
Di rumah iffah.
Kriiing....kriiing...
Hallo kak zuni ya.
Iya iffah gimana kabar kamu fah.
Ak....ku baik-baik saja kok kak.
Gak usah bohong sama kakak,iffah.Kakak sudah tau semuanya dari rita.
Maaf kak,gak seharusnya iffah meninggalkan kak zuni dan kak ando.
Sudahlah iffah,jangan menyesali yg sudah terjadi.
Iffah kakak hari minggu mau keluar negeri,apa iffah mau ikut.
Keluar negeri kak,kemana.
Ke singapore,iffah mau ikut kan kak ando juga ikut lho.
Maaf kak iffah gak bisa,lagipula iffah belum izin sama shin hye.
Memang shin hye siapanya kamu hanya sekedar pacar kan bukan suami.
Tapi kak,iffah takut nanti shin hye akan marah sama iffah dan lebih kasar lagi sama iffah.
Apa maksud kamu iffah.
Shin hye orangnya kasar kak,setiap kali iffah pergi kemana pun itu,iffah harus ijin sama dia kalau gak diijinin iffah gak akan pergi kak.
Iffah kamu itu nurut banget sih sama shin hye,putus aja deh kamu.
Zuni,tak habis pikir dg sikap iffah.
Ya sudah,kamu mau titip apa nanti kakak belikan di sana.
Gak usah kak,kak zuni gak perlu repot-repot.Kakak,pulang ke indonesia dg selamat aja iffah sudah senang kok kak.
Ya sudah kalau begitu,kakak tutup telponnya ya kamu baik-baik di sana iffah.
Iya kak.
Tengah malam di kamar iman,iman sedang mimpi buruk dan iman mengigau memanggil nama iffah,berkali-kali.
Jangan shin hye,lepaskan iffah shin hye aku mohon.
Iffah lari,iffah ayo lari iffah.Igau iman dg nafas tersengal.
Iffah,lari iffah ayo lari iffah.Iman merasa sesak dan semakin tersengal nafasnya.
Iffah.....iman berteriak dg keras dan terbangun dari mimpi buruknya,dg nafas tersengal dan keringat bercucuran.
Took...took...took...kak iman,ada apa kak,kakak baik-baik saja.
Ada apa reno,apa yg terjadi.
Kak iman teriak-teriak kak,kayak kak iman mimpiin iffah deh.
Iman,buka pintunya apa yg terjadi iman.
Iman membuka pintu kamarnya.
Iman kenapa kamu bersimbah pelu,ada apa iman.
Kak shin ta mengusap dahi iman dg handuk dan ternyata badan iman demam.
Iman badan kamu panas sekali,reno tolong ambilkan baskom berisi air hangat.
Iya kak,apa kak iman juga perlu air minum.
Iya reno,ambilkan kakak air minum.
Setelah beberapa saat,reno membawa baskom berisi air hangat dan segelas air putih.
__ADS_1
Iman kamu berbaring saja,biar kakak kompres dahi kamu.
Kak shin ta apa reno boleh kembali ke kamar reno?
Boleh reno,biar kak shin ta saja yg menemani iman di sini.
Makasih ya reno.
Iya kak iman sama-sama.
Shin ta mengompres dahi iman dg saputangan,dan iman kembali terlelap namun iman masih mengigau.
Iffah maafkan aku,iffah aku masih mencintaimu iffah maafkan aku.
Kak shin ta yg mendengar igauan iman merasa trenyuh dan menangis melihat keadaan iman.
Siang hari di rumah iffah.
Iffah kamu gak menjenguk iman.
Emang kenapa dg iman,rita.
Dia sakit iffah tadi malam iman teriak-teriak memanggil kamu.
Apa urusannya sama aku,rit.Dia kan membenciku.
Iffah maafkanlah iman,aku tau kamu terpaksa kan pacaran dg shin hye.
Enggak kenapa juga aku harus terpaksa,lagipula ini hidupku orang lain gak berhak ikut campur.
Iffah,aku mohon jenguklah iman meski hanya sebentar.
Enggak rita,aku gak mau biarin aja dia sakit.Kalau kamu mau jenguk iman,jenguk aja sendiri jangan mengajak aku.Dia kan jijik sama pengkhianat kayak aku..
Iffah aku mohon jenguklah iman,sebentar saja,setelah itu aku gak akan menyebut iman lagi di depanmu.
Sekali enggak ya enggak,rita.
Iffah semakin emosi dan menyesal sudah membentak rita dg keras.
