Istri Kesayangan Tuan Xavier

Istri Kesayangan Tuan Xavier
Bab 37


__ADS_3

Mentari pagi sudah bersinar tinggi,mungkin orang orang sudah pada melakukan pekerjaan masing masing,berbeda dengan sepasang suami istri yg masi damai dengan tidur nya.


Yaa Xavier dan Nai masih tertidur lelap dengan kondisi tubuh hanya di tutupi okeh selimut yg tebal dan posisi Nai membelakangi Xavier dan Xavier memeluk Nai posesif,tidak ada tanda salah satu dari mereka akan terjaga.entah sampai jam brapa semalam mereka bertempur.


Tidak lama kemudian salah satu dari mereka mulai mengerjapkan mata nya dan itu adalah Xavier. Sesaat Xavier menyesuaikan terlebih dahulu cahaya yg masuk dari sela sela gorden.


"uhh jam brapa sekarang, ucapnya sambil menahan pusing di kepalanya karena efek obat semalem.ia melihat ke arah istri nya yg masih tidur seraya membelakangi nya.terlintas kejadian tadi malam melintas di fikiran nya dan hal itu membuat nya tersenyum,karena ia lah laki laki pertama yg memiliki istrinya.


dan ia mengingat selesai percintaan nya Nai mengucapkan kata kata sayang untuk nya walaupun tidak terlalu jelas tapi ia yakin Nai mengucapkan nya walaupun pada saat itu dalam keadaan obat perangsang tetapi kesadaran nya masi ada.

__ADS_1


"Uhh aku sangat mencintai mu sayang,maaf jika aku menyakiti mu semalem, ucapnya seraya mengecupi bahu polos Nai dan menaikkan selimut Nai.


Ia memandangi wajah istrinya yg masi terlelap,"apakah kau sangat kecapekan sampai sampai belum terbangun huh?tanya nya dan terkadang sambil mencium pipi istri nya dan Ia merasa Nai gelisah akan segera bangun ia pun kembali memejam kan mata nya.


"Uhhh,suara lenguhan Nai dan tidak lama bola matanya pun mulai terbuka,ia melihat ke arah samping suami nya yg terlelap dan ia pun merasa malu karena teringat hal yg mereka lakukan semalem.sekarang aku sudah menjadi istri sesungguh nya,aaaa aku sangat malu,batin nya seraya menatap wajah tampan suami nya.


Ia teringat bahwa suami nya itu bermain dengan lembut walau dalam keadaan obat perangsang dan itu membuatnya tersenyum dan tanpa sadar ia mulai meraba buku bulu halus yg ada di wajah suami nya.


Nai yg sudah seperti maling yg tertangkap basah langsung gugup,"ma-maaf sky a-aku tidak tau kau sud ehmm!!ucap Nai terhenti saat Xavier membungkam Nai dengan bibir nya.dan ciuman pun baru terhenti saat Nai sudah kehabisan pasokan oksigen.

__ADS_1


"Morning kiss sayang,ucap Xavier dan seraya mengecup dan memeluk Nai.sementara Nai wajah nya sudah seperti kepiting rebus.


"Ehmm sky a-aku mau membersihkan diri dulu,ucap Nai seraya ingin keluar dari rengkuhan Xavier."hmm apa kau bisa berjalan sayang?kalau tidak bisa biar aku bantu ya,ucap Xavier dan berhasil membuat wajah Nai memanas.


"A-aku bisa Sky,dan Nai pun segera membenarkan selimut nya dan beranjak ingin turun dari ranjang.saat baru akan turun ia memekik kesakitan di daerah inti nya.dan Xavier yg melihat nya hanya bisa tersenyum dan tanpa fikir panjang langsung mengambil alih untuk menggendong Nai.


"kan aku sudah bilang sayang,ayo kita mandi.


"A-apa kita?"iya kalau mandi berdua kan lebih menghemat waktu dan aku juga dapat membantu mu,ucap Xavier dan Nai pun sudsh seperti kerbau cucuk hidung yang manut saja.

__ADS_1


dan Entah apalah yg terjadi lagi di kamar mandi itu wkwk


__ADS_2