Jalan Cinta

Jalan Cinta
Bersamamu ku bahagia 2


__ADS_3

Malam harinya di rumah brian,saat brian terlelap tidur,tiba-tiba brian bermimpi didatangi gibran dan irfan.


Assalamu'alaikum brian.


Wa'alaikum salam,kamu siapa.


Aku irfan.


Irfan maaf aku gak kenal kamu.


Memang aku pun gak kenal kamu,tapi aku mau menyampaikan sesuatu.


Sesuatu apa.


Tunggulah sebentar lagi akan ada yg mau bertemu juga dgmu,brian.


Siapa.


Tunggu saja.


Beberapa saat kemudian,seorang cowok memakai baju putih menghampiri brian dan irfan.


Itu dia sudah datang.


Aku gibran.


Maaf aku gak kenal kalian semua dan kenapa kalian bisa kenal aku.


Kami berdua dulu adalah orang yg pernah hadir dalam kehidupan iffah meski gak lama.


Lalu apa hubungannya dg aku,kalian adalah masa lalu iffah.Dan aku gak butuh iffah dg masa lalunya,yg aku butuhin adalah iffah dan masa depannya.


Apa kamu yakin brian.


Ya,aku yakin.


Baik kamu mau berjanji pada kami.


Janji,apa.


Janji untuk selalu menjaga dan melindungi iffah.


Iya,serta membahagiakan iffah.


Kenapa juga aku harus janji pada kalian,tanpa kalian suruh pun aku akan menjaga,melindungi dan membahagiakan iffah.


Gibran,ternyata iffah sudah menemukan pengganti kita.


Iya irfan,tapi aku masih belum percaya karena manusia itu selalu ingkar dg janjinya.


Aku harus bagaimana untuk membuat kalian percaya.


Maka dari itu berjanjilah demi kami.


Iya brian,jagalah iffah dg baik jangan sampai iffah terluka hatinya.


Buatlah iffah bahagia brian jangan kamu buat iffah menangis,karena selama ini iffah sudah banyak mengeluarkan air mata.


Brian,jagalah iffah demi aku karena iffah adalah cinta hidup dan matiku.Jika Allah masih berkenan mempersatukan kami,aku akan menunggunya di alam surga.


Baiklah jika itu mau kalian.


Selalu ingatlah kami di sini brian,doakan kami agar kami tenang di sini dan kita bisa berkumpul dg iffah di surga kelak.


Iya,aku akan selalu mendoakan kalian,dan aku akan menjaga iffah demi aku dan kalian juga.


Sampai jumpa brian,kami titipkan iffah padamu.


Sampai jumpa irfan,gibran.


Kukkuruyyyuk....


Brian terbangun dari tidurnya dan melihat jam pada hpnya,ternyata masih jam tiga dini hari.


Brian segera ke kamar mandi,mengambil air wudlu dan melaksanakan shalat tahajjud.


Pagi harinya.


Brian gimana dg rencana pernikahan kalian,iffah sebentar lagi ujian kelulusan.


Iya ma,brian belum nanyain ke iffah.


Tapi biarkan saja dulu nak,jangan kamu bahas dulu masalah itu.


Iya ma,brian juga gak ngungkit-ngungkit masalah pernikahan kami.Brian memberi waktu pada iffah agar iffah fokus sama ujiannya.


Iya nak,jika mama lihat iffah itu anak yg cerdas dan rajin belajar.


Iya ma,brian bangga sama iffah.


Iya dia bisa menempatkan diri dimana dia berada dan sedang bersama siapa.


Itu salah satu faktor kenapa brian bisa nyaman sama iffah ma.


Kamu gak salah pilih brian,mama bangga sama kamu.


Terima kasih ma,udah mendukung brian selama ini.


Kamu kan anak mama.


Emang kalau bukan anak mama,mama gak akan berbuat kayak gini.


Kamu itu ya.


Maaf ma,brian cuman bercanda.


Tersenyum.


Iya mama juga bercanda kok.


Balik tersenyum.


Keesokan harinya di taman kota depan masjid.


