
"Sial... bagaimana aku mengalahkan sahabat ku sendiri"Kata Hana.
Tiba tiba datanglah Saori.
"Kau ada masalah Apa,Hana?"Kata Saori.
"hey.. Guru Saori kau akan Adik Tiri dari mama ku,Selama dia hidup Sifat dia gimana? "Kata Hana.
"Mama mu itu Keras kepala, Kasar,Berani,Pintar Tapi Dia Ceroboh,Secerobohnya dia Dia memang gadis yang sangat Cantik, Secantiknya dia, Kuharap kau seperti dia " Kata Saori.
"Hah? "Kata Hana.
"Ketika Mama mu marah, rambut dia akan berubah menjadi warna merah namun ketika Sedih rambut ia akan berubah menjadi warna Putih"Kata Saori.
"Trus kenapa kau bisa menjadi Adik Tiri, Guru ? "Kata Hana.
"Karena Aku dulu hidup sendiri tanpa ada orang tua ataupun saudara kandung,Lalu datanglah mama mu. Aku sangat bahagia meskipun aku di angkat jadi Adik tirinya"Kata Saori.
Tak di sadari Saori dan Hana, Hina dan Hanabi melihat dan mendengarkan Percakapan mereka berdua.
"Rambut Aku tak pernah berubah meskipun aku marah sama seperti Nenek"Kata Hanabi.
"Daripada sedih mendingan biar aku memasak nasi goreng "Kata Saori.
"Oh iya ngomong ngomong Aku juga blom makan. hehehehe"Kata Hana.
Saori pun memasak nasi goreng untuk murid nya. Saori pun sudah memandang Kalau Hana seperti anaknya sendiri.
"hey Guru Saori.... Apa mama ama papa nggak peduli ama aku? Kenapa Mereka bunuh diri? "Kata Hana.
"Hey ...Kenapa kau tau kalau dia bunuh diri? "kata Saori.
__ADS_1
"Aku tau dari Sahabat akrabmu"Kata Hana.
"Pasti Riana"Kata Saori.
"Iya... kenapa tolong jelaskan Kenapa mereka berdua bunuh diri? " kata Hana.
"Hmmm... itu karena... gak bakal aku kasih tau,nanti kamu baper"Kata Saori.
"Kenapa gak mau kasih tau? "Kata Hana.
"Tuh kamu sama kaya mama, KEPO. .."Kata Hina.
"Sudahlah Aku mau pulang sudah sore, Bsk pagi kita latihan lagi "Kata Saori.
"Tapi Guru kenapa kau tidak kasih tau dulu? "Kata Hana.
"Aku gak bakal kasih tau sebelum kau mengalahkan Sonia"Kata Saori.
Saori pun pulang ke rumah nya. Suasana di rumah Hana pun sepi dan tenang.
Tiba tiba Hana pun mulai menetaskan Airmata dan menangis.
"ðŸ˜ðŸ˜Aku tidak bisa mengalahkan Sonia. Dia sahabat ku. Kenapa Aku begitu lemah,Dan kenapa Orang tua ku bunuh diri. Kenapa,Kenapa?"Kata Hana.
Hina dan Hanabi melihat kalau ibu mereka nangis sendirian.
"Kasihan Ibu.. Aku harus menenagkan nya"Kata Hanabi.
"Percuma kau tak bisa, Dia tak bisa melihat kita"Kata Hina.
"Apa jangan jangan Besok pertarungan nya?"Kata Hanabi.
__ADS_1
"Ya benar! "Kata Hina.
Hana pun langsung tertidur setelah Menangis.
Di Waktu yang sama namun tempatnya yang berbeda.Kitamura mendengar suara kakaknya.
"Sudah guru latihannya, Aku tak kuat lagi"Kata Sonia.
"Kau harus bisa mengalahkan Hana,Sonia.Tubuh mu itu memang lemah, tapi setidaknya Mental mu kuat "Kata Guru Ryuji.
"Kakak..."Kata Kitamura ( Sambil berjalan dan memeluk Sonia) Tetapi ia gagal memeluk Sonia.
"Apa apaan ini? "Kata Kitamura.
"kenapa aku tak bisa memeluk kakak? "Kata Kitamura.
"Baiklah aku akan berlatih lagi"kata Sonia.
"Apa jangan jangan Besok adalah hari kematian kakak? "Kata Kitamura.
"Hey... Guru kurang ajar, Batalkan Pertarungan ini "Kata Kitamura.
"Percuma saja "Kata Kitamura.
Setelah latihan Sonia pulang ke Rumah Kecilnya itu.Tanpa di sadari Kitamura mengikuti sampai ke rumah nya.
Di rumah Sonia :
"Maaf kitamura.Aku meninggalkan mu Aku tau Kitamura, Tapi aku harus mengalahkan Sahabat ku.Bagaimana pun juga.Walaupun Aku nantinya mati Aku akan selalu di hati mu kitamura dan Aku Yakin Kita akan meskipun sejenak"Kata Sonia sambil mengelus Foto Kitamura yang masih bayi dan sambil menangis.
"Kakak... Kau jangan ikut Pertarungan itu. Aku hanya Kau hidup. Mengapa kau keras kepala? "Kata Kitamura.
__ADS_1
Sonia pun langsung tidur.