
“Iblis Hijau, cepat selesaikan urusan mu, dan jangan lupa perjanjian kita sebelumnya!” kata Saudari Anggur terdengar sedikit kesal.
“Tentu saja.” Saudara Hijau buru-buru mengangguk, dan bergegas menghampiri Affan.
Di depan Affan dia berkata dengan sungguh-sungguh: “Lord Dogin, aku tahu kamu bisa melihat niatku. Jadi tidak perlu bicara panjang lebar. Sebagai imbalan atas kerjasama kita, Api Kecil ini, bersedia menjadi pengikut setia Lord Dogin.”
Memang Affan dapat melihat keinginan Saudara Hijau, tapi ada apa dengan menjadi pengikut setia?
Setelah berpikir dan tidak mendapat jawaban, Affan mau tidak mau berkata setengah bertanya: “Ada apa dengan menjadi pengikut setiaku? Jika kamu ingin mendapat bantuan dariku untuk menemukan tempat tinggal baru yang aman, tidak perlu melalui banyak kesulitan.”
Saudara Hijau sedikit menciut dan bertanya dengan sedih, “Apakah Lord Dogin tidak ingin mengambil Api Kecil ini sebagai Api Sejati pertamanya?”
“Apa?” Affan terkejut mendengarnya, “Kamu jangan bodoh! Jika aku memurnikan mu, bagaimana caramu hidup!?”
__ADS_1
Menurut ingatan Fan Fan, Api Sejati hanya bisa di kuasai bila api itu sudah di murnikan dan sepenuhnya menyatu dengan Core Mahkluk Jiwa. Perkataan Saudara Hijau, sama saja dengan membiarkan dirinya di bunuh.
Selain itu, Affan tidak sedang ingin mengembangkan Api Sejati. Toh, bola api Tesla nya sudah sangat kuat, jika di tumpuk lagi dengan efek api Sejati bisa bahaya jika di gunakan dalam pertempuran tim.
Mendapat metode Penguatan fisik Soul Beast, jauh lebih penting daripada menguasai Api Sejati.
Melihat Saudara Hijau yang melayang di udara, Affan terkejut menemukan pihak lain nampak memandangnya dengan tatapan penuh pengertian. Membuat Affan tanpa sadar merasa terhina.
“Hah, katakan padaku apa yang kamu mau? Aku sedang sibuk!” Akhirnya Affan berkata tergesa-gesa.
“Benarkah?” Affan mengangkat alis dan berkata, “Tapi saat ini, aku tidak membutuhkan Api Sejati. Tetapi jika kamu mau, aku bisa memberimu kesempatan untuk menjadi Api Sejati Majikan ku.”
“Majikan Lord Dogin?” Saudara Hijau tanpa sadar tertegun, “Itu majikan Tuan! Apakah beliau benar-benar mau menerima Api Kecil seperti ku.”
__ADS_1
“Ck!” Affan berdecak jijik melihat Api Hijau yang menjadi Insecure. Kemudian berkata: “Sudah aku katakan kalau aku hanya memberimu kesempatan. Apakah Tuanku ingin menerima mu sebagai Api Jiwanya atau tidak. Itu urusannya.”
Berhenti sebentar, Affan melanjutkan, “Tapi ada satu hal yang perlu kamu ingat. Tuanku baru saja terlahir kembali, jadi kekuatannya sangat lemah. Tapi di masa depan ketika kekuatannya kembali, dia akan menjadi Mahkluk Jiwa terkuat di seluruh Daratan Jiwa ini.”
Saudara Hijau terpesona mendengar-nya, Makhluk Jiwa yang bereinkarnasi? Pencapaian itu hanya dapat di miliki oleh keberadaan yang telah berhasil menjadi Dewa Jiwa.
Keberadaan Legendaris di Daratan Jiwa. Dengan catatan mitos sebagai penguasa dunia.
Tetapi melihat sikap acuh Affan, Saudara Hijau berspekulasi kalau dirinya benar-benar tidak berharga, tapi masih saja diberi keberuntungan begitu.
Dengan tekad baru dalam hati, Saudara Hijau berjanji, “Lord Dogin, aku bersedia mengambil kesempatan ini. Dan berjanji tidak akan menjadi beban bagi Lord Dogin dan Majikan.”
Melihat sikap patuh Saudara Hijau, Affan mengangguk puas. Bersama Api Jiwa yang bersedia membuat kontrak jiwa untuk sang Majikan, kekuatan Fan Chuyi pasti akan meningkat lagi.
__ADS_1
Setelah Fan Chuyi menjadi Master Jiwa kelas atas, tempat tidur yang empuk sudah pasti menjadi miliknya. Affan tidak sabar untuk menikmati kebahagiaan menjadi peliharaan Nyona kaya.
“Sangat bagus.” Affan berkata saat melangkah menuju arah Tanah Berburu, “Kalau begitu silahkan ikuti aku.”