
"Lain kali jangan bawa aku masuk kedalam masalahmu aku tidak suka hal itu"ucap amel dingin.
"Maaf aku tidak mempunyai alasan untuk menolaknya jadi jangan mempermasalahkannya oke"ucap geo.
"Sudahlah terserah kau saja aku tak peduli itu"ucap amel berlalu pergi keruangannya.
"Sebenarnya siapa bosnya disini mengapa dia begitu dingin barusan"ucap geo dalam hati.
Akhirnya geo tak mempedulikan hal itu lagi dan memasuki ruang kerjanya untuk melanjutkan pekerjaan yg sempat tertunda tadi.
••••••••••
Sekarang amel sedang menunggu bossnya itu keluar selang beberapa saat bosnya pun keluar amel yg melihat itu hanya melirik sekilas dan mengambil tasnya untuk pulang meninggalkan geo disana sendiri.
Geo yang melihat itu berdecak sebal ia sempat berpikir sebenarnya siapa bosnya disini dia atau dirinya.
Disisi amel ia sudah sampai rumah menaiki taxi karna sudah hampir malam dan jarang ada bus yg lewat dengan terpaksa ia menaiki taxi meski dengan berat hati.
Amel memang tipikal orang yg suka berhemat ia tidak suka hidup boros,dari kecil ia sudah diajari untuk berhemat ia juga suka hidup mandiri.
__ADS_1
"Huft rasanya aku lapar sekali dan aku juga malas sekali ingin memasak"ucap amel.
Ting nong ting nong ting nong
Amel yg mendengar suara bel rumahnya berkali kali dibunyikan berdecak sebal siapa malam malam yg membunyikan bel berkali kali sungguh orang yg tidak sabaran.
Amel membuka pintu rumahnya dan terlihatlah derlin yg datang ia masih menggunakan pakaian kantor dan membawakan sebuah makanan mungkin untuknya batin amel senang.
"Hai"sapa derlin membuyarkan lamunan amel yg sedang melihat kearah makanan yg dibawa derlin.
"Derlin mengapa kau tak mengganti baju dulu saat ingin kesini?dan"tanya amel.
"Aku tak sempat untuk pulang karna rumahku jauh dari kantor akhiranya aku memutuskan untuk kemari dan ingin menginap disini bolehkan?"ucap derlin anusiatus.
"Km selalu saja bercanda seperti itu tak pernah berubah"ucap derlin kesal.
"Yayaya apakah kau tak ingin masuk diluar sangat dingin?"tanya amel.
"Aku ingin masuk dari tadi tapi terhalang olehmu yg berdiri didepan pintu"ucap derlin mendorong tubuh amel pelan dan berlalu meninggalkan amel dipintu.
__ADS_1
Amel yg melihat itu kesal karena ia adalah tuan rumahnya mengapa ia ditinggal tapi jika dipikir pikir itu memang hal biasa bagi derlin yg sudah menganggap rumah amel rumahnya begitupun sebaliknya.
"Oh iya aku membawakan makanan untukmu kebetulan tadi aku sedang lapar dan membeli makanan ini karna aku teringat olehmu akupun membungkusnya untukmu"kata derlin.
"Wahh derlin kau memang sahabat yg pengertian,kau tahu saja jika aku lapar hehe"ucap amel cengengesan.
"Ya baiklah baiklan aku akan pergi mandi"ucam derlin pergi kemar mandi sedangkan amel memakan makanan yg dibelikan oleh derlin padanya.
>>>>>>
Derlin itu biasanya suka nginep dirumah amel jadi sudah terbiasa seperti itu kadang ia juga meminjam pakaian amel untuk dipakai jd ia tak perlu izin lagi toh amel pasti mengijinkannya.
>>>>>>
Setelah beberapa saat derlin menghampiri amel yg sedang sibuk menonton tv.
"Apakah kau tak ingin tidur ini sudah malam?"tanya derlin.
"Eh sudah malam rupanya baiklah mari tidur bersama"ucap amel.
__ADS_1
Merekapun tidur bersama dan terhanyut kedalam mimpi masing masing.
END.