
Dan tidak lama kemudiaan Nai sadar akan apa yg dia lakukan bersama Xavier sudah terlalu jauh pun,ia melepaskan diri dari ciuman Xavier.
Xavier menatap Nai mata nya sudah sayu menahan hasrat yg bergejolak.
"Ada apa,tanya Xavier.
"Maaf s-sky aku belum siap"ujar nya menunduk.
Xavier pun mengerti jika pernikahan ini mungkin dilakukan secara tiba tiba dan Nai belum ada rasa terhadap nya ia pun mencoba memahami.
Ia tersenyum dan mengecup kening Nai lama
"Tidak apa,aku mengerti"ujar Xavier sambil merengkuh Nai dalam pelukan nya.
Nai yg melihat Xavier seperti sedang menahan hasrat nya jadi merasa tidak bersalah,karena itu.
dia sangat menghargai ku,apakah aku harus berusaha membuka hati untuk nya,batin Nai didalam pelukan Xavier.
"Baiklah sekarang kau tidurlah dahulu,ucap nya sambil membaring kan Nai di ranjang,menyelimuti nya dan ia langsung pergi ke kamar mandi karna junior nya yg sudah on,terpaksa ia harus bermain dengan sabun di dalam sana.
sabarlah adik kecilku suatu saat kau pasti akan mendapatkan lubang mu itu, ucapnya.
Nai yg melihat Xavier masuk ke kamar mandi semakin merasa bersalah karena harus membuat suami nya tidak bisa menjalan kan hasratnya itu.
"Maaf kan aku Sky,aku takut dan aku hanya bisa memberi kepada orang yg aku cintai,ya tuhan tolong maaf kan aku"gumam Nay.
30 menit kemudian:
Xavier sudah menyelesaikan urusan nya dengan air dingin,ia melihat ke arah ranjang melihat istri nya yg seperti nya sudah terlelap sambil memunggunginya.
ia pun mendekat dan melihat ke arah istri nya itu dan mengecup kening istrinya sayang
"Maafkan aku, seperti nya aku terlalu cepat untuk meminta hak ku tapi bisa kah kau membuka hati untuk ku Asya?,percaya ga percaya aku sudah menyukai mu pada saat pertama kali kita ketemu,aku rasa ingin memiliki mu menjadi milikku
aku juga bukan tipe pria romantis Asya aku gabisa merangkai kata kata ku"gumam nya dan mencium lembut kening,dan permukaan wajah Nai.
ia pun merebahkan diri nya dan memeluk Nai dari belakang,tanpa ia sadari Nai sudah mendengar semua kata kata nya.
Nai tertegun dan melihat tangan Xavier yg melingkar di tubuh nya dan terpaan nafas yg ada di ceruk lehernya.
maaf sky maafkan aku,aku belum bisa membalas perasaan mu,batin Nai.
Keesokan harinya,Nai sudah bersiap untuk pergi kerja dan ia sedang sarapan bersama Xavier.
"Kamu pergi sama siapa nanti asya?tanya Xavier.
"aku pergi bersama sahabat ku Sky,ucap Nai.
"yg hari itu"tanya nya
__ADS_1
"Iya..
Setelah sarapan Nai pun mengantar kan Sky ke luar dan ia pun sambil menunggu El.
"Ingat kamu harus pulang sebelum aku pulang"Ujar Sky tegas.
"Iya sky"ucap Nai patuh
ia pun tersenyum dan menyodorkan sebuah kartu berwarna hitam kepada Nai.
"Ini,pakailah ini nafkah dari ku pin nya tanggal lahir mu"ujar Sky sambil mengasi sebuah kartu warna hitam pekat yg sudah dipastikan kartu itu adalah kartu tanpa limit.
"Baik Terimakasih sky"ujar nya dan menyalami sang suami dan sky pun mencium bibir serta kening Nai.
Si Ken yg melihat kemesraan tuan nya itu hanya dism seperti patung,Nasib jomblo yaa babang Ken wkwk
Nai pun melambai kan tangan nya saat mobil mulai melaju,dan tidak lama mobil Xavier keluar,Nai mendapatkan telepon dari sang sahabat yg kata nya sudah berada diluar gerbang.
Nai pun segera melangkah untuk keluar gerbang saat diluar gerbang ia melihat Mobil El sudah terparkir disitu,ia pun langsung masuk
"Hai el"ujar nya
"Nai ini rumah Suami lo gilak,ini mah bukan rumah tapi istana woii megah banget halaman nya aja luas nya minta ampun"Ujar El yg kagum melihat mewah nya mansion milik Sky.
"Iya,gue aja heran mewah amat lo tau didalam juga ada kolam renang yg luasnya aja uda kek hotel"ujar nya.
"tapi gue gajadi heran deh Nai soalnya lakik lo kan keluarga Axle"ucap El seraya menjalankan mobil nya.
"lu kenapa sih bocah lesu amat,abis brapa ronde emgnya lu tadi malam sampe lemas kek gitu"
"Pala lu otak lu itu ngeres banget deh el,gue belum ngelakuin sama Sky"ujar nya polos
"Apaa!!!"ucap nya memberhentikan mobilnya karena terkejut.
