Janjiku Padamu

Janjiku Padamu
Episode 22


__ADS_3

1 Tahun kemudian. Hanabi kecil sudah berumur 1 tahun.Tiba tiba datanglah Kepala sekolah ke rumahnya Hana. Di rumah Hana juga Ada Aria dan Sonia. tentu saja Akiko. Akiko sedang bermain dengan Hina. Akiko yang di masa depan pun inget, kalau ia pernah main dengan seseorang.


"Ada apa kau kesini kepala sekolah? "kata Sonia.


"aku kesini hanya mau bilang kalau pertarungan nya besok di mulai"kata Kepala sekolah.


"hah? tapi kan?"kata Hana.


"Tak ada tapi tapian kalian harus bertarung besok.Bagaimana pun caranya. oh iya besok Hana melawan Sonia"kata Kepala sekolah.


"Apa?Aku tak percaya ini "kata Aria.


"Yah.. itu aja yang aku ingin sampaikan,Aku pergi dulu ya"kata Kepala sekolah.


"Itu benar kata mu sonia"kata Hana.


"benar kan besok aku akan melawan mu"kata Sonia


"Hey... kalian tidak latihan bersama"kata Aria.


"aku mau tapi aku tak tega"kata Hana.


"Tak apa apa ayo latihan"kata Sonia.


"Tapi Bagaimana Hanabi?"kata Hana.


"dia akan ku jaga sementara kau latihan saja"kata Aria.


"baiklah"kata Hana.


Hana dan Sonia Latihan bersama. lalu Hina kecil melihatnya.


"mama sedang apa bibi Aria? "kata hina.


"mama mu sedang latihan"kata Aria.


"Oh latihan kaya karate gitu ya bibi"kata Hina.


"ya semacam itu Hina,Kau nanti akan menjadi seperti mama"kata Aria.


"Benarkah? "kata Hina.


"iya.. bibi percaya kok"kata Aria sambil mengelus Rambut Hina.


"Kakak Hina ayo kita main lagi"kata Akiko.


"okey..Akiko"kata Hina.

__ADS_1


Hina pun lanjut bermain dengan Akiko.


3 jam kemudian Hana dan Sonia pun telah selesai latihannya.


"Capek juga"kata Sonia.


"iya.. kita udah lama tak berlatih seperti ini"kata Hana.


"Oh iya Hana,Kau jangan nangis ketika aku mati di tangan mu ya.Aku sangat benci ketika seseorang menangis didepan ku"kata Sonia.


"Tapi kalau aku tak bisa menahan nangis ku gimana?"kata Hana.


"Diusahakan jangan nangis ya"kata Sonia.


BESOKNYA.


mereka berkumpul ditempat yang sama untuk dimulainya pertarungan.Akiko ,Hanabi, dan Hina di titipkan ke Anna. Akiko yang di masa depan mengingat kalau ia pernah di Titipkan ama seseorang.


"Bibi anna, mama dimana? "kata Hina.


"Aku tak tau dimana, pastinya ia lagi sibuk dengan teman teman nya"kata Anna.


"oh begitu"kata Anna.


Di tempat itu :


"Yosh pertarungan di mulai"kata Kepala sekolah.


"Baiklah"kata sonia.


"pertama tama Sonia berdiri di samping kiri ku lalu Hana berdiri di samping kananku"kata Kepala sekolah.


"Oke"kata Hana.


Hana dan Sonia menuruti kata kata kepala sekolah.


"Oh iya jangan lupa senjata mu, hana"kata Aria sambil melemparkan pedang untungnya hana menangkap nya dan tangannya tidak tertusuk.


"Ini juga Sonia"kata Aria sambil melemparkan Pedang Hitam,Sonia pun menangkapnya dan tangannya tidak tertusuk.


Lalu kitamura di masa depan melihat pedang itu.


"pedang itu sama yang aku punya"kata Kitamura.


"Yosh pertarungan di mulai"kata Kepala sekolah.


Hana dan Sonia bertarung sekuat tenaga.

__ADS_1


"kita lihat siapa yang menang?"kata Kepala sekolah.


10 menit kemudian Di pertarungan,Hana mulai tak bisa mengendalikan dirinya.Ia mulai menyerang Sonia. Sonia pun menahan serangan itu.


"Hey... Hana.. mungkin ini saatnya aku pergi"kata Sonia.


"Apa?"kata Hana.


Sonia pun melepaskan serangan tahanan itu. dan akhirnya Sonia tertusuk pedangnya Hana. Sonia pun jatuh ke tanah. Hana pun langsung buru buru memeluk Sonia.


"sonia.. kau ini bodoh"kata Hana .


Detik detik Hana menangis.


"hey Hana, sudah ku bilang jangan menangis"kata Sonia.


"Tapi.. kenapa kau melepas serangan itu? kenapa? kenapa? "kata Hana sambil meneteskan airmata.


"aku hanya ingin hidup tenang tanpa ada peraturan konyol seperti ini"kata Sonia.


Sonia pun mengeluarkan Darah dari mulutnya


"Sonia kau...Jangan pergi"kata Hana sambil menangis.


"Hey.. Hana jangan menangis,kurasa aku akan pergi"kata Sonia.


"sonia... jangan "kata Hana.


"Hey...Hana... lepaskan Kalung ku ini dari Leherku"kata Sonia.


"Baiklah"kata Hana.


Hana pun melepaskan kalung Sonia.


"Hana... itu.. simpan... Baik.. baik..Dan.. Itu...buat..mu.. Jaga.. Baik.. baik"kata sonia.


Sonia pun menutup matanya yang artinya ia telah meninggal dunia.


"Tunggu Sonia.. sonia.. "kata Hana sambil memegang sonia.


"Tidak... Sonia... kenapa kau pergi sekarang?"kata Hana sambil menangis.


datanglah Kepala sekolah:


"Baiklah pemenangnya adalah Hana Ryuko"kata Kepala sekolah.


Hana pun tak gembira tetapi ia malah menangis sambil menjerit.

__ADS_1


__ADS_2