
lanjutannya...
"iya gpp kok bik..." kata Naila dengan tersenyum paksa...( gpp apanya, encok pinggang gw tau gak )... sambung Naila dalam hati.
" yasudah, saya kebawah dulu ya non" pamit bik Rina, dibalas anggukan oleh Naila.
skipp.
di meja makan.
" lama banget sih" keluh Kayla,...ya mereka dipaksa pak Mahendra agar menunggu Naila turun, untuk sarapan bersama.
pak Mahendra dan Aditiya hanya diam saja, mendengar keluhan Kayla.
"tap...tap...tap" terdengar suara langkah kaki yang mendekat ke arah meja makan... tiba-tiba suasana menjadi sunyi...dan tiba-tiba...
"eloo" kata Naila sambil melotot ... dengan cepat Naila mengganti ekspresi wajahnya agar terlihat biasa-biasa saja...ya meskipun tadinya dia terkejut.
" kamu..." kata Aditiya bersamaan dengan Kayla, mereka berdua juga terkejut.
" Naila duduklah" kata pak Mahendra menengahi...lalu melirik anak dan menantunya agar mereka kembali duduk...
isi hati masing-masing...
"( jadi gw nikah sama om-om kemarin )"
kata Naila pasrah...
__ADS_1
"( menarik )" kata Aditiya...
"( jadi wanita sialan ini...lihat saja kau akan bertahan sampai mana..)" kata Kayla dengan senyum sinisnya.
skipp.
acara makan malam dipenuhi dengan hawa dingin, dan tatapan tajam masing-masing, tidak ada satupun yang berbicara...
pak Mahendra hanya geleng-geleng, melihat mereka yang tidak akur...
" papa akan ke kantor... jaga diri baik-baik ya" kata pak Mahendra kepada Naila,.... dibalik ucapannya, dia memberi syarat kepada Naila, agar berhati-hati di rumah, karena ada dua makhluk berbahaya yang siap menerkamnya kapan pun dan di manapun...
" Ok" balas Naila dengan cepat...karena tahu maksud dari ucapan pak Mahendra.
flashback...
" sebelum itu om akan memberitahumu , tentang anak om" Naila mencoba untuk mendengarkan dengan baik ucapan pak Mahendra...
"kok bisa om" tanya Naila.
"om juga tidak tau, mungkin karena cintanya yang besar kepada kayla, jadi sikap Kayla menurun kepadanya..."
"segitunya ya om"
"hahaha....om hanya bercanda, mana mungkin karena cinta sikap seseorang berubah"
"om mohon sama Naila, Jangan pernah meminta cerai ke anak om sebelum masa kontrak berakhir... hanya itu harapan om"...."dan Naila mungkin tidak akan bisa bebas dirumah om"
__ADS_1
"emang kenapa om"
"Aditiya dan istri nya, pasti akan membuatmu tidak betah... mereka akan melakukan berbagai macam cara agar kau pergi dari rumah...jika itu terjadi om mohon bersabarlah selama 2 tahun"
"baik om"
"anak pintar"
kembali.....
pak Mahendra pun pergi...
" cih menjijikkan" gumam Kayla yang masih bisa didengar Naila...Kayla langsung menggandeng tangan Aditiya, niatnya ingin memanas-manasi Naila...Kayla dan Aditiya pun berjalan meninggalkan Naila sendiri...
" kalau menjijikkan, ngapain didengar" cibir Naila langsung...lalu mendahului Aditiya dan Kayla...
"sialan" kata Kayla dalam hati, sedang kan Aditiya dia hanya memasang senyuman kecil....
Kayla kira Naila adalah gadis yang mudah ditindas.... dipermainkan dan diremehkan sepanjang waktu.....tapi siapa sangka, gadis didepannya memiliki mulut setajam pisau.
skipp.
di dalam kamar, Naila sedang menonton drakor favoritnya yang dipenuhi oppa oppa tampan pemikat hati wanita...
"yaah ternyata dia buaya" keluh Naila.
Naila sering berbicara sendiri ketika menonton drakor...dia pasti akan menghayalkan, menjadi gadis yang sedang direbutkan di drama...
__ADS_1
"apakah kau mencintaiku" kata seorang pria di dalam drama tontonan nya...
lanjut...