
Aku pun mengajak Lisa untuk pergi meninggal kan Rumah Roni,karna ini semua hanya sia sia,aku nggak habis fikir bahwa Roni seperti ini,sekarang aku mulai sadar,bahwa pertemanan itu bisa hancur gara gara kesalah fahaman.
"Ayo Lis kita pergi,percuma kita di sini kalo kita tidak di hargai,Lebih baik kehilangan 1 orang yang tidak bisa menghargai kita dari pada kehilangan 2 orang yang selalu ada untuk kita." ucap ku sedikit keras agar Roni mendengar nya
"Iya kak,aku nggak nyangka kak Roni kayak gini,padahal aku sudah menaruh hari pada nya,tapi sekarang sudah hilang melihat sifat dan watak nya secara langsung." ucap Lisa yang sengaja berbicara keras agar Roni bisa mendengar nya
"Ya udah ayo buruan pergi,nggak sudi aku ngemis ngemis kata maaf dari orang yang tidak bisa menghargai ketulusan ku." ucap ku sambil pergi dari rumah Roni
Saat itu hati ku sangat kecewa,kejadian ini nggak akan bisa aku lupakan,walaupun ber puluh puluh tahun,rasa sakit hati karna tidak di hargai ini tidak akan terobati.
Singkat cerita,libur sekolah pun selesai,aku dan kawan kawan ku mulai sekolah seperti dulu lagi,aku masuk sekolah dan melihat di papan pengumuman,di situ tertulis nama nama dan kelas masing masing,aku berada di kelas 3A,aku melihat daftar nama nya,dan di situ juga tertulis nama ABRAHAM IMRONI,itu adalah Roni,di kelas 3,per kelas memang di ambil dari urutan abjat nama depan,jadi tidak heran kalo aku 1 kelas dengan Roni,karna nama kami berawalan huruf A,jadi kami 1 kelas.
__ADS_1
Saat aku masuk kelas,Roni sudah duduk di bangku paling depan,aku oun sengaja lewat depan Roni,dan dia tertunduk saat melihat ku,aku duduk di barisan depan paling ujung,dan dia berada di tengah,saat aku melihat dia,dia seperti nya mau menyapa ku,tapi mungkin dia malu,aku pun langsung berjalan keluar untuk bertemu dengan Nita,dan tiba tiba Roni memanggil ku.
"Al mau kemana." ucap Roni
"Apakah kita saling kenal." ucap ku sambil langsung berjalan lagi
"Kamu sombong banget sekarang,sama temen aja pura pura nggak kenal." ucap Roni
"Apa kamu bilang,temen,,???." ucap ku
"Aku tidak punya temen yang tidak bisa menghargai temen nya sendiri." ucap ku
__ADS_1
"Maafin aku ya Al,aku emang salah,tolong kamu maafin aku." ucap Roni
"Tanya kan pada hati mu,pantas kah kamu untuk di maaf kan." ucap ku
"Aku tau kesalahan ku emang sulit untuk di maaf kan,tapi aku nggak mau kehilangan teman seperti kamu,yang selalu ada di saat aku susah maupun senang,plis maafin aku Al." ucap Roni sambil mendekati ku
"Anggap aja aku dan kamu tidak ada hubungan pertemanan,lupain semua kenangan masa lalu kita,hanya karna wanita,kamu tega ngomong kayak gitu dan tidak berfikir bahwa itu akan menyakiti hati sese'orang,dan dari sini kamu akan sadar,bahwa pertemanan lebih mahal daripada wanita yang baru dia kenal." ucap ku
"Iya Al aku sadar kalo aku salah,aku nggak akan pernah melakukan kesalahan ini lagi." ucap Roni
"Terlambat,hati ini sudah terlanjur kecewa." ucap ku
__ADS_1
***Next time
budayakan like rate bintang 5 love dan vote,karya ini adalah hasil dari pemikiran saya sendiri,hargailah penulis nya,karna kalian membaca gratis,tidak di pungut biaya seperti di kelurahan,terima kasih***