
"Bujukbuset Rumah apa ini?!!penjaganya dimana mana udah gitu pada bawa pistol anjir"ucap andrea
Mereka disambut oleh Renok
"Selamat datang Nona,Tuan muda dan teman teman tuan muda"sambut Renok
"Ehh si Rangga pernah kesini?"tanya Raka
"Ngga sii cuma ini rumahnya Rangg"ucap Laras
"A...apa ini rumahnya Rangga?"ucap Dimas
Mereka kaget dan langsung melihat sekeliling mereka.Merek tambah terkejut saat melihat foto Laras Dan Rangga bersama
"Kalian melihat apa?"tanya Laras
"Oh itu aku kaya halusinasi liat Foto Kamu sama Rangga di situ"ucap Dimas sambil menunjuk arah foto
"Ohh itu yaa..kalian ngga lupa kan aku pindah sekolah karena ada tunanganku sekolah disitu?"ucap Laras
"Haaaa"saut mereka bersamaan
"Haa kenapa??? Rangga kan memang Tunanganku!?kenapa kalian kaget begitu?"ucap Laras
"Ga mungkin lahh masa kamu suka Rangga yang seperti it...."ucap Dimas yang langsung dihentikan oleh Laras
"Seperti itu gimana??Orang tua Rangga memang sudah punya janji untuk menikahkan Rangga dan aku!??"ucap Laras
"Lagian ini Rumah dan semua isinya itu punya Rangga lohh aku aja masih numpang disini dan perusahaan juga punya aku dan Rangga"ucap Laras
Sontak mereka terdiam marah dan malu.
__ADS_1
"Ban*sat kenapa si Rangga kaya banget!!!gawat banget jnagan sampai si Rangga balas dendam"batin Dimas
"Wahh Memang Rangga kaya ya?"ucap Fariz
"Tentu saja kalau tidak bagaimana bisa Rangga membeli Rumah seperti istana ini"balas Andrea yang tau maksud dari percakapan Laras
"Apa kalian gila!!kalian masih tidak tau apa kalo si Laras menyindir kita"batin Andrea
Mereka langsung memulai membuat drama.Yang membuat drama adalah Laras.
Judulnya adalah "Pangeran yang menyembunyikan statusnya"
Hanya andrea yang tau maksud dari drama yang dibuat Laras
"Wahh si Laras sudah mulai Rencana ini mah.gue juga harus baik baikin Si Rangga,kalau gue diapa apain si Laras bisa jadi pengemis gue"batin Andrea
"Wahh Laras ternyata bisa membuat Drama yang bagus"ucap Dimas sambil mendekati Laras dengan memuji
"Si Laras sombong lagi ini mah"batin Andrea
Laras tau bahwa andrea adalah satu satunya teman bagas yang tau maksud dari Laras.Laras melirik Andrea dan tersenyum sinis
"Ada apa Andrea??kenapa kau melihatku terus??bisa bisa matamu copot loh"ucap Laras
"Ahh aku hanya kagum saja karena kepintaranmu.bisakah kau mengajari kami juga?"ucap andrea
Ucapan andrea tadi bermaksud menyinggung 3 temannya karena mereka bodoh.karena kata kata andrea Laras hampir tertawa
"Pft......mulai sekarang aku akan menunjukannya lohh kamu liat aja pasti akan memujiku"ucap Laras
Maksud dari kata Laras adalah "tunggu tanggal mainnya saja"
__ADS_1
Rangga hanya melihat Laras dan memakan cemilan sampai habis
"Rangga apakah sangat enak??cemilannya sudah hampir habis lohh"ucap Laras
"Pfttt..iya iya cemilannya sangat enak aku menunggu cemilan berikutnya"ucap Rangga
Maksud dari kata mereka adalah"Laras mengatakan bahwa akan ada yang lebih menarik lagi dan Rangga menjawab aku menunggu"
Mereka bertiga hanya bingung maksud dari percakapan mereka
"Kalian sebenrnya ngomong apa sii?"ucap Fariz
"Bukannya kita lagi bahas drama ya"ucap Raka
"Mereka itu lagi bicara tentang kepintarannya Laras Tau"ucap dimas sok tau
Rangga,Laras dan andrea tertawa batin
"Mereka bodoh sekali"batin mereka
"Drama tersebut sudah aku bikin beserta tokoh tokohnya"ucap Laras
"Lohh kok aku bukan pemeran utamanya"ucap Dimas
"Iya karena aku ingin Rangga yang jadi pasangan aku diakhir cerita"ucap Laras
setelah itu mereka berempat pulang duantar supir Laras
"kalau begitu kami pilang dulu"ucap Andrea
"bay Laras"ucap Dimas
__ADS_1
"iya terimakasih bantuannya tadi"ucal Laras