Istri Presedir Tampan

Istri Presedir Tampan
Episode 149


__ADS_3

...HAPPY READING ALL...


Geo pun secepat kilat untuk mengganti baju dokter dan menghampiri ke dua penjaga itu ''Permisi saya ingin masuk untuk memeriksa perkembangan pasien di dalam''kata geo.


Ke dua penjaga itu langsung mempersilah kan gak masuk,setelah masuk geo melihat amel yang sedang duduk di brangkar dan menatap aneh diri nya.


Tiba tiba


Bruk...


...~OKEY LANJUT~...


Part sebelum geo datang ke rumah sakit~

__ADS_1


Mentari pagi menyinari ruangan lewat celah gorden membuat amel bangun dari tidur nya dan menatap jendela di ruangan nya itu dengan senyuman yang begitu tipis kemudian senyum itu luntur di saat dia melihat ke sana ke mari tapi tak ada orang di ruangan nya itu.


Padahal amel mengira dia akan masih tetap berada di sisi amel sampai amel sembuh tapi amel juga sempat berfikir apa ke jadian kemarin itu hanya mimpi indah nya?mimpi karena merindu kan nya?


Ayo lah fikiran itu membuat amel tambah pusing saja seakan hal itu begitu membebani fikiran nya.


Amel bangkit dari tidur nya dan berjalan ke arah jendela di ruangan nya itu dan membuka gorden,di lihat nya pemandangan kota yang begitu luas meski amel berada di lantai dua tetap saja amel bisa melihat pemandangan kota.


''Hais sudah lah lebih baik aku mandi saja,sudah satu minggu lebih aku tak mandi''guman amel kemudian pergi mandi,karena ruangan itu VIP jadi ada kamar mandi nya.


''Bagaimana ke adaan nona?apakah sudah lebih baik?''tanya dokter tersebut ramah,amel mengangguk mengiyakan saja jujur sekarang amel sedang malas berbicara.


''Baik lah sarapan pagi nona akan segera datang di antar suster jadi tunggu saja ya''ucap dokter itu dan lagi lagi di balas anggukan pelan oleh amel.

__ADS_1


''Emm kalau begitu saya permisi dulu''lanjut dokter itu yang mulai canggung akan suasana di situ jadi dia memilih untuk segera pergi dari ruangan amel.


Beberapa menit kemudian


Suster yang tadi di sebutkan dokter itu pun datang membawa sebuah nampan di atas nampan sudah ada bubur,air putih dan juga obat.


''Apakah aku harus makan bubur itu?''tanya amel. ''Ya nona,anda harus memakan bubur ini''jelas sister tersebut kemudian meletak kan nampan di atas meja dan memberikan semangkuk bubur pada amel.


Amel mengerut kan dahi nya tak setuju karena dia akan memakan bubur,sebenar nya amel tak terlalu suka makan bubur tapi mengapa sekarang dia harus makan bubur?


''Apakah tak ada makanan lain?aku tak mau ini''ucap amel tak setuju. ''Tapi nona anda kan sedang sakit''jawab suster itu. ''Siapa bilang,aku udh sehat kok''balas amel. ''Mohon maaf nona,tapi anda harus memakan bubur ini jika tidak saya akan melapor kan nya pada nyonya''ucap suster itu mengancam amel.


''Cih dasar pengaduan''guman amel kemudian mengambil mangkuk dari tangan suster itu. ''Eh ada apa nona?''tanya suster itu karena dia samar samar mendengar gumanan dari amel.

__ADS_1


''Tak ada,lebih baik kau pergi saja aku akan menghabiskan nya semua''sarkas amel.


TBC


__ADS_2