Istriku Ternyata Vampire

Istriku Ternyata Vampire
Bab 32 – Akhirnya Ku menemukanmu


__ADS_3

***


“Dia tidak mencintaiku. Dia pasti membenciku karena mengetahui aku bukan manusia. Menjadi vampir seperti mimpi buruk dan kutukan. Aku harus bagaimana?”


Irene menangis tersedu-sedu di sebuah ruangan tengah lantai bawah. Tepat seperti apa yang dipikirkan oleh Vegas kalau Irene berada di Villa yang sudah dibeli beberapa waktu lalu. Mereka padahal berencana akan berlibur di sana, tetapi semua rencana hancur sudah berantakan. Irene merasa bersalah karena sudah menipu Vegas dan juga merasa kalau bebas tidak akan memaafkan dirinya lagi.


Saat keterpurukan itu, Irene benar-benar sudah merasa lemas karena tidak makan sama sekali selama seminggu. Dia seolah-olah merasakan akhir dari kehidupannya tinggal di ujung tanduk. Namun, tanpa diduga, pintu villa pun terbuka.


“Irene!” Vegas datang pada saat-saat terakhir ketika Irene merasa benar-benar terpuruk.


“Vegas? Ah, sekarang aku mulai berkhayal kalau cintaku datang ke sini dan menemukan aku lagi. Padahal itu tidak mungkin,” kata Irene yang merasa dia mulai berhalusinasi.


“Irene ... Akhirnya kumenemukanmu. Ini aku, Vegas. Aku suamimu. Aku di sini, Irene. Maafkan aku.” Vegas langsung ikut terduduk di lantai dan memeluk Irene dengan erat. Ketakutan kalau Irene menghilang, musnah, karena salah paham ini.


“Vegas? Ini benar kamu?”


“Iya, ini aku. Aku di sini. Aku menemukanmu. Maafkan aku, Irene. Maafkan aku. Aku tidak marah. Aku sudah tidak peduli lagi soal manusia atau vampire. Satu hal yang aku tahu, aku tidak bisa hidup tanpamu. Aku mencintaimu. Aku benar-benar mencintai kamu, Irene.” Vegas pun menatap wajah Irene yang sudah sangat layu. Benar kata Jacob, Irene terlihat kurus kering dan tidak makan sama sekali. Vegas merasa bersalah atas hal itu.

__ADS_1


“Vegas ... Terima kasih sudah datang. Terima kasih. Aku kalau akan kehilangan untuk selamanya. Aku sangat takut.”


Irene benar-benar takut kalau kehilangan Vegas. Dia tidak tahu harus bagaimana kalau kehilangan Vegas. Tentu saja Irene akan mati dan musnah kalau kehilangan cinta sejatinya.


Vegas pun membawa Irene untuk pulang. Dia sudah mengirimkan pesan kepada Jacob bahwa Irene diketemukan dan dalam perjalanan menuju ke rumah Vegas. Mobil melaju perlahan. Vegas merasa senang bisa menemukan Irene. Namun, saat perjalanan, Irene tiba-tiba seperti kesakitan.


“Arrrgghh ... Vegas ....”


“Ada apa, Irene? Ada apa?”


Vegas menatap Irene dengan iba. Dia menepikan mobilnya terlebih dahulu untuk melihat kondisi Irene. “Irene ... kamu kenapa?”


“Sakit sekali ... sakit ....”


“Aku harus bagaimana? Aku akan panggil ambulans atau antar ke rumah sakit terdekat, ya?”


“Jangan ... vampire tidak boleh ke tempat berbau medis. Kalau mereka mengetahui kami vampire, maka akan gawat. Tapi ... ini benar-benar sakit ....”

__ADS_1


Vegas pun tak tega. Dia jadi ingat kalau Irene sudah tidak makan ataupun minum cukup lama. Mungkin kesakitan itu karena tidak ada asupan darah sama sekali pada Irene selama beberapa hari ini.


“Kamu butuh darah? Kamu belum makan dan minum apapun selama tujuh hari ini, kan? Kak Jacob yang mengatakan itu padaku. Irene, terima ini,” kata Vegas yang segera mengambil pisau lipat di dalam dashboard mobilnya dan menggoreskan tepat di tangan kirinya.


Darah mulai menetes dan Vegas memberikan itu kepada Irene. Awalnya Irene ingin menolak begitu saja, tetapi sulit bagi dirinya untuk mengendalikan diri karena aroma darah terasa begitu lezat. Irene yang sudah seminggu tidak makan dan minum apalagi mengonsumsi darah, jelas saja tergiur.


“Vegas ... Aku tidak bisa-”


“Tak apa. Minumlah ini. Kamu akan segera membaik setelah ini. Maafkan aku. Aku mencintaimu. Apa pun yang terjadi, aku tetap mencintaimu.” Vegas tersenyum memberikan darahnya.


Irene pun meminum darah yang menetes dari tangan kiri Vegas. Perlahan tetapi pasti, darah itu diminum Irene cukup banyak. Vegas juga merasa seperti orang sedang donor darah. Setelah sadar, Irene langsung melepaskan tangan Vegas.


“Maafkan aku. Hal ini, kadang sulit dikendalikan jika langsung dari manusia. Terima kasih, Vegas.” Irene terlihat lebih segar dan bertenaga lagi.


Meski Vegas agak pening karena darah yang diminum Irene, tetapi dia senang. Istrinya bisa diselamatkan dan tidak musnah. “Sama-sama, istriku. Ayo, kita kembali ke rumah. Jacob menunggu di sana.”


****

__ADS_1


__ADS_2