terselamat kan"ucap dokter tersebut membuat semuanya menangis


"ayaaaahhh" teriak ketiga putri dari Gio lalu Iqbal, Arthur dan Prito mulai menenangkan ketiga perempuan itu namun jutru mereka malah pingsan


mereka pun mengangkat istri mereka masing masing untuk masuk kedalam kamar VVIP masing masing untuk di tangani oleh dokter


...****************...


pov Hilwa dan Iqbal

__ADS_1


beberapa saat kemudian Hilwa pun sadar dan Iqbal yg tadi nya berada di sofa langsung bangun dan duduk di dekat brankar


"bagaimana keadaan mu apa yg kau mau apakah kau haus?"tanya Iqbal kepada Hilwa


Hilwa hanya menggelengkan kepalanya lalu menangis lagi


"ayah manaa?"tanya Hilwa sontak Iqbal langsung memeluk tubuh mungil Hilwa


"ayah mu telah tiada Wa"ucap Iqbal membuat Hilwa kembali menangis


"Hilwa salah apa kak kenapa Allah bikin Hilwa kehilangan mereka berdua kak "tanya Hilwa dengan suata yg purau


"Hilwa gk salah tapi ini udh jadi takdir Allah inget di balik smeua masalah yg Allah kasih nanti Allah kasih kamu kebahagiaan yg tidak terhingga"uca Iqbal walau hati nya sakit dia harus tetap tegar di depan Istri nya sendiri


"sholat dulu yuk udh Adzan Zuhur nih"ucap Iqbal untuksedikit mengibur Hilwa


Hilwa hnya menganggukan kepala nya dengan lunglai Hilwa turun dari brankar untuk menuju kamar mandi namun tubuh Hilwa yg lemah dia hampir jatuh untung saja Iqbal siaga terus berada di sisi istri nya


setelah Hilwa bersih bersih Hilwa pun juga mengambil air wudhu lalu pada saat Iqbal ingin mendekat


"jangan aku mendekat aku sudah wudhu"ucap Hilwa dengan lirih dan Iqbal pun mengangguki nya


setelah Hilwa keluar Iqbal pun masuk kedalam kamar mandi setelah selesai


"kita sholat di sini saja yah tubuh mu masih dalam keadaan lemah aku tidak mau terjadi apa apa terhadap mu"ucap Iqbal dengan penuh rasa tanggung jawab


"ya, tapi dimna mukenah ku?"tanya Hilwa


"sebentar " Iqbal pun membuka tas ransel milik nya sebenar nya itu dia baru membeli pada saat sebelum Hilwa bangun


"nih kamu pake aja itu untuk mu dari aku"ucap Iqbal

__ADS_1


setelah Hulwa menggunakan mukenahnya mereka pun sholat berjamaah


^iri jasa sumpah^


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


hai hai semua jangan lupa like komen, share and follow

__ADS_1


tetap jaga kesehatan jangan lupakan makan mu tetap happy kiyowo babayyyy


__ADS_2