Hallo brian,aku sama siska udah di sini nih.

__ADS_1


Hallo reyhan,aku juga udah di sini kamu di bagian mana.


Kak ayo nelpon siapa sih.


Oh...eh...enggak kok kamu cari tempat aja dulu ya.


Iya kak.


Iffah meninggalkan brian yg sedang asyik merencanakan sesuatu.


Reyhan,kamu sudah menghubungi iman.


Iya sudah,dia lagi otw paling juga bentar lagi sampai.


Oke,aku susul iffah ya dan setelah itu kita jalankan rencana kita.


Iya kamu susul biar iffah gak curiga.


Brian menyusul iffah masuk ke dalam taman,dan brian mengarahkan ke bangku di tengah taman,tempat yg sudah direncanakan oleh brian dan reyhan.


Kak brian,tadi telponan sama siapa kok serius amat.


Oh itu,pasien kakak.


Iffah ditinggal disini aja kak,gak papa kok.


Gak papa fah,sudah ada temen kakak yg menangani.


Beneran kak.


Iya gak papa fah,adduh....kakak lupa lagi.


Lupa apa kak.


Kakak lupa beli snack,kamu tunggu sini ya.


Iya kak,sekalian iffah titip air mineral ya.


Ya udah,kakak beli snack ya.


Iya kak.


Brian meninggalkan iffah sendirian duduk di bangku dan menghampiri reyhan dan siska yg sudah menunggunya di kedai area hotspot taman.


Kak brian gimana,iffah sudah ada di tengah taman.


Iya sis,tapi aku gak liat iman di sini.


Itu dia brian,dia sudah berjalan ke tempat iffah.


Menunjuk ke arah iman yg menghampiri iffah.


Iya kamu benar rey.


Kak ayo kita ke sana kita liat mereka.


Jangan sis nanti ketahuan.


Gak bakal ketahuan rey,kita ngumpet kok.


Mereka bertiga pun kembali masuk ke taman sambil membawa aneka snack dan air mineral.


Iffah kamu ada disini.


Iman kamu ngapain ada di sini.


Kamu yg ngapain ada di sini kayak gak ada tempat lain aja.


Sementara itu di balik pohon beringin besar.


Aduuh....kenapa jadi bertengkar sih.


Sabar aja dulu sis,kita tunggu.


Fah aku mau ngomong sama kamu.


Gak ada yg perlu dijelasin lagi iman.


Ada iffah.


Gak ada iman,apa kamu belum puas nyakitin aku,membuat aku menderita,membuat aku merasa tertekan dg tuduhan kamu yg gak jelas.


Maafin aku fah,udah nuduh kamu yg bukan-bukan.


Kamu gak salah kok,disini aku yg salah iman.Itu kan yg kamu mau.


Aku yg salah iffah,aku minta maaf.


Gak ada maaf buat kamu iman.


Ternyata kamu belum berubah iffah,kamu angkuh,sombong dan gak mau mengaku salah.


Iya aku emang sombong,aku angkuh kenapa ada masalah dg kamu.


Aku pikir kamu sudah berubah,ternyata aku salah besar.


Memang kamu salah besar dalam menilai aku,iman.


Tuhan sampai kapan aku harus menderita seperti ini.


Iffah sudah mulai meninggalkan iman yg menyesali perbuatannya pada iffah dulu.


Iffah tunggu.


Iman menarik tangan iffah dan iffah tersentak dan limbung jika saja iman tidak menangkapnya iffah akan jatuh.


Iffah maafin aku.


Memeluk iffah,dan tanpa sadar iffah menangis dalam pelukan iman.


Iman kamu tau,selama ini aku menderita dg tuduhan yg kamu berikan padaku.Aku merasa tertekan atas rasa bersalahku,ingin rasanya aku menemui untuk menjelaskan semuanya.Tapi keinginan itu aku pendam karena,aku tau kamu gak bakal mau menerima maafku.


Tidak iffah seharusnya yg minta maaf itu aku,selama ini aku terlalu gengsi untuk menyatakan kesalahanku dan meminta maaf padaku.


