
Pertemuan kami dulu sewaktu dia masih kerja di sebuah salin di jakarta timur. Kami sama2 perantau, kami berkenalan karena dulu mantan pacarku pun bekerja di salon yang sama,dan semua pekerja pun aku mengenalnya. Tapi karena sebuah kejadian tak terduga aku sudah tak berhubungan lagi dengan mantan pacarku itu ,alias putuss.dan mantan pacarku kembali ke kampungnya.. Karena aku masih mempunyai teman di salon tersebut masih seringlah aku sekedar maen2 nongkrong bareng. Temenku ini cowo,,Ya dulu masih banyak cowo tapi kerja disalon,namun mereka masih tetap pada kodradnya tak menjadikannya berubah menjadi seorang waria. Pendekatanku pada istriku sekarang ini sewaktu diriku diajaknya pulang kampung ke tempat temenku ini yg berada di purworejo,jawa tengah, kampung sama dengan istriku ,sedangkang diriku merantau dari ngawi,jawa timur.. Kami beramai2 pilang kampung ketempat temanku ini, dulu waktu mau pulang kampung masih desak2an dengan kereta . Karena ramai jadi kamu saling memperhatikan satu sama lain karena takutnya salah satu dari temen kita ketinggalan, tak lepas kuperhatikan dia yg sekarang menjadi istriku ini diumur yang masih terbilang sangat kecil 15 tahun dia sudah merantau jauh dari kampungnya. Merasa kasihan sekali hati ini melihat dia berjuang diusia yang masih belia. Tekatnya,keberaniannya merantau jauh akhirnya membuatku agak merasakan jatuh hati padanya,,. Ahhh,indahnya mengenang masa lalu.. Singkat cerita,semakin lama hubunganku denganya semakin dekat. Hampir setiap malam minggu aku selalu mengapelinya setelah dia selesai bekerja. Akhirnya,,kuberanikan diri ini untung mengajaknya menikah agar dia ada yang melindungi karena hidup diperantauan ini.. Kami menikah dikampung istriku tak seorang keluargaku yang menghadiri acara nikahku dikarenakan jauh dan memakan ongkos yang lumayan.. istriku belum bernah sebelum menikah ku bawa dia kekampung halamanku .. aku hanya meminta restu kepada org tua ku dikampung dengan berkirim surat.. yah kami kembali keperantauan untuk menyambung hidup disini.. masih dengan tempat yang sama ditempat kami kerja dulu .. Setelah dua tahun menikah akhirnya aku dikaruniahi seorang anak perempuan,,namun tak menjadikan dia istriku ini berhanti berkerja.. dulu aku bekerja sebagai penjahit dan menyewa ruko tak jauh dari kontrakan kami. Yah, ku akui istriku ini sangat giat bekerja mempelajari apa tentang salon ,katanya dia ingin sekali membuka salon kalau ada modal. Dia tak bermasalah sebelum itu ,namun sewaktu sudah bisa buka salon sendiri, sikapnya berubah menjadi lebih arogan. Katanya dia yang lebih banyak menghasilkan uang,padahal sudah ku bantu juga biaya untuk buka salon tersebut. apalagi setelah 2thn buka salon usahaku merosot
Setelah 2thn istriku membuka salon ,tanpa diduga usahaku semakin hari semakin merosot karena semakin banyaknya saingan. Tak berselang lama usaha jahitku tutup,sayang jika penghasilanku hanya untuk menyewa ruko. Yah,walaupun istriku mempunyai salon dia tak mau banyak membantu untuk keperluan rumah,katanya itu semua kewajibanku memberi nafkah. Ku akui memang benar,tapi apa salahnya membantu suaminya yang sedang kesusahan.
"Cari kerja kek kemana gitu ga usah mondar mandir ga jelas aja dirumah!! Gausah mentang2 aku punya usaha yah jadi ga nyari2 kerja!"omelnya
" iya dek ,sudah ku cari kerja tapi belum dapet juga"jawabku sambil memijit pelipisku yang pusing karena sudah ku cari kerjaan tak kunjung dapet.
Tiba2 istriku menawarkanku sebuah pekerjaan ,yang katanya dari suami ibu pemilik ruko yang dia sewa. Tapi lumayan jauh juga jarak antara rumah dan kerjaanku.
Ku trima saja tawarannya dari pada harus menghadapi amarahnya setiap hari.
Singkat cerita,sudah hampir sebulan aku bekerja jauh membuatku lelah,menjadikanku tak begitu memperhatikan istriku. Yang ternyata dia sesering mungkin pulang malam atau hampir setiap harinya.
Kemana dia,tak pernah sebelumnya dia pulang lebih dari jam 8 setelah tutup salon..karena sebelum aku kerja setiap hari aku lah yang selalu mengantar dan menjemputnya,untuk menghemat ongkos tentunya ..dan sekarang karena aku pulang malam dan capek tak pernah lagi ku jemput setelah dia menutup usahanya itu ..
Hari ini kebetulan aku pilang lebih awal, namun sudah jam 9 belum juga dia pulang.. kemana dia?!.kalaupun pergi kenapa dia tak pernah meminta izin padaku untuk pulang terlambat.ku telfon beberapa kali tapi tak pernah di angkat. Tapi kupikir pikir lagi ,mungkin masih ada pelanggan yang belum selesai ,karena kalau kerjaan salon belum selesai tak mungkin bisa ditinggal atau dikerjaan besok lagi. Kucoba berfikir positif.. inginku menjemputnya namun rasa kantuk tak bisa ku tahan karena rasa lelah ini.
