
"gak daddy, tapi aku sudah lapar aku dari siang blum makan apapun karena tugas ku banyak sekali"ujar Tasya dengan wajah cemberut
Setelah Tasya makan mereka pun berbincang hangat
"lain kali kau harus bisa masak biar nanti suami kmu makan makanan yang kamu buat"ujar daddy
"aku bisa masak semua daddy cumn tadi bahan makanan di rumah kosong"ucap Tasya dengan wajah kesal
"ohh mommy lupa beli bahan makanan jadi stok dirumah habis"ucap mommy dengan terkekeh
"tuhkan tadi cuman ada indomie coba"ucap Tasya yang masih kesal dengan sang Daddy
"tadinya aku mau makan indomie cuman nanti di omelin mommy"ucap Tasya
"kan bisa kau ke caffe atau restoran"ujar daddy mulai kesal
"males ngeluafin duit "ucap Tasya dengan santai nya membuat daddy kesal
Pletak
Daddy pun akhirnya menyentil dahi Tasya sedikit kencang dengan perasaan kesal yang membara
"lalu untuk apa kau membayar taksi hah?"tanya daddy degan wajah kesal
"mommy daddy nya momm"ucap Tasya dengan manja
"sudah kalian berdua ini jarang bertemu tpi sekalinya bertemu pasti bertengkar"ujar mommy Citra dengan wajah kesal
"maaf mom/sayang"ucap daddy Ahmad dengan Tasya bersama
"oh iya mom dad , gimana keadaan Haikal dan Aisyah?" tanya Iqbal yang membuat ketiga adik kakak itu. Terheran heran
"baik kok bahkan Aisyah mendapat juara ke 1 pada saat lomba menggambar 2 hari yang lalu" ucap mommy yang membuàt Iqbal menepuk dahinya karena bisa bisa dirinya lupa kalau Aisyah anak angkat nya melangsungkan lomba menggambar 2 hari yang lalu
"kak Aisyah siapa?"tanya Hilwa dengan wajah heran
"ohh Aisyah anak aku"ucapan Iqbal membuat hati Hilwa sedikit terkoyakan
"jangan salah paham dia itu anak angkat ku" ucap Iqbal kembali
__ADS_1
"anak angkat?"tanya Hilwa kembalu dengan wajah heran nya
"iya aku mengangkat dua orang dia laki laki dan perempuan mereka adik kakak yang tak lain Haikal serta Aisyah, mereka berdua aku angkat karena pada saat itu aku bertemu dengan mereka pada saat aku sedsng berada di caffe ku dia melihat caffe ku dengan perasaan lapar "ucap Iqbal
hal tersebu membuat semua orang terdiam
"lalu aku pun mengajak nya makan disana dan tak lama aku membujuk mereka akhirnya mereka pun mau makan di caffe milik ku "ucap Iqbal yang mengingat masa lalu nya pada saat bertemu dengan kedua anak kecil laki laki dan perempuan yang tak lain adalah Haikal dengan Aisyah
"lalu setelah itu kakak mengangkat mereka menjadi anak mu kak?"tanya Hilwa
"iya betul sekali"ucap Iqbal dengan lembut
"besok kita ke mansion ya mom aku mau bertemu dengan mereka" ucap Iqbal
Lalu mereka semua pub mengangguk di ikuti oleh Prito serta Arthur
...****************...
