
keesokan hari nya, setelah istirahat makan siang Efran santai membuka hp nya,
dan dia terkejut karna chat nya dengan Vika sudah tidak ada lagi, dan dia bertanya-tanya dalam hati apakah mungkin yeni yang sudah berani membuka hp-nya.
dan mengetahui ada chat antara dia dan mantannya.
hati Efran jadi deg-degan antara cemas, dan takut, cemas karena Yeni sedang mengandung dan akan melahirkan anaknya. Efran takut akan terjadi apa-apa pada kandungan istrinya itu, Efran tidak mau Yeni menjadi stress, dan berpikir yang tidak-tidak. karena dia merasa tidak ada hubungan apa- apa dengan Vika, dia hanya melakukan chat biasa, tapi bagaimana dengan pikiran Yeni apakah sama dengan yang dia pikirkan.. rasanya tidak sabar Efran menunggu waktu sore, dan pulang ke rumah ingin menanyakan kepada Yeni, dan menjelaskan agar Yeni tidak salah paham, meskipun di lubuk hati Efran yang paling dalam, dia mulai nyaman untuk berkomunikasi dengan Vika, tapi demi menjaga perasaan istrinya dia rela untuk tidak berkomunikasi dengan Vika dan akan meminta maaf kepada Yeni.
sementara di rumah hati Yeni sangat sedih, memikirkan chat Efran dengan mantannya. Yeni tidak menyangka Efran melakukan itu kepadanya, dia yang lagi hamil dan butuh perhatian dari suaminya. tapi apa yang terjadi suaminya sibuk chat dengan wanita lain.
hati Yeni rasanya sangat hancur, ingin sekali dia rasanya marah dan pergi untuk meninggalkan Efran selamanya.
__ADS_1
tapi dia juga tidak mau anaknya jauh dari ayahnya, betapa sedihnya hati Yeni nanti di saat anaknya harus berpisah dengan ayah kandungnya.
sekarang tekad Yeni sudah bulat, kalau suaminya sudah pulang nanti dia akan bertanya baik-baik, tidak marah-marah, dia akan berusaha setenang mungkin.
aku harus kuat demi anakku, aku tidak boleh egois hanya memikirkan diriku sendiri.
tak lama pintu terdengar dibuka seseorang dari luar, dan Yeni yakin itu adalah suaminya yang sudah pulang kerja.
terima kasih Yeni, "ujar Efran"
dalam hati Efran jadi bertanya-tanya apa mungkin istrinya tahu mengenai chat tersebut, tapi kok seolah tidak terjadi apa-apa, dan dia berlalu ke belakang meninggalkan istrinya. Sepeninggal Efran ke belakang, Yeni menitikkan air mata, karena dia harus pura-pura bahagia, dan seolah-olah tidak terjadi apa-apa, padahal dalam hatinya sangat hancur, tapi demi anak dalam kandungannya dia harus kuat.
__ADS_1
setelah selesai Efran makan dia mendatangi Yeni ke kamar nya,
"ada yang mau aku tanyakan, ya Ada apa mas"?
Apakah kamu ada membuka hp-ku?
"iya mas aku membuka HPmu pagi tadi"
pasti kamu melihat chat-ku dengan mantanku, kamu jangan salah paham ya Yen, itu hanya chat biasa, kenapa kamu memblokir dia Yen tanya Efran, aku hanya ingin menjaga kamu dari dia mas, karena obrolan itu mulanya biasa, kemudian menjadi luar biasa, dan kamu nanti akan merasa nyaman, sehingga nanti kamu akan lupa sama aku, dan anakmu, "ujar Yeni" dengan mata berkaca-kaca, dan Efran langsung memegang tangan Yeni.
"aku minta maaf yen" karena akhir-akhir ini aku sibuk, dan kurang perhatian kepadamu, tapi aku benar-benar tidak ada apa-apa dengan dia yen, sekali lagi aku minta maaf ya!!! aku berjanji tidak akan menghubungi dia, dan juga tidak akan membalas chat dia, dan terima kasih kamu sudah memblokir dia, dan Efran merangkul Yeni kedalam pelukannya.
__ADS_1