
"Kamu tenang aja Lena,cinta sejati dan jodoh tidak akan berjauhan,dan satu lagi tulang rusuk dan pemilik nya tidak akan pernah tertukar,aku memang menyukai kak Aldi,tapi untuk saat ini aku belum bisa pacaran sama dia karna hal tertentu." ucap Nita sambil senyum manis
"Emang hal apa yg membuat kamu belum bisa pacaran karna faktor umur." ucap Lena
"Bukan Lena,tapi ada hal lain yg membuat aku gk bisa menerima kak Aldi." ucap Nita
"Kalo boleh tau emang hal apa Nit." ucap Lena
"Nanti kamu juga tau len." ucap Nita
Aku yg mendengar pembicara'an mereka pun pura pura gk tau,lalu aku pun keluar dari belakang untuk ngobrol dengan mereka lagi.
"Kalian ngomongin apa sih,kok kelihatan nya serius banget." ucap ku pura pura gk tau
"Kak Aldi kepo nih,ini urusan cewek,iya gk Nit." ucap Lena menutup nutupin agar Nita gk curiga
"Iya Len,kak Aldi gk boleh tau,ini rahasia perempuan." ucap Nita
"Yah mulai deh,kalo wanita sudah ngerumpi ya gini,tapi masak kakak gk boleh tau sih,dikit aja gk apa apa." ucap ku
"Nggak boleh kak,nanti malah bikin kakak penasaran kalo dikit." ucap Lena
"Ya udah banyak kalo gitu,biar gk penasaran." ucap ku
"Nggak ah,laki laki kan gk bisa nyimpen rahasia." ucap Lena
"Rahasia kalo sudah kakak pegang pasti aman,gk bakalan bocor dek." ucap ku
"Suatu saat kak Aldi juga bakalan tau sendiri kok tanpa Lena dan Nita kasih tau." ucap Lena
"Betul itu,nanti juga kak Aldi tau kok." ucap Nita
"Ya udah deh kalo gitu,yg penting sekarang kita belajar lagi yuk." ucap ku mengajak mereka belajar kembali
Ternyata apa yg aku lihat dari Nita emang benar,Nita juga suka sama aku,tapi alesan apa yg membuat Nita belum mau membuka pintu hati nya,sedangkan dia bilang sama Lena bukan masalah umur atau kedewasa'an,trus apa masalah nya,tapi ya sudah lah,yg penting aku udah tau perasa'an Nita,suatu saat aku akan menemukan jawaban nya,aku berharap Nita adalah tulang rusuk ku yg hilang satu,dan dia akan melengkapi nya suatu saat nanti.
__ADS_1
Singkat cerita,kami selesai belajar,dan mereka berdua pun pamit pulang.
"Kak kami pulang dulu ya kak,udah sore nih kak." ucap Lena
"Iya kak,kami juga mau mandi dulu terus main ke lapangan." ucap Nita
"Ya udah kalo kalian mau pulang dulu,hati hati di jalan ya dek." ucap ku
"Iya kak,sampai ketemu lagi kak,asalamu'alaikum."ucap Nita
"Wa'alaikum salam." ucap ku
Setelah meraka pulang aku pun bergegas mandi dan segera ke lapangan,karna mereka mau ke lapangan,jadi aku juga harus kesana,setelah sampai lapangan aku pun bertemu dengan mereka kembali,dan gk ada bosen bosen nya melihat Nita yg tersenyum manis,apakah ini yg dinama kan mabuk cinta.
"Kenapa kak Aldi bengong,ucap Nita
"Nggakk apa apa dek,kakak cuman melihat sesuatu yg indah dek." ucap ku
"Apa kak yg kak Aldi lihat." ucap Nita
"Suatu ciptaan nya yg sempurna dan indah." ucap ku
"Kamu gk usah nyari itu dek,karna yg kakak lihat itu kamu dek." ucap ku
Aku melihat muka Nita yg memerah dan tersipu malu.
"Ih kak Aldi bisa aja,Nita tu jelek kak." ucap Nita
"Jelek di mata orang belum tentu jelek di mata kakak dek." ucap ku
"Ah udah lah kak,jangan gombal mulu,Nita malu kak kalo sampe orang lain tau." ucap Nita
Aku melihat Lena mengacung kan jempol nya.
"Biar dunia tau dek kalo kamu ini benar benar cantik dan indah." ucap ku
__ADS_1
"Nita mau pulang aja ah kalo kak Aldi gini terus." ucap Nita
"Ya udah kakak gk gitu lagi dek." ucap ku
Lalu kami pun bercanda ria bersama,setelah kami hari mula petang,aku Nita dan Lena pun pulang ke rumah masing masing,sesampai di rumah aku nonton tv dan membayang kan hal yg di omongin nita tadi,aku masih bingun sama hal yg membuat nita belum bisa membuka hati nya,apa dia sengaja mau menguji aku seberapa tulus nya aku dengan Nita,kalo emang itu alesan nya,aku akan buktikan kepada Nita kalo akubemang bener bener tulus sama Nita.
Singkat cerita,pagi pun tiba,aku berangkat ke sekolah seperti biasa,dan di jalan aku pun bertemu Nita lagi,kali ini Nita bareng dengan Lena,aku pun memanggil mereka berdua.
"Dek tungguin kak Aldi." teriak ku
Mereka berdua pun menengok ke belakang,aku berlari ke arah mereka berdua,agar aku cepet sampai di tempat mereka berdua.
"Tumben kamu bareng Lena dek." ucap ku ke Nita
"Iya kak,tadi Nita sengaja mampir ke rumah Lena terlebih dahulu,biar kalo di jalan ketemu sama kak Aldi,Lena gk nyangka buruk tentang kita." ucap Nita
"Kamu juga berharap kan bisa ketemu kak Aldi di jalan." ucap Lena
"Apa'an sih" Nita
"Dari tadi aku lihat kamu kayak ada yg di cari,maka nya kamu jalan nya pelan pelan." ucap Lena
Nita pun terdiam dan sedikit malu,di jalan kami bertemu dengan adik kelas cewek dan cowok yg seperti nya sedang berantem,aku Lena dan Nita pun nyemperin mereka,saat aku sudah deket dengan mereka,aku melihat si cowok mau memukul cewek itu,seketika aku langsung memegang tangan si cowok itu.
"Jangan pernah nyakitin perempuan." ucap ku
"Ada urusan apa kamu sama aku." ucap si cowok
"Kita gk ada urusan,tapi kalo kamu menyakiti perempuan,itu juga urusan ku." ucap ku
"Kamu gk usah ikut campur,mau aku mukul dia atau enggak itu bukan urusan kamu." ucap si cowok
"Kamu ingat kata kata ku ini,wanita itu bukan di ciptakan dari tulang kaki yg bisa di injak injak,bukan juga dari tulang kepala yg di jadikan atasan,tapi wanita di ciptakan dari tulang rusuk laki laki,yg dekat dengan lengan untuk di lindungi,yg dekat dengan hati untuk di cintai,dengar itu." ucap ku
"Trus kenapa emang nya kalo di ciptakan dari tulang rusuk,trus kalo emang dia bikin salah gk boleh di hajar." ucap si cowok
__ADS_1
next time
jangan lupa like kak