tak terasa waktu begitu cepat berlalu hingga saat ini menujukan pukul 8 pagi mereka pun berangkat ke mansion Rajendra
setelah di sambut oleh para maid Iqbal pun mendatangi putri kecil nya Aisyah
"dadddyy "panggil Aisyah lalu berlari mengejar Iqbal dan memeluk tubuh kekar Iqbal
"iya dong daddy oma kasih aku makan banyak banyak"ucap Aisyah dengan happy
"daddy aku mau turun "ucap Aisyah lalu Iqbal pun menurut dan menurun kan tubuh mungil namun montok itu
Dan Aisyah pun mendatangi Hilwa dan berkata " ini mommy kah?"tanya Aisyah dengan mata berbinar
"iya sayang itu mommy mu"ucap Iqbal lalu Hilwa pun mengangkat tubuh Aisyah
"kamu cantik sekali nak" ucap Hilwa melihat Aisyah yang mengeggunakan kaus panjang serta rok panjang dan hijab kecil nya
"iya dong mommy tau gk?, baju ini di beliin daddy looh bagus kan?"tanya Aisyah dengan happy
"bagus sekali nak " imbuh Hilwa
"terimakasih mommy, nanti kalau mau beli baju yang bagus bilang daddy trus suruh daddy yang pilihin pasti bagus"ucap Aisyah dengan polos
__ADS_1
Blushh
Wajah Iqbal pun memerah seperti tomat lalu di sadari oleh Prito dan berkata
"wajah mu mengapa seperti tomat?"tanya Prito dengan mengejek
"a-apa tidak kok"ucap Iqbal yang tiba tiba saja menundukan kepalanya berusahaa agar menutupi wajah nya
"itu pipi mu merah seperti itu bukan kah seperti tomat?"tanya Prito dengan menggoda Iqbal yang semakin malu karena terus menerut di ejek oleh sahanat karib nya itu
"tidak kok "ucap Iqbal
Lalu daddy pun berkata
"sudah lah Prito sudah tau dia sedang mengalami babby blues"ucap Daddy meledek Iqbal
Hal tersebut membuat Iqbal melotot kaget dengan wajah nya yang masih memerah
"apaan sih dad jangan seperti itu deh" ujar Iqbal dengan kesal karena terus menerus di pojokan oleh orang yang berada di rumah itu
"ahahahhahahhaha"semua pun tertawa atas ucapan Iqbal yang. Kesal karena dirinya di pojokan seperti itu
Seperrti maksudnya adalah berarti mereka telah membuat orang yang terkenal sangat dingin di keluarga ini akhirnya merasakan malu
"sudah sudah kita makan yoo Ais laper"ucap Aisyah yang tak tega melihat daddynya terus menerus di ejek
mereka pun akhinya menganggukan kepala dan mulai berjalan menuju dapur
Namun sebelum sampai dapur Iqbal melihat ada Haikal yang duduk di luar dan pinggiran kolam, hak tersenut membuat Iqbak ingin betemu langsung dengan putra angkat nya itu
"sayang akmu makan dulu ya daddy mau bertemu dengan kak Haikal dulu ya"ucap Iqbal dengan lembut dan Aisyah pun mengangguki nya
" temani dia daddy dirinya akhir akhir ini sering melamun tak jelas " ucap Aisyah yang berlagak seperti orang dewasa
"iya sayang makanya daddy ingin bertemu dengan kak Haikal dulu ya kamu makan dulu saja sama semuabya nanti kalau kalian sudah selesai duluan tidak papa kok nanti kami berdua akan makan bersama"ucap Iqbal dengan lembut membuat Hilwa membantin
"mengapa jiwa nya seperti seorang ayah sekali" batin Hilwa yang semakin bersalah tidak memberikan hak batin Iqbal mamun memang itu permintaan Iqbal sendiri walau Hilwa sering menawarinya tetap saja jawsban nya
Selalu seperti ini
__ADS_1
"aku hanya ingin mengenal mu lembih dekat dan lebih dalam lagi aku pun tidak akan mengkhianati mu" hanya itu yang selalu di katakan oleh Iqbal sekarang Hilwa mengerti ternyata Iqbal pun harus merawat Putra dan Putri angkat nya agar bisa mendaatkan kasih sayang dirinya walau masih kurang menurut Iqbal
Wow apa yang du sembunyikan oleh Iqbal yaa apa juga yang di renungkan oleh Haikal