Istriku Adik Kelasku

Istriku Adik Kelasku
Musibah membawa cinta


__ADS_3

"Ya sudah dek terserah kamu saja dek,yg penting bisa di terima di sekolah." ucap ku sedikit kecewa


Aku pun mematikan telfon ku karna semua orang sedang sibuk mengurusi pendaftaran,aku pun menuju ruang osis untuk membahas mos yg akan segera di laksanakan dalam waktu dekat.


Di ruang osis aku sudah di tunggu sama teman teman ku,karna aku di sini sebagai ketua OSIS,jadi mereka belum bisa memutus kan apa yg akan di ajar kan untuk adik adik kelas nanti nya.


Singkat cerita,pembahasan pun selesai,aku dan teman teman pun pulang ke rumah masing masing karna semua persiapan sudah matang,dan kami tinggal menjalan kan nya,saat aku berjalan pulang,aku bertemu Nita dan Lena,mereka pun berjalan ke arah ku,karna aku sengaja sedikit lebih cepat jalan nya,mereka pun meneriaki ku.


"Kak Aldi tunggu." teriak Lena kencang


Aku pun berbalik badan dan melihat mereka berdua sedang berlari.


"Kak Aldi kok cepet banget sih jalan nya,kami sampai ngos ngosan nih ngejar kak Aldi." ucap Lena sambil memukul ku pelan


"Maaf dek tadi aku nggak lihat kalian,maka nya aku jalan agak cepet,toh di rumah aku juga lagi banyak kerjaan del." ucap ku dengan sedikit senyum


"Kak Aldi marah ya sama kami karna belum mendaftar di sekolah kak Aldi." ucap Nita


"Lah buat apa kakak marah,itu kan hak kalian mau sekolah di mana,emang kakak biayain sekolah kalian,enggak kan." ucap ku


"Kok kakak ngomong nya kayak orang marah gitu." ucap Nita

__ADS_1


"Kakak nggak marah dek,kakak emang lagi buru buru karna banyak pesanan rak hias dek,dan 2 hari lagi harus di kirim dek ke orang yg pesan." ucap ku


"Ya sudah kalo gitu kita pulang bareng aja kak,kita kan juga se arah pulang nya." ucap Lena


"Ya sudah ayo jalan." ucap ku


Saat kami berjalan bersama.


"Aduh." teriak Nita


Saat aku ber balik ternyata Nita tersandung batu dan jatuh,lutut Nita pun berdarah,dan engkel nya juga keseleo.


"Kaki ku tersandung batu itu kak." ucap Nita yg meringis kesakitan


"Lutut kamu berdarah Nit." ucap Lena


"Kamu masih bisa jalan kan dek." ucap ku


"Nggak bisa kak,kaki Nita keseleo kak." ucap Nita


"Masak aku harus gendong Nita,dan kalau orang orang pada tau di kira nanti ada apa apa." ucap ku dalam hati

__ADS_1


"Gimana ini kak,masak kakak tega ngelihat Nita jalan pincang,padahal rumah nya masih jauh." ucap Lena


Karna aku satu satu nya laki laki di sini,aku pun menggendong Nita.


"Ya udah kalau gitu,kamu bawain tas aku dek." ucap ku kepada Lena


"Ya kak,sini biar aku bawain." ucap Lena dengan senyum aneh


Saat akh menggendong nita,aku pun tidak berani berbicara apa apa,dan tiba tiba terdengar suara memecah keheningan.


"Nita berat ya kak." ucap Nita sambil menahan sakit nya


"Nggak kok dek." ucap ku menahan lelah ku


"Kalau kakak capek,turunin Nita aja kak,kayak nya Nita masih bisa jalan kak." ucap Nita


"Jangan dek,nanti kaki kamu tambah sakit kalau di paksa kan." ucap ku sambil terus berjalan


***Next time


Terima kasih kepada semua pembaca yg setia,semoga kalian tidak bosan mebaca cerita ini,saya mohon maaf kalau ada salah dalam penulisan kata,silah kan tinggal kan komentar agar saya bisa tau dan segera memperbaiki kata kata nya,terima kasih***

__ADS_1


__ADS_2