
saat Hilwa melihat tangan tersebut dia pun kaget karena di samping nya sudah ada Iqbal yg sedang membantunya
"lain kali klo mau minta tolong tuh bilang aja"ucap Iqbal dengan sedikit keras membuat Hilwa melotot
"jangan berisik" ucap Hilwa dengan lirih namun menggunakan tekanan di setiap kata nya
"hmm"ucap Iqbal yg seketika dingin
'hiss knp dia coba yg marah harusnya, kan aku yang marah ' batin Hilwa dengan kakinya sedikit di hetak hetakan kelantai karena kesal dengan Iqbal dia pun pergi dari hadapan Iqbal dengan rasa kesal yg membara
beberapa saat kemudian waktu menunjukan sudah kembali masuk
setelah melewati beberapa mata pelajaran mereka pun di perbolehman untuk pulang setelah sampai di rumah mereka di kejutkan oleh datangnya keluarga dari Iqbal
Namun ya karena perempuan terkadang tidak akan berbicara kepada laki laki yg sudah membuat nya kesal setengah mati dia pun hanya mendiamkan Iqbal hingga akhirnya sampai di rumah Hilwa hanya menyapa dan mencium tangan kedua orang tua Iqbal lalu dia pun berlalu begitu saja pergi ke kamarnya tanpa menyapa Iqbal seperti biasanya
hal tersebut membuat kedua orang tua Iqbal heran dan merekapun melihat Iqbal yg sedang duduk di samping mereka dengan tatapan yang datar
"kalian berdua kenapa?"tanya Mommy
"gpp mom"ucap Iqbal lalu dia pun berlalu pergi ke dapur untuk menegak segelas air dingin
Pov kepada kedua orang tua Iqbal
"mereka knp nak?"tanya mommy kepada Arthur dan Prito
"kami tidak tahu mom" ujar Arthur dan Prito
"karena sewaktu kejadian kami berempat sedang berada di kantin sedangkan Hilwa dan Iqbal sedang berada di perpustakaan"ucap Nazwa kedua orang tua Iqbal pun menganggukan kepala mereka
__ADS_1
"Iqbaaalll"ujar Daddy Ahmad dengan suara yg lantang dan sedikit berteriak
"apasih dad"ujar Iqbal dengan kesal pada saat sudah sampai di depan kedua orang tuanya serta Arthur , Prito ,Nazwa ,dan Karina
"kamu kenapa seperti anak anak ?"tanya daddy Ahmad dengan keras
"apa maksud daddy?"bukanya menjawab justru dia malah marah kepada sang daddy
"panggil istri mu"ucap Mommy dengan tegas kepada Putra nya
"ya"ucap nya dengan malas
"cepat Iqbal"ujar mommy dengan tegas yang membuat Iqbak berlari kecil untuk pergi menuju kamarnya
Dan dia punmembujuk Hilwa untuk keluar dan menemui kedua orang tua Iqbal
" Awa "panggil Iqbal dengan seraya mengetuk pintu kamarhya dengn pelan
Setelah 3 kali ketukan barulah Hilwa keluar dengan muka masam
"turun yo udh di panggil mommy dan daddy tadi"ujar Iqbal
Setelah mereka sampai di ruangan Tamu mereka pun di sambut dengan omelan mommy
"kamu ini Iqbal knp kau membuat Istrimu ngambek hmm?"tanya Mommy dengan keras
"emm maaf mom, aku membuatdia menjadi marah"ucap Iqbal dengan tertunduk lesu
"minta maaf sama istrimu, kau telah mengecewakan nya" ujar mommy kepada Iqbal dengan tegas
__ADS_1
"kau jangan mengajarkan adik adik ipar mu untuk berbuat hal seperti itu"ujar mommy lagi dengan keras
"minta maaf lah kepada istrimu, jangan sama mommy"ujar mommy kepada sang putra bertujuan agar putra nya tidak melakukan hal yang sangat fatal
"maafkan aku ya Hilwa "ucap Iqbal dengan lirih
"iya"ucap Hilwa lalu Iqbal pun memeluk erat tubuh Hikwa dan di balas oleh Hilwa
"lain kali jangan seperti itu kamu juga Iqbal jangan berbuat seperti anak anak" ujar mommy seraya mensarkas
"iya mom"ucap Iqbal dengan tertunduk lesu
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Apa kabar bestie babay