
Malam om.
Eh,nak brian gimana sehat.
Alhamdulillah sehat om,apa iffah ada om.
Ada sepertinya di dapur bantu tante.
Apa brian boleh mengajak iffah keluar.
Boleh kenapa tidak,sebentar om panggilkan.
Iya om.
Pak revaldi menuju ke dapur menghampiri iffah.
Iffah ada brian di ruang tamu,katanya mau mengajak iffah keluar.
Kemana ayah.
Ayah tidak tau,kamu lekas ganti baju kasian terlalu lama menunggu.
Iya ayah,bu maaf iffah tidak bisa meneruskan membantu ibu mengocok adonan.
Iya tidak apa-apa iffah,kamu ke kamar gih ganti baju dan cepat temui brian.
Makasih ya bu.
Iffah pun ke kamar untuk berganti pakaian.
Beberapa saat kemudian.
Kak brian maaf lama ya nunggu iffah.
Oh enggak kok fah gak lama,kak brian ditemani ayah kamu mengobrol jadi lupa waktu.
Iya,ternyata brian asyik juga diajak ngobrol.
Ah om terlalu memuji.
Memang benar itu brian,oh iya iffah kamu sudah siap.
Sudah ayah,iffah pamit ya.
Iya,hati-hati di jalan jangan malam-malam pulangnya brian.
Iya om,mari brian berangkat sekarang.
Hati-hati brian.
Di dalam mobil.
Kak emang kita mau kemana,kok dadakan.
Kita ke taman kota aja,gimana.
Boleh kak,iffah kangen ke taman kota.
Hmmm,kangen...apa ada seseorang yg menunggu iffah di sana.
Idih...siapa juga yg nunggu iffah di sana.
Salman mungkin atau reyhan.
Kak salman udah berangkat ke kalimantan kak.
Ngapain ke kalimantan iffah.
Kerja kak.
Kok jauh amat.
Tau ah kak iffah juga heran katanya cinta sama iffah,tapi iffah malah ditinggal gitu aja.
Pakai sabuk pengaman kamu iffah kita berangkat.
Oh iya hampir aja lupa.
Mereka pun berangkat ke taman kota.
Sesampainya di taman kota.
Fah kita duduk di sana aja ya.
Baik kak,enak juga di situ gak begitu jauh dari pintu keluar.
Mereka pun duduk di bangku yg berjejer rapi di area taman.
Fah kakak boleh nanya gak.
Boleh kok kak nanya apa.
Apa iffah masih menunggu gibran.
Iya kak,malah beberapa hari yg lalu gibran vicall sama iffah.
Kapan dia kembali.
Katanya nunggu iffah lulus sekolah kak.
Apa orang tua iffah tau kalau iffah LDR-an sama gibran.
Mereka sudah tau kak,tapi mereka gak setuju.
Gak setuju kenapa fah.
Karena tempat tinggal gibran jauh kak,harus menyebrangi lautan.
Lalu.
Ibu berniat menjodohkan iffah dg kak salman.
Rumah salman kan jauh juga fah.
Iya tapi kata ibu asal satu provinsi gak papa ibu masih bisa menjangkau kalau harus beda pulau ibu tidak bisa meski sebenarnya ibu bisa.
Iya kak brian paham maksud ibu kamu fah,orang tua mana sih yg ingin jauh dari anaknya.
Iya kak.
Iffah sebenarnya ada yg ingin kakak sampaikan sama kamu.
Iya ada apa kak.
__ADS_1
Iffah i love you,maukah kamu jadi kekasih kak brian,dan menikah dg kakak.
Maaf kak,iffah gak bisa iffah masih mau menunggu gibran datang.
Raut wajah brian berubah kecewa.
Kak gibran marah sama iffah,maaf ya kak.
Enggak kak brian gak marah sama iffah cuman,kak brian kecewa sama iffah.
Maafin iffah ya kak.
Iya gak papa fah kakak pikir perasaan kakak gak akan bertepuk sebelah tangan.
Sejak kapan kak brian suka sama iffah.
Sejak pertama kali kita bertemu iffah.
Maafin iffah ya kak.
Iya gak papa kok fah,tapi meski iffah menolak kakak,apa pintu rumah iffah masih terbuka jika kak brian mampir ke rumah iffah.
Pintu rumah iffah selalu terbuka kok kak.
Makasih ya fah.
Memeluk dan mengecup kening iffah.
Hari senin di sekolah saat jam istirahat.
Kak seno,kak zuni nya ada.
Tuh di bangku pojok belakang lagi ngerumpi sama temannya.
Zuni,dicariin sama iffah nih.
Iffah ada apa.
Menghampiri iffah yg sudah tidak bisa membendung air matanya lagi.
Zuni kenapa tuh iffah datang-datang kok udah nangis.
Aku juga gak tau seno.
Kamu tenangin dulu deh zuni kayaknya ada yg mau disampaikan tuh sama kamu,ajak dia ke lapangan basket aja di sana kan sepi hari ini gak ada jam olahraga.
Makasih ya seno.
Menghampiri iffah dan mengajak iffah ke lapangan basket.
Sesampainya di lapangan basket.
Ada apa fah,apa ada yg menyakiti kamu lagi.
Enggak kak,iffah yg menyakiti seseorang.
Apa kamu yg memyakiti gak salah denger fah.
Enggak kak.
Memangnya siapa yg kamu sakiti iffah.
Kak brian,kak zuni.
Kok bisa ceritain ke kakak,kapan itu fah.
Apa brian nembak kamu.
Iya kak,kak brian nembak iffah.
Lalu apa iffah menerimanya.
Enggak kak,iffah menolak kak brian.
Aduh iffah kok ditolak sih.
Zuni terlihat kecewa dg sikap yg diambil iffah.