Kebetulan hari ini libur .. ku coba menawarinya untuk mengantarnya berangkat ke usaha salonnya itu yang jaraknya agak lumayan jauh, namun dia menolaknya begitu saja.. ku tawari juga untuk menjemputnya sekalian jalan2 malam atau sekedar makan bersama anak kami, tapi malah entah kenapa marah" tak jelas..
"Mumpung aku libur ku antar yah dek"? Tanyaku padanya
"Tak usah lah, urus aja rumah dan dena dulu mumpung libur , aku naik ojek langganan saja," jawabnya menolak tawaranku
"Ya sudah ,ku jemput saja nanti malam setelah kau tutup salon yah?,sekalian biar kita makan diluar sambil berjalan2 malam," ucapku lagi menawarinya untuk menjemputnya
__ADS_1
"Apaan sih pake jemput2 segala macem ,gausah . Lagian ngapain makan diluar ,emang punya duit?! Paling bawa makan di angkringan doang,,ish males banget tau ga.!.." jawabnya malah marah2 kepadaku ..
"Sudahnya lah aku mau berangkat dulu " imbuhnya lagi berjalan keluar rumah menuju jalan depan untuk menemui ojeg langganannya..
Huuh, yah sudahlahh kalo maunya seperti itu . Padahal tinggal bilang tak mau saja ,kenapa harus menanyakan punya duit atau tidak.. yah, dena anak kami sudah kelas 5sd sekarang.. selalu mandiri sedari kecil ditinggal bekerja oleh kita ,orang tuanya. Dulu sebelum usahaku tutup dia selalu ku bawa ke kios ,biar tak sendiri dirumah..
Hari sudah mulai jam 10 malam ,tapi istriku tak kunjung pulang,,kemana dia tak pulang2..
Kutelfoni nomernya aktif,tapi tak diangkat sudah kucoba berkali2 tapi tetap sama tak diangkat. Kemana diaa,, kalaupun pergi dengan temannya setidaknya meminta iziinku atau hanya sekedar mengabari saja..
Takut terjadi sesuatu padanya akhirnya ku cari dia dengan meninggalkan dena yang sudah terlelap tidur.. tak lupa ku kunci pintu takut kalo maling atau orang tak dikenal memasuki rumah..
Sampainya di depan salonnya ,gelap,sunyi,sudah tertutup rolling doornya.. berartii kemana dia.. apa dia baru saja tutup lalu pulang tapi papasan dijalan dan tak melihatnyaa,,ah mungkin saja..
"Coba kutanya saja ke tetangga usaha salon istriku " gumamku menuju tetangga salon
"Ohh kayanya sudah dari tadi pak jam 7 kayanya sudah tutup"jawan sipenjaga warkop itu.
"Haa?kemana dia tutup dari jam segitu tak kunjung pulang sampai larut malam" batinkku
"Oiyah sudah kalau begitu ,terima kasih yah mass,saya permisi dulu"pamitku setelah mengetahui tutupnya salon istriku
"Oiya mas sama sama,silahkan,"jawabnya..
Kucoba pulang terlebih dahulu siapa tahu istriku sudah pulang.
__ADS_1
Sesampainya dirumah ternyata belum ada tanda2 pulangnya istriku itu, kemana dia kenapa tak pulang2..
Akan ku cari kemana dia pergi.. dengan tergesa2 kunaiki lagi motorku untuk mencari dimana istriku pergi..
Kukelilingi jalan2 yang sudah sepi karena sudah larut malam,jam setengah 11 malam..yah jam setengah 11 malam istriku belum pulang..kemana dia..
Ku lihat yang jaraknya jauh dari rumah ada sebuah kafe kopi besar masih buka , disana kulihat dari kaca terlihat seperti istriku.. dengan siapa dia mengobrol dengan terlihat diwajahnya terlihat bahagia sekali.. padahal kalau dirumah boro2nya dia tertawa seperti itu ,senyum nya pun jarang dikeluarkan.. tak begitu terlihat siapa yang sedang mengobrol dengannya.. karena tertutup tembok tiang pembatas kaca dari luarnya..
Kudekati dia istriku,ku cari tau siapa dia pergi sampai larut malam begini tanpa mengabariku.. ku masuki kafe itu..dari jauh kulihat sepertinya tak asing siapa yang duduk didepan istriku itu .. mulai kudekati mereka betapa kagetnya diriku setelah tau ternyata boss tematku bekerja sekaligus suami dari ibu yang punya ruko.. kudekati mereka tampak kaget di rauh wajah bosku itu karena tempat duduknya berhadapan dengan datangnya diriku ..
"Kamu kenapa sayang ,kok mukanya keliatan takut gtu?" Tanyanya istriku kepada bosku itu yang belum menyadari keberadaanku karena dia membelakangi arah kedatanganku..
" ngg nggak kok" jawab bosku sambil melihat kearahku..
Apaa2n dia panggil sayang segala coba,tak salah dengar kah aku??
"Apa maksud tadi kau panggil sayang kepada bosku itu dek???!! Tanyaku penuh menahan amarah
Refleks istriku menoleh kearahku dengan muka kagetnya dan seperti orang ketakutan
"Ehh maass kok ada disini?" Tanyanya dengan muka ketegangan
"Kutanyaaa!!maksudmu apa tadi kau manggil bosku itu dengan sebutan sayang,hah?! Bentakku
"Apaan sih mass,gausah bentak2 gtu deh nanyanya ,malu diliatin mengunjung lain" jelasnya sambil tengak tengok melihat pengunjung yang melihat kearah kita ..
__ADS_1
"Sini duduk kujelaskan yah ,kamu tenang dulu gausah marah2 gtu" imbuhnya menyuruhku duduk agar aku tak terbawa amarah
"Jawab pertanyaanku tadi dek?!!!..suruhku karena tadi tak dijawab pertanyaanku olehnya..