
setelah pembicaraan itu mereka pun akhirnya memutuskan untuk melaksanakan solat dzuhur berjama'ah di karenakan sudah memasuki azan Dzuhur setelah itu mereka pun makan siang
setelah makan siang mereka pun kembali berbincang sebentar mengenai kampus mereka
"kalian masuk jurusan apa?"tanya Iqbal kepada mereka bertiga
"aku satu jurusan kok sama kakak Manegemen"ucap Hilwa dan di angguki oleh Iqbal
"kalau aku Perguruan tinggi"ucap Nazwa
"ohh kamu mau jadi guru yah?"tanya Arthur
"iya kak"ucap Nazwa
"kalau aku perguruan tinggi" ucap Karina
"kamu mau jadi guru juga"tanya Iqbal
"iya kak bener"ucap Karina dengan bersemangat
Setelah itu mereka pun memutuskan untuk beristirahat karena malam ini mereka kembali melakukan doa untuk kedua orang tua keluarga Narendra yg meninggal dunia mereka harus memperbanyak istirahat mereka agar mereka bisa melakukan doa dengan sungguh sungguh, tenang tanpa rasa kantuk yg menyerang
...****************...
Setelah satu minggu mereka menjalankan itu semua dengan baik mereka pun mulai terbiasa dengan hidup tanpa orang tua melainkan hidup dengan suami mereka masing masing walau pun mereka masih hidup di rumah keluarga Narendra mereka tetap bahagia karena mereka masih bisa berbincang bersama
__ADS_1
hari ini pagi pagi sekali mereka berangkat bersama dengan Iqbal menggunakan motor kesayangan nya membonceng Hilwa, Arthur menggunakan motor ny dengan membonceng Nazwa, dan Prito pun sama mereka
beberapa saat kemudian mereka pun sampai untung mereka mendapatkan kampus yg sama hanya berbeda fakulitas saja
"assalamaualaikum "ucap Hilwa kepada Iqbal
"waalaikumsalam"ucap Iqbal seraya mengusap lembut kepala Hilwa
"aku masuk kelas dulu ya kak, assalamualaikum"ucap Nazwa kepada Arthur seraya mengulurkan tangan
"iya hati hati ,waalaikumsalam" ucap Arthur lalu dia mengulurkan tangan nya pula dan di kecup lembut oleh Nazwa
"kakak aku mau belajar dulu aku duluan yah, assalamualaikum"ucap Karina kepada Prito
"waalaikumsalam"ucap Prito seraya mengecup lembut kening Karina
...****************...
Bel istirahat pun berbunyi
Hilwa memutuskan untuk ke perpustakaan sedangkan adik adiknya memutuskan untuk pergi ke kantin
Pada saat kedua adik nya sudah sampai di kantin dan mereka bertemu dengan Iqbal Prito dan Arthur lalu hanya dengan isyarat mata Iqbal pun mengerti apa yg telah di katakan oleh salah satu adik nya terbernama Karina yg memberi isyarat kepadanya untuk pergi ke perpustakaan karena saat itu dirinya pun sudah kenyang dia pun meninggalkan kantin untuk pergi ke perpustakaan hanya untuk mencari Hilwa sang istri kecil ny
Beberapa saat kemudian akhirnya Iqbal sampai di tempat yaitu tempat dimna Hilwa berada yaitu perpustakaan tanpa berfikir panjang Iqbal pun langsung masuk kedalam dan mencari Hilwa dan menemukan Hilwa sedang berusaha untuk mengambil sebuah buku
__ADS_1
Namun karena tingginya hanya mencapai 170 cm sedangkan Iqbal mencapai 183 cm dia pun masih tidak sampai untuk mengambil buku dengan ketinggian 190 cm dan sebelum Iqbal membantu Hilwa dia pun menyenderkan tubuhnya derasanya menyilangkan tangan nya lalu dia pun memilih untuk melihat bagaimna caranya Hilwa agar bisa mengambil barang tersebut
namun dia pun melompat lompat dan sama saja tidak sampai dan akhirnya Hilwa pun kaget karena ada sesosok tangan yg sedang mengambil barang yg dia ingin kan dia pun melihat kearah tangan yg mengambil barang dia pun terkaget
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Hei siapa yahh ahahhaha semoga kalian suka