Istriku Ternyata Vampire

Istriku Ternyata Vampire
Bab 25. Kebahagiaan Semu?


__ADS_3

****


Vegas dan Irene hidup bahagia selama pernikahan. Vegas sama sekali tidak merasa aneh dengan Irene pada awalnya. Hanya saja mereka memiliki kulkas yang berbeda karena ada beberapa vitamin dan kosmetik Irene yang harus dimasukkan ke dalam kulkas. Vegas tidak keberatan sama sekali. Selama dia bisa bersama Irene dan bahagia, itu akan membuat Vegas merasa nyaman. Vegas tidak pernah mencampuri kehidupan pribadi Irene. Hanya saja mereka selalu memberikan waktu yang cukup bersama.


Tiga bulan kemudian....


"Sayangku, Irene, apakah kamu punya rencana untuk malam ini?" Vegas bertanya saat sarapan dengan istrinya.

__ADS_1


“Aku akan bertanya pada Flo jam berapa bisnisnya sore ini. Ada apa, sayang?" Irene menatap suaminya.


"Aku ingin mengajakmu makan malam. Apakah kamu ingin makan malam bersama di ketinggian sehingga kamu dapat melihat keindahan malam? Vegas selalu penuh kejutan tak terduga.


“Kamu sangat romantis, Vegas. Baik, Sayang. Aku mau dan aku akan memastikan tidak ada jadwal malam ini. Aku akan segera memberi tahu Flo.” Irene terlihat sangat berbinar mendengarkan suaminya mengajak makan malam bersama. Irene merasa kebahagiaan itu tidak akan pernah hilang. Irene selama tiga bulan ini juga merasa tidak ada yang berubah sama sekali dari Vegas.


Irene dan Vegas berpisah karena pekerjaan yang berbeda. Mereka pergi secara terpisah dengan mobil yang berbeda. Irene pergi bersama tim dan juga manajer, sedangkan Vegas pergi bersama dengan seorang sopir pribadi. Irene memiliki jadwal siang hari untuk penawaran iklan. Karier Irene sempat sedikit meredup karena masalah di masa lalu, namun Vegas tidak mempermasalahkannya karena ia mampu membayar semua yang dibutuhkan Irene. Bahkan Vegas mengatakan kepada Irene bahwa bekerja sebagai idola tidak boleh menjadi hal yang utama. Lebih baik diprioritaskan menjadi istri dan ibu rumah tangga nanti ketika sudah memiliki anak.

__ADS_1


“Flo, apakah kamu punya jadwal malam ini? Vegas meminta saya untuk makan malam bersama. Jadi saya akan pergi dengan Vegas. Irene selalu terlihat berseri-seri saat berbicara tentang Vegas. Dia senang dengan Vegas dan seolah-olah dunia hanya milik mereka sendiri.


“Baik, Irene. Kapan pun kamu ingin menghabiskan waktu bersama suami, katakan saja karena tidak apa-apa. Aku akan membantu mengosongkan jadwalmu agar bisa berangkat. Jangan khawatir tentang pekerjaan karena aku adalah manajermu yang akan memastikan semuanya baik-baik saja.” Flo sangat mengerti apa yang diinginkan Irene. Flo juga manajer yang baik dan pengertian. Irene dan tim senang bekerja dengan Flo.


Irene segera tiba di tempat iklan itu dibuat. Irene mengikuti beberapa rekaman untuk iklan dan juga menyanyi secara offline. Irene masih bertahan di dunia entertainment demi nyawa anggota tim dan juga manajer Irene. Irene bukan orang yang egois dan melepaskan tanggung jawab begitu saja saat mendapat kemudahan hidup. Irene tahu bahwa hidup harus terus berjalan dan tidak mungkin melepaskan pekerjaan untuk Vegas. Irene selalu memikirkan kebutuhan orang lain juga. Banyak orang bergantung pada pekerjaan Irene untuk menghidupi keluarga mereka.


Para anggota tim sukses Irene pun senang karena Irene tidak egois dan tetap melanjutkan kariernya meski menikah dengan pria kaya dan miliarder. Terkadang wanita akan berhenti mengejar karier ketika menikah dengan pria yang jauh lebih kaya. Namun, alasan Irene tidak berhenti bekerja ternyata demi anggota tim dan juga manajer yang telah menemaninya dari awal.

__ADS_1


__ADS_2