Iya,gak papa aku maklum kok.Ya sudah aku pulang dulu ya.
Iya,makasih infonya ya rit.
Iya sama-sama.
Iffah meminta tolong pada pak min agar dibelikan buah segar di swalayan.
Malam harinya di rumah iman.
Malam kak,apa iffah boleh masuk.
Tentu saja boleh pintu rumah ini selalu terbuka lebar buat kamu iffah.
Kak,iffah mau menjenguk iman.Tapi apa iman sudah tidur.
Iya baru saja terlelap.
Baguslah kalau begitu jadi,iffah gak perlu bertatap muka lagi sama iman.
Baiklah ayo kakak antar ke kamar iman.
Kak shin ta mengantar iffah ke kamar iman.
Kak,boleh tinggalkan iffah di sini.
Boleh iffah silahkan.
Iffah menaruh keranjang buah di meja dekat tempat tidur iman.Iffah melihat wajah iman yg pucat,dan dikecupnya kening iman dg lembut.Tanpa terasa air mata iffah menetes karena tidak ingin ketahuan iman,iffah berlari pulang.
Keesokan harinya
Kak siapa yg bawa buah,rita ya kak.
Iya,aku yg beli iman kenapa kamu gak suka.
__ADS_1
Enggak,aku pikir iffah yg bawa.Ternyata dia gak berani ke sini pengecut sekali.
Iman jaga bicaramu.
Hari minggu.
Kriiing....kriiing....
Hallo iffah,kita ketemuan yuk di rumahnya shin ta awas kalau kamu gak datang.
Di rumah kak shin ta,shin hye sudah sampai duluan ketimbang iffah.
Shin ta iffah belum datang ya mana sih tu anak,molor banget datangnya.Kayaknya memang sengaja datang telat biar aku siksa lagi.
Apa kamu siksa,oh pantas saja tangan iffah penuh luka lebam.
Itu perbuatan kamu shin hye.
Kenapa emang,iffah kan pacar aku,jadi aku mau melakukan apa aja,aku bebas dong.
Kamu itu ya.
Plaak....sebuah tamparan mendarat di pipi shin hye.
Udah play boy,licik lagi.Apa yg akan kamu lakukan sama iffah,ayo jawab.
Kamu pasti tau jawabannya iman,ha...ha...ha...
Shin hye tertawa penuh kemenangan.
Shin hye kamu,memang benar-benar cowok berengsek.
Plaak....sebuah tamparan mendarat di pipi iman.
Iman,apa kamu masih belum puas membuat aku menderita,apa kamu masih belum puas menyakiti aku.Segitu bencinyakah kamu sama aku,hingga kamu terus membuat aku menangis setiap malam.
Tapi iffah dia itu play boy,dia mau menghancurkan hidup kamu iffah.
Itu bukan urusan kamu,apa pedulimu.
Dia bohong iffah,kamu jangan macam-macam sama aku iman,kamu pasti tau kan apa rencanaku terhadap iffah.
Plaaak....plaaak...
Tidak disangka-sangka rita menampar shin hye beberapa kali,karena sudah tidak tahan lagi dg sikap shin hye.
Ayo iffah kita pergi dari sini,aku akan membawamu pergi jauh dari orang-orang yg gak suka sama hubungan kita.
Menarik tangan iffah dg kasar.
Eits....tunggu dulu kamu mau bawa iffah kemana.
Kamu mau bawa iffah ke hotel,iya kamu mau merenggut keperawanan iffah seperti korban-korbanmu yg lain.Jangan harap itu akan terjadi shin hye.
Rita,tolong antarkan iffah pulang ke rumahnya.Pastikan dia baik-baik saja kalau perlu kamu temani dia sampai orang tua iffah pulang dari rumah saudaranya.
Ayo iffah aku antar kamu pulang.
Sesampainya di rumah iffah kembali menangis.
Rita salah apa aku sama iman selama ini,masih belum puaskah iman menyakitiku.
Memeluk iffah.
Sudahlah iffah jangan kamu pikirkan tentang iman,dia memang cowok berengsek.
Rita pulanglah aku ingin istirahat kepalaku pusing,sampaikan maafku pada iman.
Iffah tidak seharusnya kamu minta maaf pada iman.
Biarkan saja rit,biar dia semakin puas.
Rita pergi dari rumah iffah dan menyampaikan kata maaf iffah pada iman.
Di kamar iman.
__ADS_1
Iffah seharusnya aku yg minta maaf padamu,bukan kamu.Tuhan maafkan aku yg telah menyakiti iffah.