Jalan Cinta

Jalan Cinta
Bertemu lagi


__ADS_3

Di rumah sakit.


Reyhan tolong jelaskan pada om apa yg terjadi sama iffah hingga tangannya melepuh seperti itu.


Ini semua salah reyhan om.


Maksud kamu apa reyhan.


Begini kak zuni,tadi waktu kami ke kantin dan reyhan memesan makanan tiba-tiba iffah disiram dg nasi rawon yg masih panas.


Siapa yg melakukan itu rey.


Pacar reyhan om.


Pasti karena jealous kan.


Iya kak,pacar reyhan jealous sama kedekatan kami.


Kalian kan bersahabat rey.


Iya,iffah sudah menjelaskan hubungan kami pada pacar reyhan,namun pacar reyhan gak mau mengerti.


Ayah,mengapa anak kita harus mengalami ini terus-terusan.


Sabar bu.


Tiba-tiba dokter datang.


Dengan keluarganya iffah.


Iya,kami orang tuanya iffah.


Boleh ikut ke ruangan saya.


Baik dokter.


Mari,silahkan.


Om,zuni boleh ikut.


Reyhan juga ikut om.


Mereka pun pergi ke ruangan dokter yg


menangani iffah.


Begini bapak,ibu apakah bapak dan ibu sudah mengetahui jika kulit iffah sensitif terhadap sesuatu yg bersifat panas atau sentuhan yg sifatnya terlalu keras.


Iya kami sudah mengetahuinya,kulit iffah menjadi sensitif sejak dia mengalami trauma dg mantan pacarnya dulu.


Baiklah jika bapak dan ibu sudah mengetahui,kami pihak rumah sakit untuk sementara akan menanganinya.


Kok sementara dok.


Sebenarnya ini bukan bidang saya.


Maksud dokter.


Di rumah sakit ini ada seorang dokter muda yg biasa menangani kasus seperti pada putri bapak,namun dokter muda tersebut saat ini sedang menjalani diklat di singapura.


Kapan beliau kembali,dokter.


Menurut kabar yg saya dengar minggu depan beliau kembali.


Apakah tidak bisa dipercepat dokter,kasian putri saya kesakitan.


Sabar ya tante.


Mudah-mudahan ya bapak,ibu kami akan menangani dg cara seperti pada umunya sembari menunggu kepulangan dokter muda tersebut.


Dokter apakah kami bisa melihat iffah sekarang.


Bisa kok adik-adik,untuk saat ini iffah mengalami koma karena panas tinggi yg belum juga turun,mudah-mudahan dokter


muda itu segera kembali.


Terima kasih dokter,kami permisi.


Iya,bapak ibu silahkan.


Ini semua gara-gara kamu rey,jika saja iffah tidak bersahabat dg kamu mungkin gak begini.


Maafin reyhan,kak.


Zuni kamu tidak mau melihat keadaan iffah.


Iya tante zuni akan masuk.


Zuni masuk ke ruang ICU.


Iffah ini kak zuni,kenapa kamu harus


mengalami ini semua.Dari dulu kamu selalu mengalami hal-hal yg menyakitkan,akankah semua ini segera berakhir iffah.Kakak tidak tega melihat kamu seperti ini.Cepatlah siuman iffah,buatlah kami tertawa seperti biasanya dg candaan kamu fah.


Mengecup kening iffah.


Saat reyhan melihat keadaan iffah,reyhan tak kuasa menahan tangis.


Iffah maafin aku gara-gara aku,kamu harus mengalami ini semua.Iffah tau kah kamu,bahwa aku merasa lebih nyaman ada di dekat kamu daripada bersama dg siska.Aku gak tau kenapa dg hatiku iffah,jika saja kamu belum punya cowok.Aku akan menjagamu dan melindungimu bukan untuk siapa-siapa iffah,tapi hanya untukku saja.


Iffah semoga kamu cepat siuman,kasian ayah dan ibu kamu.


Tanpa terasa iffah sudah satu minggu dirawat di rumah sakit,dan iffah belum juga siuman dari komanya.


Sementara itu di bandara.

__ADS_1


Hallo ma...brian akan segera sampai di rumah,apakah mama titip sesuatu.


Tidak usah brian,mama udah menyiapkan makanan kesukaan kamu,cepat pulang ya.


Iya,ma.


Tuts.


Disaat brian menutup telponnya hpnya kembali berdering.


Iya dokter suci ada apa.


Begini dokter ada seorang pasien yg mengalami luka bakar yg parah dan dia


mempunyai riwayat kulit sensitif.


Baiklah dokter,besok akan saya usahakan


untuk melihatnya terlebih dahulu.


Baik dokter,terima kasih.


Sesampainya di rumah.


Brian,selamat datang kembali ke rumah sayang.


Terima kasih ma.


Bagaimana di sana,brian.


Di singapura masyarakatnya sangat maju ma,begitu juga di bidang kesehatan,indonesia


harus meniru negara lain dalam hal pelayanan


kesehatan.


Semoga kamu bisa menerapkan di sini brian.


Semoga ma,oh iya mungkin brian besok akan langsung bertugas.


Kenapa buru-buru sayang,kamu gak capek.


Mau bagaimana lagi ma,sudah tugas brian.


Baiklah jika itu kemauan brian,mama akan menyiapkan bekal untuk kamu bawa ke rumah sakit.


Terima kasih ma.


Keesokan harinya di rumah sakit.


Bagaimana kabar anda dokter sunny.


