
...HAPPY READING ALL...
Dika yang sudah merinding karena di tatap dengan tajam oleh nata geo hanya diam saja rasa nya dika ingin mencolok mata geo yang menatap diri nya dengan tajam itu tapi dia tak berani bisa bisa nanti dia di pecat.
...~OKEY LANJUT~...
''Katakan apa bukti nya kalau itu beneran amel?''tanya geo dengan dengan dingin dan ekspresi datar nya itu.
''Ya kalau gak percaya lihat saja hp mu,tadi dia sempat mengirim pesan dia juga bilang bahwa diri nya itu amel dan yang nelfon barusan itu juga dia,kata nya sih dia pake hp suster nya jadi jangan balik telfon kalau udah baca pesan dari dia,udah gitu aja''ucap dika menjelaskan.
Seketika geo langsung berdiri dari duduk nya karena tadi geo sempat duduk saat menatap tajam dika tadi,dengan cepat pula geo mengambil hp nya yang berada tepat di dekat dika.
__ADS_1
Geo mulai mencoba menghidup kan hp nya namun tak bisa dia sudah berulang kali namun tetap saja hp nya tidak bisa hidup.
''Arghh''kesal geo. ''Hei ada apa?''tanya dika bingung lalu menghampiri geo yang sedang tertunduk itu.
Belum juga sampai di dekat geo tiba tiba geo langsung memukul dika berulang kali sampai tubuh dika tidak kuat menonpang badan nya sendiri dan terjatuh ke lantai,tergeletak disana.
Meski sudah tergeletak geo tetap saja memukul dika bahkan geo tidak segan segan menjadikan dika samsek nya saat dika sedang marah bukti nya sepeti barusan itu.
Kalau sampe luka luka nanti wajah dika jadi jelek dika tidak mau itu maka dari itu ke dua tangan nya berusaha melindungi wajah nya dari pukulan geo yang tak ada henti nya itu.
''Woi stop dulu dong santai boss''kata dika,dia sudah lelah di pukul terus.Geo berhenti memukul dika membuat dika menghela nafas pelan lalu menatap geo yang sudah kembali duduk.
__ADS_1
''Dia memberi pesan apa tadi?''tanya geo. ''Heh enak aja udah mukul mukulin orang eh sekarang malah nanya nanya''guman dika dia menatap geo dengan sinis sebelum membuka suara nya kembali.
''Mau tau apa mau tahu?''tanya dika sambil menggoda geo,geo kesal langsung saja geo memukul wajah dika membuat bibir nya sedikit terluka.
''Aduh boss santai dikit napa sakit nih udah mukulim badan eh sekarang malah ke wajah huhu''ucap dika sedih karena perjuangan nya tadi saat dia menutupi wajah nya menggunakan ke dua tangan nya dari pukulan geo itu sia sia saja.
Karena pada akhir nya geo tetap memukul wajah tampan nya dika berharap luka nya itu semoga tidak berbekas kalau berbekas dia tidak bisa menebarkan pesona nya lagi.
''Kamu tau kan aku gak bisa santai kalau ini masalah hilang nya amel''sarkas geo dengan dingin dan datar.
''Eh i iya t.tau lah''lirih dika. ''Lalu mengapa kamu masi main main saja, langsung katakan saja kan bisa''marah geo sambil menarik kerah dika lagi dan lagi.
__ADS_1
TBC.