Janjiku Padamu

Janjiku Padamu
Episode 19


__ADS_3

Hina sengaja mempercepat waktu tapi masih ada di alur Waktu masa lalu. Kali ini peristiwa Dimana lahirnya Hina,Hanabi dan Akiko.dan berakhirnya Hidup dari orang tua masing masing dan termasuk Sonia.


3 Tahun kemudian lahirnya Hina.


"Wah.. cantik sekali anak ini, andaikan guru Saori melihatnya pasti ia akan senang.Sayang dia sudah meninggal 30 hari yang lalu"kata Hana.


"kira kira ini mirip siapa ya? "kata Hitoshi.


"Mungkin mirip kamu, Soalnya Rambut nya sama sekali mirip kamu"kata Hana.


"Baiklah akan ku beri nama dia Hina"kata Hitoshi.


"baiklah bagaimana kalau Hina Ryuko"kata Hana.


"kedengaran nya bagus..Baiklah sekarang kau namanya Hina Ryuko"kata Hitoshi.


"kenapa kau tidak mencoba menggendongnya"kata Hana.


"aku? baiklah aku akan mencobanya"kata Hitoshi.


Hitoshi pun menggendong Hina yang masih bayi.


tiba tiba datanglah Aria bersama fujiama dan membawa sejumlah Pakaian bayi.


"ini Hana..selamat ya atas kelahirannya"kata Aria.


"iya... sama sama. ngomong ngomong sekarang kau sudah berapa bulan?"kata Hana.


"hm... baru 5 bulan"kata Aria.


"sebentar lagi dong"kata Hana.


"Hey... kakak keliatannya kau sudah menjadi ayah? "kata Fujiama.


"hehehehe.... aku sebentar lagi juga Fujiama"kata Hitoshi.

__ADS_1


"Bagaimana kabar kepala sekolah di desa ini? "kata Aria.


"Baik...kau kangen ya sama kepala sekolah"kata Hana.


"Iya... sudah lama aku tak kesini, Terakhir aku disini 2 hari sesudah hari pernikahan"kata Aria.


"Bagaimana kalau selagi kau hamil, kau disini aja"kata Hana.


"baiklah aku akan bilang ke fujiama dulu"kata Aria.


3 jam kemudian :


"Kakak...aku akan pulang dulu ya,Sudah mulai Sore"kata Fujiama.


"iya..Hana aku pulang dulu"kata Aria.


"Sampai jumpa, jangan lupa ya sampaikan ya"kata Hana.


"Okeoke"kata Aria.


7 Bulan kemudian lahirnya Akiko. Suasananya pun bercampur aduk, Fujiama tak menghadiri kelahiran anaknya karena ia sepulang kerja ia langsung ke Desa itu, dan timbul kecelakaan yang menimpa Fujiama,Sehingga Fujiama meninggal dunia. Akiko pun langsung terkejut ketika melihat Peristiwa itu.


"Sabar Aria.. kau harus kuat"kata Hana.


"aku tau.. tapi suatu saat aku harus menyusulnya"kata Aria.


"hey... Aria.. apa yang kau bicarakan?kau tau anak ini tak ada ibu nya ia tak bisa hidup"kata Hana.


"suatu saat itu yang ku maksud adalah tentang pertarungan itu"kata Aria.


"kau masih inget pertarungan,bukannya Itu di tunda, tapi kan masih lama"kata Hana.


"ketika aku kalah dalam pertarungan itu aku harus menyerahkan Anak ini ke tantenya"kata Aria.


"maksudmu adik mu apa adik dari Fujiama?"kata Hana

__ADS_1


"Adik dari ku, kau kan pernah dengar tentang dia kan? "kata Aria.


"kalau nggak salah namanya Anna"kata Hana.


"iya benar... 1 bulan lagi dia akan tinggal di desa ini"kata Aria.


Tiba tiba datang Sonia dan Hina kecil:


"Selamat ya Aria.. Kau harus kuat.. ini aku membawakan pakaian bayi buat Bayi mu itu"kata Sonia.


"hey... dari mana saja kau, Hina. kau tak minta izin sama sekali dengan mama"kata Hana.


"maaf mama, tadi aku menemani Bibi Sonia saja"kata Hina.


"iya itu benar"kata Sonia.


"mama.. itu namanya siapa adek bayi itu? "kata Hina.


"ini namanya Akiko"kata Aria.


"akiko ya?Lucu sekali, Mama aku ingin punya adik ma"kata Hina.


"apa kau bilang?"kata Hana.


"kan aku kesepian mama, tak ada yang mau menemani ku main"kata Hina.


"Baiklah"kata Hana.


"Aria aku pulang dulu ya "kata Hana.


"iya sampai jumpa lagi ya"kata Aria.


"aku juga pulang ya "kata Sonia.


"hati hati di jalan kalian semua"kata Aria.

__ADS_1


Kali ini Aria hanya bersama anaknya saja.


__ADS_2