Baik-baik saja dokter brian.


Oh silahkan dokter,mari ikut saya.


Mereka pun berjalan ke ruang ICU tempat iffah di rawat.


Ini pasien yg saya maksud dokter namanya iffah eka rivaldi.


(ini kan iffah,cewek yg dulu diperkenalkan oleh


nisya padaku di taman kota).


Maaf dokter ini data pasien beserta riwayat


penyakitnya.


Dokter sunny menyerahkan data iffah.


Oh iya dokter,terima kasih saya akan


mempelajari dulu agar saya bisa menerapkan


ilmu yg saya dapat sewaktu diklat di singapura kemarin.


Iya dokter.


Kalau boleh saya tau,sejak kapan saudari


iffah dirawat.


Sejak seminggu yg lalu dokter,dg kondisi


badan panas tinggi dan luka bakar hampir


delapan puluh persen.


Dan apakah akibat dari panas tinggi tersebut


saudari iffah koma.


Iya dokter,pasien atas nama iffah mengalami kulit sensitif karena mengalami trauma psikis sejak berpacaran dg mantannya dulu.


Apakah akibat dari kulit sensitifnya adalah sentuhan yg kasar disertai dg tarikan yg kuat atau pukulan.


Iya dokter,sahabatnya yg mengatakan itu semua.


Apakah saya bisa berbicara dg sahabatnya tersebut.


Bisa dokter saya akan mencarinya di kantin,saya tadi melihat gadis tersebut bersama dg reyhan.


Baiklah dokter,saya tunggu di ruangan saya.


Baik dokter.

__ADS_1


Dokter sunny berjalan ke kantin dan menyuruh zuni menemui dokter brian.


Kak zuni,reyhan ikut ya.


Kamu memang harus ikut reyhan.


Mereka pun menuju ke ruangan dokter brian.


Thok...thok...thok...


Iya silahkan masuk.


Apa kalian sahabat dari pasien atas nama iffah.


Iya dokter kami sahabatnya iffah,namun kak zuni yg mengerti tentang keadaan iffah.


Baik silahkan duduk.


Kalau boleh tau kenapa orang tua iffah tidak terlihat di sini.


Oh itu,dokter tante dan om revaldi sedang menjenguk neneknya iffah yg sakit.


Oke,apa kalian tau jika iffah pernah mengalami trauma pada tangannya yg mengakibatkan kulitnya sensitif.


Iya dokter,saya mengetahuinya karena saya sudah mengenal dan dekat dg iffah dari kecil.


Kamu yg bernama zuni.


Iya dokter.


Lalu kenapa iffah sampai tidak sadarkan diri.


Begini dokter....


Reyhan pun menceritakan kejadian sebenarnya.


Ternyata seperti itu,perlu kalian ketahui ini adalah kasus yg sangat langka perbandingannya adalah seribu banding satu orang yg mengalami kejadian seperti ini.


Apa bisa disembuhkan dok.


Untuk sembuh secara total tidak seratus persen.


Maksud dokter.


Kelainan seperti ini sulit sembuhnya kalaupun sembuh kecil kemungkinannya bagian yg terluka tidak akan mengeluarkan darah.


Lalu kita harus bagaimana dokter.


Akan kita pantau terus dan saya menganjurkan pada kalian agar sesedikit mungkin tangan iffah mengalami trauma yg sama.


Baik dokter,akan kami usahakan.


Baiklah cukup sampai disini dulu,mungkin besok pagi saya akan memeriksa luka bakar yg ada di pergelangan tangannya.


Baik dokter,kalau begitu kami permisi,dan akan kami sampaikan apa yg dokter katakan pada om rivaldi.


Silahkan.


Keesokan harinya di ruang ICU,dokter brian memeriksa luka bakar di pergelangan tangan iffah.


Iffah kenapa kamu seperti,sebenarnya kakak ingin menemui namun kakak harus melanjutkan study kakak.


Tanpa disadari oleh brian iffah menangis dalam komanya dan jemari tangannya bergerak perlahan.


Zuni kamu lihat dulu keadaan iffah ya,tante mau ambil sarapan buat kamu dan reyhan.


Iya tante.


Zuni pun masuk untuk melihat keadaan iffah.


Dan iffah mengigau menyebut nama brian.


Kak brian,jangan tinggalin iffah kak.Kak brian....kak brian.


Seketika itu iffah sadar dari komanya.


Iffah kamu sudah sadar,syukurlah.


Kak zuni,tadi iffah seperti mendengar suara kak brian.


Kak brian siapa iffah.


Kak brian tadi pake baju dokter kak.


Maksud kamu dokter brian,tunggu ya iffah kakak akan keluar memanggil ayah dan ibu kamu.


Zuni pun keluar memanggil orang tua iffah.


Om....tante....


Ada apa zuni,apa iffah kritis.


Tidak om,tapi iffah sudah sadar.


Apa sudah sadar,suster....dokter...anak saya sudah sadar.


Dokter brian dan perawat datang dan masuk ke ruang ICU.


Iffah kamu sudah sadar.


Kak brian,ini benar kak brian kak........


Iffah kembali tak sadarkan diri,orang tua iffah menangis melihat anak gadisnya kembali tak sadarkan diri.Dokter brian memeriksa keadaan iffah dan menyuntikkan cairan ke dalam selang infus iffah.


(kok iffah kenal sama dokter brian ya apa mereka pernah ketemu,tapi dimana kenapa iffah gak cerita sama aku).

__ADS_1


__ADS_2