Sedangkan iffah sudah mulai menangis.
Kenapa iffah tolak.
Iffah sudah janji sama gibran untuk nungguin dia kak.
Iffah pun mulai menangis.
Iffah,kak zuni mau tanya jika iffah tetap menunggu gibran apa iffah tau keadaan gibran di sana gimana.
Mungkin saja sekarang gibran sudah bahagia dg wanita yg diinginkannya dan sudah memiliki anak.Apa iffah bisa menjamin jika memang kemungkinan itu terjadi,iffah bisa menerima,dan apa iffah mau menjadi yg kedua.
Iffah tidak bisa menjamin kak,tapi gimana dg janji kami berdua.
Sudah lah iffah janji tinggallah janji kamu harus realistis.
Lalu apa yg harus iffah lakukan kak.
Kita tunggu saja biarkan waktu yg menjawab.
Setelah kejadian itu brian mendapatkan tawaran diklat ke eropa,tawaran itu diambil brian karena selain ingin menambah ilmu,brian juga ingin mengibati rasa kecewanya.
Dua minggu kemudian hari sabtu malam di rumah iffah.
Kriiing....kriiing....
Iya kak brian ada apa.
Fah kak brian mampir ke rumah kamu ya.
Emang kak brian sudah selesai prakteknya.
Sudah kok fah.
Baiklah,iffah tunggu ya kak.
Beberapa saat kemudian.
Malam tante.
Malam brian,katanya kamu ada di eropa.
Iya tante,tapi brian cuman sebentar hanya lima hari di sana,setelah itu brian langsung praktek lagi.
Kamu pasti capek kan masih nyempetin mampir ke sini.
__ADS_1
Tidak apa-apa tante,brian tiba-tiba kangen sama iffah.
(tante tau brian sebenarnya kamu menyukai anak tante.Semoga saja iffah berpaling ke kamu,tante tidak ingin jauh dari iffah).
Stelah menunggu iffah beberapa saat,brian mengajak iffah makan malam di rumahnya.
Kak sebenarnya kita mau kemana sih,ini kan bukan jalan ke taman kota.
Kita makan di rumah kakak sudah di tunggu sama mama.
Kok gak bilang ke iffah dulu kak.
Maaf,kakak gak bilang mama yg minta,
sekalian kakak mau ngasih iffah sesuatu.
Sesampainya di rumah brian.
Mama....mama....ada iffah nih.
Oh den brian.
Mama mana bi.
Ada di ruang makan den menyiapkan makan malam,kata nyonya akan ada tamu istimewa.
Oh baiklah makasih ya bi.Ayo fah kita ke ruang makan.
Iffah mengekor di belakang brian dg perasaan kacau balau.
(kak brian kenapa gak ngomong dulu sih semoga aku kuat Ya Allah aku gugup sekali)
Ma...ini iffah yg brian ceritain ke mama belakangan ini.
Cantik sekali brian,pantes kamu suka sama dia.
Malam tante,apa kabar.
Malam iffah,kabar tante baik-baik saja,ayo silahkan duduk kita langsung makan malam saja kalau begitu.
Iya ma,brian sudah lapar.
Oh iya,habis ini kamu mau mengajak iffah kemana brian.
Brian ingin mengajak iffah ke pantai Boom THR ma,pasti disana rame.
Hati-hatilah kamu membawa anak orang brian.
Iya ma.
Setelah selesai makan malam dan bercengkerama sebentar,brian mengajak iffah ke pantai Boom THR.
Sesampainya di sana,pantai Boom THR sudah ramai bahkan ada yg sedang foto preweeding di sana.
Kak kenapa kak brian gak ngomong ke iffah kalau kita ke rumah kakak.
Kenapa memangnya iffah kamu gak suka.
Bukannya iffah gak suka kak,tapi iffah belum siap.
Iffah kakak gak ingin hidup dg wanita lain selain iffah,karena berada di dekat kamu kakak merasakan dunia ini ada di genggaman kakak,rasanya kakak gak ingin meminta apa-apa lagi sama Allah.
Iffah masih bergeming dan sibuk dg perasaannya yg sedang kacau balau.
Iffah i love you.Will you marry me,i hope we life together forever iffah.
Brian berlutut di hadapan iffah sambil membuka kotak cincin.
Kak brian....
Please iffah listen to me,i love you.
Beberapa pasang mata memperhatikan mereka berdua.Iffah memantabkan hati.
Gak kak brian....
Maksud kamu fah,iffah gak mau hidup berdua dg kakak.
Iffah gak akan menolak kak brian lagi.
Kamu.....kamu....menerima cinta dan lamaran kakak fah.
Yes,i have life you together forever kak.
Seriously,really.
Yes,do it kak iffah serius.
Menyematkan cincin di jari manis iffah dan memeluk iffah dg erat.
Makasih fah,i love you.
I love you too kak.
Brian mengecup bibir iffah dg lembut.
Semua orang yg menyaksikan bersorak dan bertepuk tangan.
Keesokan harinya di rumah iffah.
Bu apa keputusan iffah semalam sudah benar.
Keputusan yg mana nak.
Keputusan menerima lamaran kak brian.
Itu keputusan iffah sendiri,jika menurut iffah hidup dg brian membuat iffah bahagia,ibu mendukung kamu sayang.
Sore tante.
Sore zuni,kebetulan kamu ada di sini.
Memang ada apa tante.
Kamu tanya sendiri sama iffah.
Tanpa sengaja zuni melihat jari manis iffah.
Iffah,cantik banget cincinnya.
He...he...he...
Ini cincin mahal iffah,kak zuni tadi malam lihat di olshop harganya hampir dua ratus juta di Indonesia.
__ADS_1
Masak sih zuni.
Iya tante ini cincin berlian.