Iqbal Rajendra

Iqbal Rajendra
curhat


__ADS_3

setelah percakapan itu Iqbal pun menghampiri putra nya


"helo boy assalamualaikum"ucap Iqbal dengan sedikit menepuk punggu Haikal


Saat ini Haikal berumur 14 tahun sedangkan Aisyah berumur 10 tahun


"ehh waalaikumsalam"ucap Haikal lalu menyodorkan tangannya Iqbal pun mengulurkan tangan nya dan Haikal mencium punggung tangan Iqbal


"kamu kenapa hmm?"tanya Iqbal dengan suara yang terlihat bahagia


"tidak apa apa daddy"ucap Haikal


"hmmm coba anggap saja aku ini teman curhat mu" ucap Iqbal dengan menepuk lagi punggung Haikal


"huhhhh"akhirnya Haikal menghela nafas nya


"aku bersedih aku bukanlah orang yang berbakat sepeerti Aisyah aku tidak memiliki bakat apapun aku merasa diriku jauh lebih tidak berguna dibanding adikku yang pandai menggambar"ucap Haikal dengan menghela nafas


Tiba tiba saja Iqbal hampir memukul wajah Haikal dengan tonjokan dan Haikal pun reflek langsung menangkisnya


"hmm tidak berbakat ya lalu ini apa?"tanya Iqbal yang ternyata sebenarnya hanya mengecek bakat Haikal dimana


Yang ternyata Haikal memiliki bakat sebagai sosok yang waspada dalam hal apapun


hal tersebut membuat Haikal tertunduk lalu Iqbal memeluk tubuh Haikal dan berkata


"kau akan aku daftarkan sekolah beladiri/ les beladiri" ucap Iqbal


"hah?"Haikal masih terkaget atas perkataan Iqbal


"iya aku ingin kau mengasah otak bela diri serta ke waspadaan mu terhadap sekitar dengan masuk salah satu les privat beladiri"ucap Iqbal yang membuat Haikal terkejut


"kau tidak akan bisa terkecohkan oleh musuh mu nanti jika kau terus menerus latihan agar kamu bisa melawan orang yang membully mu ingat kau memiliki adik yang harus kau jaga"ucap Iqbal


"dia tanggung jawab ku dan tanggung jawab mu" ucap Iqbal dengan tegas mengajarkan agar putranya ini menjaga adik kesayangannya


"aku sengaja tidak malakukan apapun terhadap istriku karena masa depan kau dan Aisyah yang aku fokuskan terlebih dulu dan aku selalu memantau mu walau tidak bisa bertemu aku akan memantau mu selaly ingat itu" perintah Iqbal

__ADS_1


"jangan macam macam terhadap perempuan karena bisa bisa itu terjadi pula terhadap adik mu sayang" ucap Iqbal yang tidak ingin putra pertamanya melakykan hal yang di luar nalar apapun


"aku hanya ingin kau fokus terhadap bakat mu aku tidak.mau jika kau terluka begitupun adik mu juga"ucap Iqbal


"aku berusaha untuk tidak pilih kasih karena umur kalian yang terpaut dekat aku tidak ingin salah satu dari kalian iri terhadap saudaranya sendiri karena itu hanya sia sia belaka" imbuh Iqbal


Lalu Haikal pun menganggukan kepalamya tanda hormat kepada Iqbal


"aku akan belajar dan mengasah otak ku"ucap Haikal dengan tegas dan sedikit berteriak


"semangatt"ucap Iqbal dengan mengangkat tangan nya dan tergenggam


Lalu Haikal pun mengikuti tangan Iqbal dan mereka pun akhirnya tertawa bersama


hal yang mereka lakukan ternyata di lihat oleh Hilwa yang terharu oleh Iqbal ternyata walaupun Haikal bukan lah putra kandung nya tetap saja di menyayangi Haikal


Lalu Hilwa pun menghampiri mereka


"kak makan yuk nanti kalian kelaparan loh "panggil Hilwa


Haikal pun menoleh lalu meluhat Hilwa dengan tatapan heran


"ini istri ku kau bisa memanggil nya dengan sebutan mommy"ucap Iqbal


Lalu Haikal pun berdiri dan bertanya


"apakah aku boleh memeluk mu?"tanya Haikal demvan polos


" boleh dong sayang sinii"panggil Hilwa dengan merentangkan tangan nya


lalu Haikal langsung memeluk tubuh Hilwa


"mommy "panggil Haikal


"kenapa sayang?"tanya Hilwa merengangkan sedikit pelukan nya


"mommy cantik sekali"ucap Haikal dengan jujur

__ADS_1


" makasih sayang" ucap Hilwa kembali memeluk tubuh Hilwa


"apaaan kau?"tanya Iqbal membuat Hilwa serta Haikal terheran heran


"kenapa kak?"tanya Hilwa


"dia istriku tidak ada yang boleh memuji nya cantik selain aku"ucap Iqbal yang seperti nya tidak terima istrinya di puji oleh anak nya sendiri


"ahahhaa "mereka berdua tertawa atas ucapan Iqbal yang menurut mereka lucu


"ya sudah kalian makan gih emang nya tidak lapar?" tanya Hilwa


"daddy ma tidak pernah merasakan lapar mom"ucap Haikal membuat Hilwa heran namun membuat Iqbal kesal


"apa kau ini aku juga manusia yah bisa memiliki rasa lapar"ucap Iqbal


"memang seperti apa?"tanya Hilwa dengan heran


"bukti nyaa pada saat 2 tahun lalu daddy mengerjakan tugas kuliah nya dari pagi sampai sore tidak sama sekali turun untuk sekedar makan tapi daddy langsung sambung hingga malam bukan kah itu harus menahan lapar?"tanya Haikal


"kau tidak kmu tahu ini menyimpan banyak sekali makanan di kamarku bahkan aku memiliki kulkas sendiri"ujar Iqbal dengan sombong


"yeee daddy sangat sombong"ucap Haikal yang membuat Iqbal kesal lalu mengejar Haikal hingga akhinya masuk kedalam rumah


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Haloo semua Assalamualaikum apa kabsr nih keluarga Rajendra semoga baik baik aja jangan lupa tetap jaga kesehatan agar tidak mudah sakit


__ADS_2