
ehmm,maafkan Nai ayah bunda jujur Nai juga sangat terkejut,dan ya Nai memang menjalani hubungan dengannya selama setahun ini dan ia melamar Nai satu hari yang lalu,rencana nya Nai mau bilang ama bunda sama ayah tapi tadi malam Nai kan jaga dan Nai tidak menemukan ayah dan bunda,maafkan Nai karena Nai tidak bilang sebelumnya jika ada seseorang yg melamar Nai.ujar Nai kemudian
huhu maafkan Nai ayah bunda Nai berbohong lagi.
Mendengar pernyataan sang putri bunda pun hanya tersenyum.
"Tidak apa apa sayang,bunda paham bunda ga marah kok,yg bunda ama ayah kesal kan itu kenapa kamu ga bilang dari awal supaya kami dapat menyiapkan segala sesuatunya"ujar bunda.
"Iya,kamu tau Nai calon suami mu itu adalah orang yg sangat berpengaruh di kota ini,itu juga yg membuat ayah dan bunda terkejut"sambung ayah.
"Iya yah bund,maaf sekali lagi karena tidak bilang kepada ayah dan bunda sebelumnya"
"Iya gapapa kok,sekarang kamu makan sana bunda sama ayah mau mempersiapkan segalanya"ujar bunda.
"Iya bund"Nai pun langsung pergi ke meja makan untuk makan,dan setelah itupun ia langsung ke kamar.
"Huh kenapa ayah dan bunda sepertinya kek seneng aku nikah ama laki laki itu ya,apa yg ia lakukan sampai bunda dan ayah tidak banyak tanya tentang dia"gumam Nai.
dret..dret.. suara handphone Nai,ia pun melihat siapa yg nelfon
"Siapa ini nomor baru,aku angkat ga ya hmm angkat aja deh siapa tau penting".
"Halo"
"Hei kenapa kau lama sekali ngangkat telfonnya"teriak orang di sebrang telfon sana.
Nai terkejut dia mengenal suara bariton itu ya itu adalah suara Xavier.
"Ma-Maaf Tuan,saya pikir siapa tadi"ujar Nai, huh kenapa dia selalu saja berteriak.batin Nai.
"hei kenapa kau selalu memanggil aku tuan,aku bukan atasan mu.
"oiya maaf sky,aku lupa,ada apa kenapa kau menelfon ku apa ada hal penting?"Tanya Nai
"Apa aku tidak boleh menelfon calon istri ku sendiri,bagaimana apa kau sudah mendengar dari orang tua mu?"tanya Sky
"Hmm,sudah apa kau semalam kemari?
"yaa,aku sudah menjelaskan ama orang tua mu dan orang tua mu tidak keberatan sama sekali jika kau menikah dengan ku,yaa secara aku ini terkenal"ucapnya bangga.
dihh mulai sombongnya astaga,Nai kembali berbatin.
"ehehe,iya sky kau bener"
"Bagaimana hari mu apa kau tidak ke rumah sakit hari ini?"tanya Xavier kembali.
haa dia tau aku bekerja dirumah sakit apa dia cenayang?oo astagaa aku lupa kalau ini Xavier yaa tentu saja sia tau.
"ehm aku hari ini masuk sore".
"benarkah, yaudah apakah kau tidak bertanya kembali kepada calon suami mu ini?"
"ehh iya maaf,bagaimana hari anda hari ini?"tanya Nai
"Sangat baik dan satu hari ini aku selalu memikirkan mu"ujar sky
what,apa gimana aku ga salah denger dimana gaya juteknya itu kenapa dia tiba tiba seperti ini,huh aku gabole baper,gabole baper pokonya bisa aja dia hanya mempermainkan ku,huh semua laki laki smaa saja,ucap nai dalam hati.
"Hei Asya apa kau mendengar ku?"tanya Xavier di sebrang sana karena tidak mendengar jawaban dari Nai.