"Hei bocah lu ya asal aja sih kebiasaan kalau terkejut sukak banget deh berhentiin mobil mendadak,heran gue"ucap Nai sebal melihat sahabat nya itu.
"maaf gue kaget,lu serius lu berarti masi segel dong"ucap el dan kembali menjalan kan mobil nya
Nai hanya mengangguk mengiyakan.
"Wahh gilak lu emang nya lakik lu ga minta,oiya dia baik kan ama lu?
"Tadi malam kami hampir melakukan nya,tapi aku menghentikan nya,lo tau kan kalau gue nikah ama dia karena kejadian itu bisa di bilang paksaan,jadi gue takut kalau masalah dia baik ama gue dia baik sih baik banget malah,tapi gue nya aja yg belum siap membuka hati gue takut dia hanya mempermainkan gue el"jelasnya panjang lebar.
mendengar penjelasan sang sahabat el pun hanya mangut mangut mengiyakan
"Tapi kan Nai kalau dia emng baik coba aja buka hati,dan lu emng ada ngerasa gak kalau dia kek nunjukin kasih sayang nya ke elu gitu nah bisa jadi dia suka ama elu,jadi apa salah nya suami lo itu orang kaya Nai,dan yg gue denger dia itu susah buka hati dan tidak tersentuh ama wanita tapi dia menikahi lo, dan lo bilang dia baik ama lo bisa jadi dia punya perasaan ama lo jadi gue saranin buka hati lah untuk dia,lupain masa lalu lo ga semua laki laki gtu Nai"ujar El panjang lebar
Nai pun membenarkan apa yg dibilang el,suami nya itu emng sangat dingin dan tidak tersentuh ma wanita setelah masa lalu nya,ia pun mencoba mempertimbangkan ucapan el.
__ADS_1
"Iya el tapi gue harus apa"tanya nya bego
"heh yaa lo kasi perhatian lebih lah kek apa gtu,misalnya ya dia ngajakin lo becanda lo ladenin gtu Nai intinya mulai lah buka hati untuk dia,gue yakin kalau dia yg terbaik untuk lo mungkin cara kalian di pertemukan emng kurang baik tapi jangan pernah berfikir akan selama nya tidak baik"ujar El.
gue gamau Nai lu terus terusan begini,gue yakin Xavier yg terbaik buat lo,ucap El dalam hati sambil melirik ke arah sahabatnya itu.
Tidak lama kemudian Mereka pun sudah sampai dirumah sakit dan langsung pergi keruang kantor untuk absen dan segera ke ruangan nya masing-masing.
"Huh,akhirnya kerja lagi rindu banget ama ruangan ini rasanya padahal baru beberapa hari doang libur hehe,ujarnya sambil duduk ke kursinya.
dia pun memikirkan ucapan El di mobil tadi
Apa aku harus membuka hati ya buat dia,tapi aku takut dia akan mengkhianati ku,gumam nya.
"Hah sulit sekali untuk di fikiran lebih baik aku keliling aja deh"ucap nya dan berjalan keluar ruangan untuk berkeliling mengecek pasien.
saat diluar dia ketemu dengan perawat Desi yang kebetulan juga sedang berjalan ke arah ruangan nya.
"Hai kak Dess apa kabar?"sapa Nai
"Nai aku baik,gimana udah selesai kamu cuti nya kata el kamu pergi keluar kota"ucap Desi yaa tidak semua tahu tentang pernikahan Nai karena Nai menyembunyikan pernikahan nya hanya orang terdekat saja yg tau
"udah kak hehe, oiya kakak dari mana mau kemana? tanya Nai
"oiya aku hampir lupa aku baru saja dari ruangan bos kata nya hari ini setelah jam makan siang akan ads pertemuan dengan pemilik rumah sakit Nai"ucap Desi
"oo benarkah kak, jadi semua nya harus hadir kah kak?tanya Nai
"Iya Nai,kamu tau ga sih Pemilik rumah sakit ini ganteng banget masih muda tau huh pokonya ganteng deh gausah kan dia asisten nya saja ganteng banget"ujar Desi heboh
"oo kalau ganteng pacarin lah kak"canda Nai
"Hei mana mau dia ama aku aneh kamu,lagian dia itu orang kaya pasti kan kita yg orang biasa sadar diri aja lah yakan"ucapnya ketawa
"iya kak bener,hahaa"balas Nai
"yaudah Nai kalau begitu aku mau ke ruangan lain dulu ya mau beri tahu yg lain juga"ujar Desi
"oiya kak,makasi infonya ya kak Des"dan mereka pun kembali ke pekerjaan mereka masing-masing.
Hai hai guyss...
gimana ni hari hari kalian semoga kalian senang selalu yaaa...
maaf kalau author up nya lama nih, soalnya author lagi gaada kuota huhu..
ini karya baru authorr dan aku harap kalian suka,maaf kalau masi banyak typo yg bertebaran, danmakasiii yang uda like dan nambah ke favoritt
jangan lupa
__ADS_1
Like+Comen+Vote yaa supaya makin semangatt