Istriku Ternyata Vampire

Istriku Ternyata Vampire
Bab 31 – Vegas Mencari Irene


__ADS_3

****


Seminggu berlalu dengan cepat. Vegas sama sekali tidak meninggalkan rumahnya. Dia mempercayakan semua pekerjaan di kantor terhadap Stewart. Vegas juga merasakan hatinya hancur lebur dan tidak percaya kalau dirinya menikahi seorang vampir bukannya manusia. Dia merasa tertipu dan bagaimana mungkin pernikahan yang begitu bahagia hancur begitu saja karena kebohongan terkuak.


Malam itu, Jacob tak bisa menemukan Irene di apartemen. Saat mencari kediaman Stanly pun tidak diketemukan. Irene menghilang. Dia khawatir dan segera ke rumah Vegas. Jacob bukan dirinya sendiri untuk bisa menemui pegas dan melihat apakah benar lelaki itu sudah tidak mencintai adiknya lagi.


“Vegas!” Jacob muncul tiba-tiba karena vampir bisa masuk dari jendela ataupun celah sekecil pun di ruangan.

__ADS_1


“Ada apa kau ke sini?!” Vegas masih merasa emosi karena merasa ditipu.


“Sampai kapan kamu akan berdiam diri seperti ini? Padahal Irene begitu mencintaimu. Apakah Stewart yang menjadi manusia sok suci dan sok benar membongkar semua ini sudah mengatakan kepadamu bahwa vampir hanya bisa satu kali jatuh cinta dalam hidupnya yang ratusan hingga ribuan tahun? Apakah kamu tahu apa yang terjadi kepada vampir jika pada akhirnya cintanya bertepuk sebelah tangan atau tidak mendapatkan pengakuan rasa cinta lagi? Vampire akan mati dan musnah. Saat ini, secara tidak langsung kamu sedang membunuh Irene perlahan.”


Jacob mengatakan hal itu dengan tegas karena begitu khawatir dengan keadaan adiknya yang menghilang entah ke mana. Dia terpaksa mengatakan hal itu kepada Vegas untuk melihat apakah masih ada sedikit cinta di dalam hati Vegas untuk Irene.


“Apa?! Stewart tidak pernah mengatakan hal itu kepadaku. Kalau begitu di mana Irene dan bagaimana kondisinya saat ini?” Jelas Vegas merasa begitu khawatir karena meski merasa ditipu dan juga sakit hati begitu mendalam, dirinya tetap mencintai Irene, istrinya.

__ADS_1


Vegas pun khawatir dan bergegas untuk pergi mencari Irene kira-kira berada di mana sesuai dengan apa yang dia pikirkan. Vegas merasa bertanggung jawab atas semua itu karena masih suami Irene. Dia naik mobil dan menyetir mobil sendirian sedangkan Jacob pergi dengan kekuatan vampire yaitu berlari cepat mencari ke setiap celah Singapura.


“Irene ... Aku mohon bertahanlah dan aku mohon maafkan aku. Aku masih mencintaimu. Aku akan tetap mencintaimu. Aku tidak akan meninggalkan kamu,” gumam Vegas dengan gundah gulana sepanjang perjalanan sambil memikirkan kira-kira ke mana istrinya pergi saat ini dan air mata pun tidak bisa berhenti menetes di pipinya.


“Aku sangat bodoh! Aku sangat bodoh sampai tidak tahu apa itu cinta. Kenapa aku mempermasalahkan tentang perbedaan ini padahal kamu sudah berusaha sebaik mungkin. Aku baru paham kenapa kedua orang tuamu menentang hubungan kita dan saat kita hendak menikah tidak diizinkan. Kamu tidak cerita kepadaku karena begitu mencintaiku dan tidak mau hatiku terluka. Irene ... Kamu di mana? Maafkan aku. Aku mohon, bertahanlah....”


Vegas menjadi ingat tentang satu tempat yang pernah dia beli untuk rencana berlibur bersama. Sebuah tempat yang berada di pesisir pantai. Villa megah dan mewah yang dibangun mirip kastil bangunan lama. Vegas ingat itu dan merasa Irene ada di sana. Dia pun melaju dengan kecepatan tinggi menuju ke sana dengan mobilnya. Beruntung jalanan di Singapura tidak sedang ramai. Dia merasa bersalah dan hanya ingin segera bertemu dengan istrinya untuk memeluk dan meminta maaf serta mengatakan kalau cintanya tidak akan berhenti begitu saja.

__ADS_1


“Irene, aku yakin kalau kamu berada di sana dan aku akan segera sampai di tempat itu untuk memelukmu. Aku ingin meminta maaf atas semua yang terjadi. Aku ingin mengatakan kalau diriku tetap mencintaimu. Apa pun yang terjadi, aku sudah berjanji tidak akan meninggalkan kamu. Maafkan aku,” kata Vegas sambil menghapus setiap air mata yang menetes di pipinya.


****


__ADS_2