"eh,iya makasi sky karena sudah memikirkan ku,hehe aku merasa sangat tersanjung"ucap Nai
"Benarkah,baiklah kalau begitu aku akan menutup sambungan ini,karena aku ada rapat"
__ADS_1
yes akhirnya,ucap Nai dalam hati dengan senang.
"baiklah"
"Hei apa kau tidak mengasi semangat kepada calon suami mu ini,tanya Xavier.
astaga banyak maunya sekali
"ehmm baiklah semangat sky semoga hari mu menyenangkan yaa"
"yaa, Terimakasih calon istri ku"dan sambungan telepon itupun terputus.
"huh astagaa dia itu kenapa sih aneh banget,kenapa dia kek jadi bucin,ihh mana mungkin dia bucin Ama aku,baiklah dari pada mikirin dia terus mending aku mandi"ucap Nai dan langsung berlalu ke kamar mandi.
.
.
.
Seminggu kemudian
Ini adalah hari pernikahan Xavier dan Naisya,didalam kamar Nai sudah terbalut dengan kain kebaya warna putih lengkap beserta riasannya,sementara dibawah sedang ada acar ijab Kabul,Nai pun mendengar suara Xavier menyebutkan namanya dengan lantang dan tidak lama kemudian kata kata sah pun terucap dari para tamu undangan yang hadir.
tanpa terasa air matanya pun terjatuh,dia tidak menyangka jika dia sudah menjadi seorang istri dari seorang laki laki yg tidak ia kenal.
tidak lama kemudian pun bunda,Naura dan pun masuk kedalam kamar
"Nai sayang,sekarang kamu sudah jadi istri orang sayang,bunda ga nyangka dulu bunda keknya baru aja gendong²kamu dan Sekarang kamu uda jadi istri orang saja"ucap bunda dan sesekali menyeka air matanya.
"Bundaa"ucap Nai sambil memeluk sang ibu dan ia pun terisak.
"Hei sayang jangan menangis,ini hari bahagia mu nanti riasan mu hilang loo"ujar bunda
Nai pun hanya mendengus kesal melihat sang adik.
"Yaudah kalau begitu ayo kita temuin suami kamu"ajak bunda
dengan dituntun bunda dan Naura Nai pun berjalan untuk menemui suaminya.
saat sudah sampai di dekat penghulu,semua mata memandang kagum dengan Nai,dan ia pun hanya bisa menunduk dan berjalan terus kearah suaminya berada.
sementara Xavier hanya memandang wanita yg sudah berganti status menjadi istrinya tersebut dengan lekat.
"baiklah kalau begitu mempelai wanita silahkan mencium tangan suami anda"ujar sang penghulu.
dan Nai pun langsung mengambil tangan Xavier dan langsung mencium tangannya dilanjutkan dengan Xavier yg mencium kening Nai lama
Nai merasakan hangatnya bibir Xavier di keningnya dan darahnya pun terasa berdesir hangat.
sementara Xavier berjuta juta kembang api seakan akan meledak ledak dalam hatinya saat wanita yg dicintainya itu sudah menjadi miliknya.
akhirnya aku sudah memiliki mu asya.batinnya
Xavier pun melepaskan ciumannya dan menatap wajah Nai dengan tersenyum yg juga menatapnya dan tatapan mereka bertemu cukup lama
Deg..
Nai merasa jantungnya melompat keluar,melihat penampilan laki laki disampingnya yg sudah menjadi suaminya,laki laki itu memakai pakaian dengan warna yang senada dengannya dan sangat menambah kadar ketampanan nya.
dan tatapan mereka pun terputus saat pak penghulu meminta mereka untuk menanda tangani buku nikah nya.
sesudah akad nikah selesai Xavier dan Nai pun langsung menemui para tamu yg mengucapkan selamat kepada mereka.
__ADS_1
"Naiii"teriakan cempreng dari seorang wanita yg sangat Nai kenal,yaa dia adalah Elena.
"selamat ya sayangkuu,huhu dah jadi istri sekarang baik baik ya lo jadi istri orang,ujar elena sambil memeluk sahabatnya
"makasii el,loe juga nyusul yaa,ujar Nai sambil membalas pelukannya.
