
Selama kami di kantin,tidak ada kata tanpa membicara kan aku dan Nita,mereka saling memojokan ku dan Nita,aku di suruh ungkapin perasaan ku ini kepada Nita agar di kebahagiaan di sini dobel.
Tapi aku masih berfikir,bahwa Nita tidak akan mau menerima aku sekarang,masih butuh waktu untuk mencari jawaban itu,biarlah aku bersabar dengan keadaan ini,suatu saat kami pasti bersatu.
"Kak Aldi,gimana dengan tantangan Nita,kakak berani menerima tantangan nya nggak." ucap Lena
"Aku tegas kan hari ini juga,di depan kalian semua,aku Aldi berjanji akan menikahi Nita suatu saat Nanti,walau pun kami terpisah jauh,aku akan tetap menghampiri Nita dan menikahi dia." ucap ku
"Nah gitu dong,itu baru cowok pemberani,dan kami semua akan selalu mendukung kak Aldi kok,iya kan temen temen." ucap Lena
"Pasti dong,kami pasti akan selalu mendukung kak Aldi." ucap salah satu teman ku di sini
"Tapi gimana kalo kalian nggak jodoh kak." ucap Puput
"Mau jodoh apa enggak,aku akan tetap menikahi Nita,jadi aku yakin bahwa Nita dan aku berjodoh." ucap ku dengan percaya diri
Nita pun tersipu malu dengan kata kata ku,tapi aku jadi seneng,karna ini yang memulai adalah Nita,jadi aku hanya tinggal menjawab tantangan Nita.
"Nita kok muka nya merah gitu Nit." ucap Lena
__ADS_1
"Nggak ah,biasa aja." ucap Nita
"Kalo suka tuh bilang aja Nita,jangan di tahan,nanti malah kentut lho." ucap Lena
Nita pun terdiam mendengar kan kata kata Lena,tapi itu membuat ku semakin suka sama Nita.
Singkat Cerita,Hari di mana kami mengajar Mos untuk murid baru,hari demi hari kami lalui,dan itu membuat ku dan Nita semakin dekat,sampai sampai tugas tiap hari pun aku bersama dengan Nita berdua,di saat kami bertugas,tiba tiba Nita berkata pada ku.
"Kak aku boleh ngomong sesuatu nggak kak." ucap Nita
"Ngomong aja dek,emang mau ngomong apaan." ucap ku
"Ya udah ngomong aja dek." ucap ku
"Jangan di sini kak,aku malu di lihat orang." ucap Nita
"Ya udah ayo kita ke kantin aja mumpung lagi pada mengajar mos,kita ke kantin sebentar." ucap ku
"Ayo kak." ucap Nita
__ADS_1
Kami pun menuju ke kantin sekolah tempat biasa kami makan,di sana Nita langsung mengajak ku bicara serius.
"Kak aku mau tanya,apa kakak Serius sama ucapan kakak kemarin yang mau nikahin aku suatu saat nanti kak." ucap Nita
"Ya serius lah dek,emang kenapa." ucap ku
"Nggak apa apa kak,aku kaget aja saat kakak bicara seperti itu di hadapan orang banyak." ucap Nita
"Lah kan kamu yang memulai duluan,kamu nantangin kakak,ya kakak jawab lah tantangan kamu,karna kakak juga bener bener serius cinta sama kamu." ucap ku dengan nada serius
"Sebener nya Nita juga kak,kakak tau nggak alesan Nita belum bisa menerima kakak itu apa." ucap Nita
"Emang apa dek alesan adek." ucap ku
"Alesan ku karna aku belum tau kak nanti mau lanjutin sekolah di mana,mau di sumatra atau di sini,itu keputusan ada di tangan bapak ku kak,jadi aku nggak mau kalo kita pacaran trus terpisah jarak yang jauh kak." ucap Nita
***Next time
budaya kan Like rate love dan vote.
__ADS_1
karya ini 100% hasil pemikiran saya pribadi,jadi hargailah penulis nya***