
3 hari kemudian aku mengunjungi rumahnya dan aku melihat dia ditagih hutang dengan kekerasan.
"Berlari"
"Pegang tangan rentenir"
"Berani beraninya kau memukul sayangku"
"Siapa kau"jawab rentenir
"Ahh aku istrinya"
"Menempis tangan laras"
"Kalau begitu bayar hutang-hutang suamimu itu!"
(Ucap rentenir)
"Berapa "
"100 juta!!"
'A..apa aku hanya meminjam uangmu senilai 5 juta saja!!kenapa kau melebihkannya"(ucap rangga yang menahan kesakitan)
"Kau selalu menunda waktu pembayaran!!dan itu adalah bunganya!!kau paham"(ucap rentenir itu)
"K..kau!!"ucap rangga penuh emosi
"Baiklah kau menginginkan uangnya!!akan aku berikan kau 100 juta"
"Memberikan kartu hitam"
"Disini ada uang senilai 100 juta kau boleh memilikinnya"
"Apa yang kau lakukan laras!!dia menipumu!"ucap rangga sambil menarik tangannya
"Ahaha akhirnya kau memanggil namaku!.uang segini masih kecil tapiii"
Berbisik"dia tidak akan kulepaskan karena dia melukaimu"(Senyum lebar)
"Terserah kau saja"ucap rangga ragu ragu
aku diam diam menyuruh bawahanku untuk memberi pelajaran kepada rentenir itu karena dia melukai kesayanganku.dan mayatnya dibuang disungai
"Sayanggg bagaimana!!apa kau setuju dengan lamaranku"
"Rangga menatap laras dengan malu malu"
"Ya"jawab rangga dengan lirih
"Apa yang kau katakan aku tidak mendengarnya"nada mengejek
"Ya!!!"jawab rangga dengan keras
"Ahahahaha kau sangat imut ketika kau marah"
"Bagaimana kalau besok kita menikah?"ucap laras
__ADS_1
"A...apa besok?"jawab rangga terkejut
"Itu sangat mendadak!!"
"Ahh kalau begitu minggu ini kita melangsungkan pernikahan"
"Haa bukannya itu sama saja!!hari ini hari selasa!!kita tidak bisa membuat keputusan yang tergesa gesa!"ucap rangga dengan berani
"Tapi aku ingin cepat cepat menikah denganmu"
"Pokoknya aku tidak mau bulan ini!"ucap rangga
"Menghela nafas"
"Ha baiklah awal bulan nanti kita akan menikah!"
"Oke"
"Jadi hari ini kau harus ikut aku kerumah!"
"Kerumah siapa?"jawab rangga yang kebingungan"
"Tentu saja rumah kita berdua"Dalam perjalanan๐๐๐๐
Sesampainya dirumah
Rangga terkejuta karena rumahnya sangat besar
"Sayang mari kita masuk"
"Rumahmu sangat besar"ucap rangga
"Ah ini bukan rumahku"
"Ahh terus ini rumah siapa?"ucap rangga
"Ini rumahmu!aku memberikan rumah ini karena kau sudah menyetujui lamaranku"
"Ya?"ucap rangga kebingungan
"Ap...apaaa ini untukku"ucap rangga dengan nada yang keras
Dan karena banyak orang rangga langsung menutup mulutnya
"Ahahaha ini akan lebih banyak lagi sayangg"sambil mencium dahi
Rangga langsung memegang dahinya dengan wajah yang merah dan malu
"A..apa yang kau lakukan! Disini banyak orang"ucap rangga dengan nada agak keras
"Siapa yang berani menertawakan kita!"ucap larah sambil melihat bawahannya dengan mata tajam
"Semua yang kau mau akan aku belikan semuannya!dan bawahanku juga akan menjadi bawahanmu!"sambil memainkan rambut rangga
Rangga masuk kamar untuk membereskan bajunya.
"Larass apa yang kau lakukan disini?"ucap rangga
__ADS_1
"Kita akan segera menikah tentu saja harus tidur bersama bukan?"ucapku dengan nada merayu
Rangga memerah dan dia hanya memalingkan wajahnya
Tuk tuk tuk(laras mendekat)
"Sayang kuharap kau akan mencintaiku,karena aku sudah mencintaimu saat pertama kali aku melihatmu"
Rangga menjawab
"Kenapa kau memilihku?aku hanya seorang pria yang miskin dan tidak bisa membantu pekerjaanmu"
"Sayang kau hanya perlu ada disisi ku jangan pernah meninggalkanku,aku berjanji akan melindungimu,kumohon untuk selalu disisiku rangga"ucap laras dengan sungguh sungguh
"Aku tidak mengerti apa yang kau katakan!"
"Kau baru mengenalku 4 hari! Kau pasti sudah gila "ucap rangga
"Ya aku memang sudah gila,aku menyukai perhatianmu aku terpikat oleh rasa kekhawatiranmu!aku menyukai itu"ucap laras dengan nada tinggi"
"Aku harap ini bisa menjawab pertanyaanmu itu dan tidak ada lagi kesalahpahaman diantara kita Rangga"
"Kau boleh menanyakan apa yang kau ingin kau tanyakan tentangku,aku akan menjawabnya"
"Baiklah"ucap rangga sambil mengangguk
"Aku pergi dulu keluar"
"Ya"
Laras masuk kekamar dan menangis
"Aku hanya membutuhkan perhatian saja aku sangat ingin merasakan kasih sayang"ucap laras sambil menangis
"Aku mendapatkan rasa kekhawatiran darinya!aku nyaman berada disampinya aku tidak ingin kehilangan rasa kekhawatirannya bahkan aku ingin selalu terluka agar dia mengkhawatirkan ku"mengusap air matanya
"Ahh aku sudah banyak menangis.kalau ini terdengar oleh bawahanku bahwa aku menangis ini akan jadi lolucon para bawahan bahwa putri mafia yang dingin dan sadis menangis karena seorang laki laki"
Laras melangkah keluar
tuk tuk tuk
"Ketuaa"ucap arya teman masa kecil dan skretaris satu satunya
"Ada apa"
"Bagaimana kau bisa tidak memberitahuku jika kau akan menikah bulan ini!"ucap arya marah
"Apa aku harus melaporkan setiap saat apa yang aku lakukan kepadamu?"
"Bu..bukan begitu ketua!"ucap arya yang malu
"Menghela nafas"
"Bisa kah kau menyiapkan makanan untukku dan suamiku"
"Baiklah"ucap arya dengan sakit hati
__ADS_1