"Doakan aja ya Nai,dan gue harap lu bisa bahagia,ujarnya kembali dan tersenyum,ia pun menatap ke arah Xavier yg dari tadi menatapnya dengan tatapan datar.
"ehmm tuan tolong jangan sakitin sahabat saya ya,awas aja kalau tuan sakitin dia aku ga segan segan bakal ngehajar mu aku ga perduli siapa kamu Tuan,aku titip sahabatku yaa jangan buat dia nangis,ujarnya sambil menatap tajam ke arah Xavier.
dan yg ditatap hanya menatap datar
"hmm,dia istri ku aku akan menjaga nya dengan baik,dan aku juga tidak akan membuatnya menangis"ujar Xavier.
"Baiklah aku pegang janji mu tuan"
astaga dasar wanita aneh,dia kira aku cowok apaan.
"yaudah Nai gue turun dulu yaa"dan dijawab anggukan oleh Nai.
"Apakah kau lelah?"tanya Xavier lembut.
"lumayan kaki ku pegel"ujar Nai.
"yaudah duduk lah dulu lagian acaranya sebentar lagi selesai"yaa mereka memang mengadakan acara akad saja yg didatangi oleh kerabat dan temen terdekat.
Dan tidak lama kemudian pun,acara sudah selesai Nai terlihat sedih kembali,karena dia harus berpisah bersama kedua orang tuanya,Xavier langsung mengajaknya pindah ke rumah nya dan Nai hanya bisa mematuhinya.
"Bundaa,ucap Nai sedih.
"Hei berhentilah menangis sayang anak bunda,ingat ya kamu harus jadi istri yang baik patuhi kata suami,dan layani suami kamu dengan baik oke?
"Xavier,bunda titip anak bunda bersama mu ya nak,jaga dia,sayangi dia, didiklah dia dengan baik"ujar bunda menatap ke arah Xavier.
"bunda tenang aja bund,Xavier pasti menjaga Asya dengan baik,Xavier janji"ucap Xavier yakin.
Nai pun hanya mengangguk,ia pun beralih ke ayahnya.
"Ayah,Nai pamit yaa ayah baik baik, ujarnya.
"Hei gadis kecil ayah sudah besar,kenapa nangis nanti jelek lo ayah pasti akan menjaga diri dengan baik,ingat ya sayang jadilah istri yang baik dan bisa menyenangkan suami,patuhi suami kamu karena saat ini surga mu berada pada dia,ingat jangan pernah membantahnya,ayah sangat menyayangimu sayang ayah"ucap ayah sambil memeluk putrinya itu.
"Nak Xavier,ayah titip putri kecil ayah,jaga dia,sayangi dia,dan jangan kamu biarkan air matanya keluar kecuali itu air mata kebahagiaan,jika kau sudah tidak ingin lagi bersamanya kembalikanlah dia kepada ku dengan baik, seperti kau mengambilnya dari ku,ujar ayah dengan mata yg berkaca kaca.
mendengar ucapan sang ayah Xavier tertegun dan terseyum
"ayah,vier janji gak akan membiarkan putri ayah sedih,dan aku juga akan menjaganya seperti ayah menjaganya,aku juga janji akan menyayanginya dan mencintainya sepenuh hati ku"ucap vier
mendengar pernyataan Xavier Nai tertegun,dan menoleh ke arah suaminya itu.
dan setelah acara perpisahan itu mereka pun langsung jalan menuju mansion tempat mereka akan tinggal.
Hai hai guyss...
gimana ni hari hari kalian semoga kalian senang selalu yaaa...
maaf kalau author up nya lama nih, soalnya author lagi gaada kuota huhu..
ini karya baru authorr dan aku harap kalian suka dan suport yaa supaya aku makin semangat..makasiii yang uda like dan nambah ke favoritt
jangan lupa
Like+Comen+Vote yaa supaya makin semangatt
__ADS_1