
Kini Amel dan geo berada di depan pintu masuk mansion milik nya berdiri di samping lia yang akan pergi hari ini juga, sedangkan lio si bocah pintar itu sedang memasuk kan koper Lia ke dalam bagasi mobil.
''lia nanti di sana jangan nyusain kakek dan nenek mu ya''nasihat Amel memperingati putri kesayangan nya supaya tidak nakal saat bersama ke dua orang tua nya itu.
Lia cemberut mendengar nasihat dari ibu nya yang tidak ada habis nya itu.
Geo terkekeh geli melihat putri nya cemberut seperti itu..ahh rasa nya dia jadi tidak tega mengirim putri nya jauh tanpa pengawasan nya tapi.. mau bagaimana lagi keputusan Amel sudah bulat dia tidak bisa berbuat apa apa, apa lagi jika itu menyangkut kebaikan putrinya.
elusan lembut geo berikan di pucuk kepala putri nya itu. ''sayang nanti jika sudah sampai jangan lupa kabari papa sama Mama ya''kata geo dengan senyum lebar nya.
Lia mengangguk dengan wajah cemberut yang sedari tak pernah lepas dari muka nya itu.
''ohh ya, jangan lupa jaga diri baik baik di sana, jaga kesehatan dan pola makan nya supaya tidak sakit''kata geo lagi.
__ADS_1
ahh rasa nya Lia sudah mulai bosan dengan perpisahan yang tiada henti nya ini apa lagi dengan ucapan ke dua orang tua nya yang sudah entah keberapa kali nya mereka ucap kan pada nya.
''iya iya, itu sudah pasti. kalau gitu Lia pergi dulu kalau Lia gak pergi sekarang nanti bisa bisa Lia gak jadi pergi karena kelamaan salam perpisahan nya''ketus Lia.
Lio menonyor dahi adik nya dengan pelan karena mendengar ucapan ketus adik nya yang menurut nya tidak sopan di dengar orang tua. Biasalah anak sopan jadi begituš¤£
''kalau ngomong sama orang tua yang sopan jangan ketus begitu gak baik''pinta lio.
''iya iya Lia mau berangkat dulu dahh''ucap Lia lalu berlari masuk ke dalam mobil.
''dadah kak jangan kangen sama Lia yaa''teriak Lia dari dalam mobil sambil melambai lambai kan tangan nya ke luar jendela dan di balas lambaian tangan oleh kakak nya.
kini mobil yang di tumpangi Lia melesat keluar gerbang mansion rumah nya untuk pergi ke rumah nenek kakek nya. kata ibu nya sih kakek sama nenek nya sudah mengetahui kedatangan nya dan alasan kedatangan nya kesana jadi nanti Lia tak perlu repot repot untuk menjelaskan lagi.
__ADS_1
____
Setelah melewati beberapa jam di perjalanan yang Lia habiskan untuk melihat pemandangan dan tidur di dalam mobil akhirnya Lia sampai di kota kakek nenek nya tinggal. ada rasa tak rela menjalar di hati Lia ketika melihat kota itu.
rasa nya ia tak rela jika tinggal di sini dan meninggal kan orang tua nya beserta kakak nya di rumah yang begitu besar di sana apa lagi tanpa diri nya mansion itu terlihat sepi.
huftt
entah ini yang keberapa kali nya Lia menghela nafas lelah hari ini ahhh jika di pikir pikir ingin rasa nya Lia berteriak tapi Lia mengurungkan niat nya karena masih di dalam mobil.
mobil hitam Lia pun masuk ke pengarangan rumah yang terlihat sederhana itu yang tak lain rumah kakek nenek Lia, yaa walau sederhana tapi rumah itu cukup bagus dan elegan untuk di lihat oleh mata.
^^^Tbc. ^^^
__ADS_1