Istri Kedua Kesayangan

Istri Kedua Kesayangan
PERJODOHAN


__ADS_3

kelanjutannya...


Naila yang kesal karena rambutnya di Jambak mulai emosi...Naila memukul Kayla sampai babak belur...


para bodyguard yang sedari tadi hanya diam, saja langsung menghampiri Naila dan ingin memukulnya...


"bugg"


Naila dipikul di bagian perut.


tapi bagi Naila itu biasa saja, lalu Naila memukul semua bodyguard sampai babak belur, bahkan ada yang pingsan... semua orang yang menyaksikan langsung bengong, bagaimana gadis bertubuh kecil itu memukul orang dewasa dengan sangat ganas...pikir mereka.


Naila berlalu pergi begitu saja tanpa beban, justru Naila malah tersenyum sendiri... begitulah Naila berbahagia di atas penderitaan seseorang.


Aditiya yang baru sampai, melihat istrinya babak belur, malah ingin tertawa tapi dia urungkan niatnya itu, bagaimana tidak riasan yang dipakai Kayla  bahkan terlihat seperti badut, dengan wajah yang lebam.


"sayang" ucap Aditiya lembut sambil membantu istrinya berdiri.


"balaskan dendamku pada gadis tengik itu" rengek Kayla, sambil menunjuk gadis yang sedang berjalan tanpa beban itu.


"apa dia yang memukulmu" kata Aditiya, soalnya Aditiya tidak percaya, bagaimana gadis kecil itu bisa memukul orang dewasa sampai babak belur begini.


"tentu saja" jawab Kayla ketus.


Aditiya langsung menghampiri Naila, gadis yang memukul istrinya dan bodyguard nya.


"hey kau" teriak Aditiya pada Naila.


Naila langsung menoleh ke arah sumber suara itu...


jlebb.

__ADS_1


tiba-tiba Aditiya merasa panas dingin ketika melihat Naila...


"hai om" ucap Naila membuyarkan lamunan Aditiya.


"hai" Jawab Aditiya tanpa sadar.


"tunggu apa om, kau memanggilku om" kata Aditiya kesal.


"iya" jawab Naila singkat.


tiba-tiba handphone Naila berbunyi, dan tertera nama ayah angkatnya itu... Naila langsung berlari meninggalkan Aditiya yang masih bengong di tempat.


"dah om" ucap Naila sambil berlari kencang...


Naila berlari karena telepon dari ayahnya, Naila tau jika ayahnya yang menelpon pasti ada masalah di rumah.


Aditiya POV


astaga ingat dit lo udah nikah ), ucap Aditiya dalam hati.


Aditiya pun menghampiri istrinya.


Dikediaman ****Wijaya****.


"terimakasih... karena sudah mau bekerja sama" ucap pak Rendi, sambil berjabat tangan.


"sama-sama pak...lagi pula kerja sama ini juga menguntungkan" kata pak Mahendra, dibalas senyuman oleh pak Rendi.


skipp Naila sampai di rumah.


"ada apa kau menelponku" ucap Naila tutup poin.

__ADS_1


"bersikaplah sopan, dan sapalah om Mahendra rekan bisnis papa" tegur pak Rendi.


"oh, hallo om kenalin aku Naila pembantu dirumah ini" ucap Naila di iringi tawa.


"Naila" bentak papa Rendi.


"haha, anakmu lucu sekali ren" kata om Mahendra sambil tertawa.


Mahendra yang tau sifat Naila, karena Rendi Sudah menceritakan semua tentang Naila , Mahendra merasa Nayla yang paling cocok untuk jadi menantunya.


"lalu aku disuruh kesini untuk apa" tanya Naila ketus.


"hmmm" pak Rendi menarik nafas.


"papa telah menjodohkanmu dengan anak om Mahendra" kata pak Rendi.


"apa... tidak aku tidak mau" tolak Naila lantang.


"tenanglah, lagi pula ini akan menjadi pernikahan sementara" jelas pak Rendi.


"maksudnya" tanya Naila.


"pernikahan ini hanya sebatas kontrak kerjasama selama 2 tahun, setelah itu kau bisa bebas meminta cerai" jelas pak Rendi.


"apa kau mau nak, om nikahkan sama anak om, meskipun anak om sudah menikah, hanya saja tidak bisa mempunyai anak" kata om Mahendra sedih.


"gak, lagi pula apa keuntungan ku" tolak Naila, Naila memang tidak menyukai orang yang sudah menikah, apalagi Naila akan dijadikan istri kedua, harga dirinya pasti akan turun.


lanjut ...


mohon dukungannya 🙏.

__ADS_1


__ADS_2