
"Kan kemarin aku udah bilang kak,kalo aku pengen sekolah SMK,karna lulus sekolah bisa langsung kerja." ucap Nita
"Ooh iya dek lupa,kalo Lena gimana dek." ucap ku
"Nggak tau kak,Lena masih bingung." ucap Nita
"Ya udah besok biar aku ngomong sama dia." ucap ku
"Ya udah kak kalo gitu,biar aku sama Lena juga 1 sekolah lagi." ucap Nita
Setelah chatingan,aku pun beranjak untuk tidur,karna besok pagi aku harus mengurus persiapan penerimaan siswa baru di sekolah ku.
Ke'esokan hari nya,aku bergegas mandi dan berangkat ke sekolah,karna aku di sini juga menjadi anggota osis dan bantara,jadi aku akan selalu sibuk saat ada acara di sekolah,dan saat bersamaan,aku mendapat telfon dari pak Ahmad,aku berfikir rejeki yg datang di pagi hari,dan saat aku menjawab telfon nya ternyata benar,beliau benar pesan 50 rak hias.
"Selamat pagi mas Aldi." ucap pak Ahmad dari seberang telfon
__ADS_1
"Selamat pagi pak." jawab ku
"Mas ini saya mau pesan 50 rak hias bisa,nanti model nya saya kirim gambar ke mas Aldi." ucap pak Ahmad
"Bisa pak." ucap ku
"Tapi 5 hari lagi bisa jadi nggak mas,soal nya mau saya kirim ke luar kota mas." ucap pak Ahmad
"Bisa pak,saya sudah mencari tukang kemarin,jadi pengerjaan bisa lebih cepat." ucap ku
"Iya pak,saya tunggu." ucap ku
Setelah selesai telfon,pak Ahmad pun mengirim gambar nya,dan model nya hampir sama seperti rak yg biasa pak Ahmad pesan.
Setelah itu aku pun fokus ke persiapan penerimaan siswa baru,kami mempersiap kan semua nya dengan teliti,karna ini adalah masa pertama kami mengajar dan menerima murid baru di SMK,karna peraturan di SMK semakin ketat.
__ADS_1
Selesai mempersiap kan,kami pun pulang ke rumah masing masing,sesampai nya di rumah,aku langsung ganti baju dan mulai membuat rak hias nya,dan 1 karyawan ku langsung ikut membuat rak nya tanpa aku menyuruh nya.
Tiga hari berlalu,aku semakin sibuk sama urusan sekolah,sedang kan rak hias pesanan pak Ahmad masih kurang 25 unit lagi,aku pun berencana untuk menambah 1 tukang lagi,tetapi saat aku ngobrol sama bapak ku,beliau akan membantu membuat rak hias nya,jadi aku tidak perlu repot repot mencari tukang lagi,dan aku pun fokus ke urusan sekolah.
Di satu sisi,murid murid baru pun sudah pada mulai mendaftar kan diri di sekolah,akan tetapi aku masih belum melihat Nita sama Lena,padahal saat aku bertanya kepada Lena,dia juga mau mendaftar di sekolah ku bersama Nita,karna mereka belum datang juga,aku pun mencoba menelfon Nita.
"Halo dek,kamu di mana,apa kamu nggak mendaftar kan diri di SMK." ucap ku
"Maaf kak,hari ini Nita sama Lena nggak bisa ke SMK,karna aku sama Lena lagi di SMA,karna kami berdua mendapat promosi sekolah gratis di SMA kak." ucap Nita dari seberang telfon
"Jadi kamu nggak mendaftar di SMK dek." ucap ku sedikit kecewa
"Besok Nita sama Lena kesana kak untuk mendaftar,karna kebanyakan sekolah sekarang banyak yg menolak murid,maka nya itu aku sama Lena mau daftar ke SMK dan SMA,buat cadangan kak,takut nya ntar kalo daftar cuman 1 sekolah trus gagal malah bingung kak." ucap Nita dengan sedikit terburu buru
***Next time
__ADS_1
Terima kasih untuk semua pembaca yg sudah meluang kan waktu nya untuk membaca karya ini,semoga kalian semua suka sama alur cerita nya,bila ada kesalahan dalam penulisan saya mohon maaf,dan beri komentar biar saya bisa memperbaiki nya***.