Iman andai waktu bisa diputar kembali aku ingin,bersamamu iman.

__ADS_1


Begitu juga dgku iffah.


Tapi sepertinya sudah terlambat karena aku sudah jadi milik orang lain.


Iya fah,andai waktu bisa diputar kembali.


Mengelus rambut iffah.


Iffah biarkan aku memelukmu untuk yg terakhir kalinya,agar rasa rindu di hatiku terobati.


Iman lepaskan aku dan buang namaku dari hatimu.


Aku tidak bisa iffah meski kamu bukan cinta pertamaku,tapi namamu akan tetap terukir indah di hatiku.


Iman melepaskan pelukannya.


Kok kamu nangis fah.


Kamu juga iman.


Ternyata kita ini seperti anak kecil ya fah,masih suka menangisi hal-hal yg gak perlu.


Iya iman.


Tersenyum.


Fah aku boleh nanya gak.


Boleh nanya apa.


Kamu pintar ya memilih cowok.


Maksud kamu.


Dokter brian.


Oh kak brian,aku dikenalin teman aku di taman ini juga,dan aku gak ada pikiran bakalan ketemu lagi sama kak brian dan menjadi calon istrinya.


Allah itu gak tidur fah,Allah itu tau mana ummatnya yg sering disakitin,dizholimi.


Iya iman.Kadang aku merasa heran Allah begitu sayang padaku,saat aku terluka aku dikelilingi orang-orang yg menyayangiku.Allah tidak membiarkan aku dalam kesendirian dan kesedihan yg berlarut-larut.


Kamu jangan lupa bersyukur iffah,teruslah bertawakal pada-Nya.


Iya iman.


Dua minggu kemudian iffah menjalani ujian kelulusan dan iffah lulus dg nilai yg sangat memuaskan.


Di rumah brian.


Iffah selamat ya kamu lulus dg nilai yg sangat memuaskan.


Terima kasih tante.


Oh iya kamu kan sudah lulus gimana dg rencana pernikahan kalian.


Kalau iffah apa kata kak brian tante.


Gimana brian.


Ma,biarkan ijazah iffah keluar dulu ya.Bukannya apa ma,siapa tau iffah mau kuliah dulu.


Enggak kak,urusan kuliah iffah nanti-nanti aja.


Maksud kamu fah.


Iffah ingin istirahat dulu kak setahun atau dua tahun,setelah itu terserah.


Jadi kamu free dong fah.


Iya tante.


Gini deh maaf nih ya kalau tante terkesan terburu-buru.


Iya tante tidak apa-apa.


Gimana kalau kalian nikah secepatnya atau setelah ijazah kamu keluar fah.


Jangan ma.


Gak papa kak,lagian kan ijazah iffah keluar gak lama lagi kok kak ya sekitar sebulan,dua bulan.


Kamu bicarakan dulu sama orang tua kamu fah.


Iya kak.


Setelah orang tua brian dan iffah membicarakan rencana pernikahan brian dan iffah ditemukanlah tanggal dan hari yg baik untuk pernikahan iffah dan brian.


Kak undangannya kita yg sebarin atau kita suruh kurir.


Kita suruh kurir aja fah,kakak gak ingin kamu capek di hari pernikahan kita.


Iya kak.


Hari pernikahan iffah dan brian pun terlaksana banyak tamu undangan yg datang memberikan doa terbaik mereka untuk mempelai.


Kak rio,makasih ya kak udah datang.


Semoga bahagia ya fah,gak nyangka adiknya kak rio sudah dewasa dan menikah.Kak rio salut sama kamu fah.


Ah kak rio apaan sih.


Makasih rio udah datang.


Aku titip iffah ya.


Iya rio.


Iffah selamat ya,semoga kamu bahagia.


Makasih iman.


Iffah dan brian menyalami para tamu undangan,brian melihat dua sosok yg pernah menemuinya di mimpinya dulu.


(brian jaga iffah baik-baik,bahagiakan dia)

__ADS_1


(iya irfan,gibran aku janji).


Dan sosok itu menghilang di antara kerumunan para tamu undangan.


__ADS_2